markettrack.id – Kebutuhan komputasi pada infrastruktur edge dan telekomunikasi kini menuntut perangkat yang bertenaga namun tetap hemat daya. Menjawab tantangan tersebut, AMD resmi meluncurkan lini prosesor terbaru AMD EPYC 8005 Series yang dirancang khusus untuk lingkungan dengan ruang dan pasokan listrik terbatas.

    Kehadiran prosesor ini menjadi solusi strategis bagi para pengelola pusat data untuk melakukan modernisasi infrastruktur tanpa harus merombak total arsitektur jaringan yang sudah ada. Menggunakan basis arsitektur “Zen 5”, prosesor ini menawarkan lompatan performa yang signifikan dibandingkan generasi pendahulunya. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen AMD dalam memimpin pasar komputasi performa tinggi yang efisien.

    Pengembangan teknologi ini difokuskan untuk mengoptimalkan operasional kecerdasan buatan (AI) lokal, jaringan seluler, hingga penyimpanan data berbasis awan. Melalui efisiensi daya yang radikal, AMD EPYC 8005 memungkinkan pemrosesan data dalam jumlah besar langsung di lokasi data tersebut diproduksi.

    Lompatan Performa dan Efisiensi Daya Generasi Zen 5

    Varian tertinggi dari lini ini, AMD EPYC 8635P, mengusung 84 cores dan 168 threads berbasis “Zen 5” dengan kebutuhan daya maksimal atau TDP sebesar 225 watt. Keunggulan arsitektur ini terlihat dari capaian skor performa per watt sebesar 24.408 ssj_ops/watt. Prosesor tunggal (single-socket) ini juga dilengkapi dengan dukungan instruksi x86 dan AVX 512, memori 6-channel DDR5-6400 ECC, serta ketersediaan 96 lajur PCIe Gen 5 untuk kecepatan transfer data yang maksimal.

    Jika disandingkan dengan kompetitor di kelas TDP yang sama, prosesor ini menawarkan keunggulan spesifikasi dan efisiensi yang jauh lebih kompetitif. Sebagai perbandingan, Intel Xeon 6 6776P-B yang memiliki 72 cores dan 144 threads membutuhkan TDP lebih tinggi mencapai 325 watt, dengan performa per watt di angka 21.433 ssj_ops/watt. Sementara itu, NVIDIA Grace CPU Superchip yang menggunakan arsitektur ARMv9-A membawa 144 cores tanpa fitur SMT, namun membutuhkan konsumsi daya puncak yang jauh lebih besar hingga 500 watt dengan efisiensi performa sebesar 13.218 ssj_ops/watt.

    Optimalisasi Jaringan Telco dan Integrasi AI Lokal

    Kemampuan komputasi yang tinggi ini memberikan dampak langsung pada efisiensi biaya operasional dan ruang perangkat bagi para mitra industri. Wakil Presiden Networks Business Samsung Electronics, Michael Kim, menyatakan bahwa integrasi teknologi prosesor AMD dengan perangkat lunak vRAN Samsung berhasil mempercepat transisi menuju jaringan berbasis awan yang siap menjalankan kecerdasan buatan. Pengujian ekosistem vRAN multi-sel milik Samsung pada satu server tunggal AMD EPYC 8635P mampu mengelola 54 jaringan seluler dengan kecepatan unduh mencapai 9,5 Gb/s dan unggah hingga 2,0 Gb/s.

    Implementasi serupa juga dirasakan pada sektor retail masal yang mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan langsung di gerai fisik. Presiden WobotAI, Will Kelso, menjelaskan bahwa penggunaan prosesor ini membuat platform agen video AI cerdas mereka dapat beroperasi sepenuhnya di server lokal tanpa ketergantungan penuh pada kartu grafis tambahan maupun komputasi awan. Fleksibilitas operasional ini didukung penuh oleh ketahanan fisik prosesor yang memiliki rentang suhu operasional luas serta mendukung sertifikasi NEBS untuk lingkungan luar ruangan yang ekstrem.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply