markettrack.id – Program ”Oreo Berbagi Seru” yang digelar di 7 provinsi kali ini hadir di Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo.

    Langkah ini merupakan wujud dukungan untuk merealisasikan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) yaitu ”Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

    Melalui kemitraan dengan Indonesia Mengajar, program ini terdiri dari kegiatan edukasi dan pendistribusian alat-alat belajar seru.

    Upaya tersebut merangkul para guru, orang tua, dan komunitas untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi 738 siswa Sekolah Dasar di Purworejo.

    Program ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Purworejo. Hal itu karena kegiatan ini sangat sejalan dengan program ”Purworejo Berseri (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif)” yang saat ini tengah digencarkan.

    Saat menghadiri kegiatan edukasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno menuturkan bahwa memajukan kualitas pendidikan menjadi tugas bersama.

    Pendidikan tidak mungkin bisa berjalan baik jika tidak melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).

    Menurut Yudhie Agung Prihatno, Pemerintah Kabupaten memiliki program ‘Purworejo Berseri’ yang menekankan pada nilai berdaya saing melalui intervensi pendidikan. Persiapan ini harus dilakukan sejak dini pada jenjang pendidikan dasar demi menyambut Indonesia Emas 2045.

    Selanjutnya, Yudhie Agung Prihatno sangat mengapresiasi alat-alat belajar dari Oreo karena mendukung program ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’ dari Kemendikdasmen RI.

    Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para guru dan orang tua untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak.

    Pada kenyataannya, tidak sedikit guru dan orang tua yang masih menghadapi tantangan dalam mendorong semangat belajar anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan dekat dengan dunia anak.

    Terkait hal tersebut, Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala menyampaikan bahwa pendidikan adalah investasi penting untuk masa depan bangsa.

    Oreo meyakini pembelajaran yang menyenangkan dapat membantu anak lebih percaya diri untuk bereksplorasi dan mengembangkan potensi.

    Melalui tema ”Oreo Berbagi Seru”, Oreo ingin berkontribusi menjembatani kesenjangan pendidikan di 7 kabupaten yang tersebar di 7 provinsi.

    Secara keseluruhan, program berkelanjutan ini menargetkan untuk menciptakan proses belajar yang menyenangkan bagi 7.000 siswa.

    Khusus di Purworejo, upaya ini diwujudkan melalui pendistribusian berbagai alat belajar seru di bidang Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris.

    Tidak hanya itu, digelar pula serangkaian pelatihan edukasi seru bagi para guru, orang tua, dan komunitas pendidikan.

    Tercatat selama 4 sampai 7 Juni 2026, sebanyak 37 guru, 70 orang tua, dan 29 anggota komunitas telah mengikuti pelatihan ini. Adapun 270 alat belajar seru yang diberikan akan menjangkau 738 siswa Sekolah Dasar di Purworejo.

    Langkah nyata ini menjadi bagian dari upaya Oreo untuk melahirkan Generasi SERU. Generasi tersebut diharapkan memiliki karakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul dalam menghadapi tantangan masa depan.

    Mengenai dampak langsungnya, guru SDN Kalikotes bernama Barokah menyampaikan bahwa anak-anak belajar dengan wajah yang penuh semangat dan kegembiraan.

    Program ini menjadi penyemangat tersendiri bagi guru untuk terus mencari cara kreatif dalam menghidupkan suasana kelas.

    Antusiasme senada diungkapkan oleh Sinta Surondari selaku perwakilan orang tua siswa yang sadar bahwa proses belajar anak sangat penting. Pelatihan ini memberi inspirasi untuk membawa metode belajar sambil bermain ke dalam lingkungan rumah.

    Menariknya, masyarakat juga dapat mendukung misi positif ini melalui pembelian biskuit Oreo. Sebagian dari keuntungan penjualan tersebut akan didonasikan untuk menyukseskan penyelenggaraan program.

    Sebagai penutup, Anggya Kumala berharap keseruan program kolaboratif ini dapat membangun rasa percaya diri dan kecintaan anak terhadap proses belajar.

    Melalui gerakan bersama, semua pihak dapat berkontribusi bagi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas dan inklusif.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply