markettrack.id – Seiring dengan pesatnya perkembangan digital, keamanan siber menjadi aspek krusial yang memerlukan solusi komprehensif.

    Fortinet, sebagai pemimpin global, kini mengumumkan pencapaian luar biasa dalam Program Kemitraan Teknologi Fabric-Ready.

    Program ini telah mencatatkan lebih dari 3.000 integrasi dengan lebih dari 400 mitra, sebuah angka yang menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem keamanan siber yang terbuka dan adaptif.

    Ekosistem ini memungkinkan pelanggan Fortinet untuk mengintegrasikan berbagai sistem keamanan dari berbagai vendor secara mulus.

    Hal ini menjadi kunci dalam mengatasi tantangan kompleksitas dan fragmentasi yang sering muncul dalam lingkungan TI yang beragam.

    Dengan demikian, organisasi dapat memperkuat postur keamanan mereka secara menyeluruh tanpa mengorbankan fleksibilitas.

    Pencapaian ini menyoroti kekuatan kolaborasi dalam dunia teknologi. Menurut Jaime Romero, Executive Vice President, Marketing di Fortinet, “Pertumbuhan pesat Program Kemitraan Fabric-Ready kami hingga menembus 3.000 integrasi ini menggarisbawahi komitmen Fortinet dalam menyediakan solusi keamanan end-to-end yang terintegrasi dan interoperable, demi memudahkan operasional pelanggan.”

    Ia menambahkan bahwa dengan membangun salah satu ekosistem terbesar di industri keamanan siber, Fortinet memungkinkan organisasi untuk mengamankan lanskap digital mereka, terlepas dari teknologi yang sudah digunakan.

    Integrasi yang mendalam juga membantu organisasi dalam mengonsolidasikan alat keamanan mereka yang mampu mendorong efisiensi dan produktivitas.

    Solusi Terpadu untuk Kompleksitas Modern

    Transformasi digital sering kali menyisakan masalah, di mana perusahaan mengelola puluhan solusi keamanan yang terpisah.

    Kondisi ini menciptakan celah visibilitas dan menyulitkan pengelolaan terpusat. Mayoritas perusahaan (68%) menggunakan antara 10 sampai 49 alat atau platform keamanan berbeda, sebuah fenomena yang menimbulkan tantangan besar.

    Fortinet mengatasi kompleksitas ini dengan menyediakan platform keamanan yang menyatukan berbagai solusi, mulai dari cloud, IoT, hingga jaringan.

    Integrasi ini mencakup berbagai aspek, memberikan visibilitas luas serta kemudahan operasional. Melalui pendekatan kolaboratif ini, organisasi dapat menyederhanakan alat keamanan mereka, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

    Neil Prasad, Vice President and Head of Global Technology Alliances di Fortinet, menyatakan, “Ekosistem Terbuka kami termasuk yang terbesar dalam industri ini dan memungkinkan pelanggan untuk mengintegrasikan Security Fabric Fortinet dengan teknologi yang telah dan akan mereka gunakan.”

    Dengan lebih dari 3.000 integrasi, Fortinet membantu organisasi memperkuat postur keamanannya dan mempercepat transformasi digital dengan penuh percaya diri.

    Manfaat Kolaborasi bagi Pelanggan

    Program kemitraan Fortinet ini dirancang untuk memberikan keuntungan maksimal bagi para pelanggan. Salah satu manfaat utama adalah visibilitas menyeluruh yang memungkinkan pemantauan risiko di seluruh lingkungan TI.

    Selain itu, operasional keamanan menjadi lebih sederhana karena adanya otomatisasi melalui Fabric Connectors.

    Integrasi ini juga mempercepat respons terhadap insiden keamanan. Solusi mitra dapat berbagi intelijen ancaman secara real-time dengan Fortinet Security Fabric, memastikan penanganan terkoordinasi.

    Dengan demikian, pelanggan dapat mengimplementasikan solusi dengan lebih cepat dan meraih manfaat optimal dari investasi keamanan mereka.

    Sebagai contoh, Nadir Izrael, Co-Founder and CTO, Armis, menyebutkan, “Kemitraan strategis dan saling melengkapi antara Armis dan Fortinet menghasilkan visibilitas real-time paling luas terhadap risiko di persimpangan TI/OT, sekaligus memaksimalkan penerapan kebijakan keamanan terhadap segmentasi dan akses ke jaringan berbasis zero-trust.”

    Senada dengan itu, Michael Rogers, Vice President, Global Alliances, CrowdStrike, menuturkan, “Integrasi produk kami yang mendalam serta solusi yang dihasilkan secara bersama lewat Program Kemitraan Fabric-Ready Fortinet memberikan fleksibilitas, visibilitas serta perlindungan yang dibutuhkan jaringan, aplikasi, dan endpoint untuk mencegah pelanggaran keamanan.”

    Peran Mitra dalam Memperkuat Ekosistem

    Sejak diluncurkan pada tahun 2015, Program Kemitraan Fabric-Ready telah berkembang 36 kali lipat, kini mencakup lebih dari 400 mitra teknologi.

    Perkembangan ini merupakan cerminan komitmen Fortinet dalam mendorong inovasi dan interoperabilitas.

    Program ini menyediakan infrastruktur, sumber daya, dan alat untuk mendukung integrasi mitra dengan Security Fabric, mengembangkan solusi bersama, dan menjadi bagian dari Ekosistem Terbuka Fortinet.

    Beberapa mitra baru, seperti Armis, Crowdstrike, Digital Realty, Equinix, Megaport, Qualcomm, dan ServiceNow, menghadirkan keahlian khusus dalam keamanan endpoint, OT, TI, manajemen layanan, konektivitas cloud, dan jaringan nirkabel.

    Tanggapan dari mitra lain pun menunjukkan optimisme. Menurut Craig Waldrop, Vice President, Strategy and Business Development, Digital Realty, “Kemitraan teknologi Fabric-Ready kami dengan Fortinet memungkinkan pelanggan untuk dengan mudah mengadopsi keamanan berbasis cloud melalui akses langsung ke solusi SASE terpadu yang komprehensif.”

    Maryam Zand, VP of Partnerships and Ecosystem Development, Equinix, menambahkan, “Kemitraan kami dengan Fortinet memungkinkan pelanggan untuk memodernisasi jaringan secara virtual, memastikan konektivitas global yang aman dan tanpa hambatan.”

    Integrasi juga membantu dalam manajemen kebijakan keamanan. Nicole Stavroff, Vice President of Worldwide Channels and Alliances, FireMon, menjelaskan, “Integrasi kami menghadirkan lapisan tambahan dalam manajemen dan visibilitas kebijakan keamanan yang mendalam, memperkuat teknologi Fortinet dalam membantu pelanggan menyelesaikan tantangan bisnis serta keamanan yang paling mendesak.”

    Filosofi Ekosistem yang Berbeda

    Ekosistem Terbuka Fortinet menonjol karena skala dan kedalamannya, menjadikannya salah satu yang paling luas di bidang keamanan siber.

    Fabric Connectors buatan Fortinet memungkinkan otomatisasi instan, menyelaraskan kebijakan keamanan di lingkungan multivendor dengan sekali klik.

    Mulai dari API buatan mitra hingga skrip DevOps berbasis komunitas dan kolaborasi berbagi ancaman, ekosistem ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan pelanggan, dari IoT hingga cloud.

    Filosofi inklusif dari Program Kemitraan Fabric-Ready Fortinet terus menarik para pemimpin industri, menghadirkan solusi yang terstruktur dengan baik untuk menyederhanakan dan mengamankan perjalanan percepatan digital pelanggan.

    Hal ini menegaskan bahwa dalam dunia keamanan siber, kolaborasi adalah kunci untuk membangun pertahanan yang kuat dan adaptif di era digital.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply