markettrack.id – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

    Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh mata acara yang diajukan Perseroan sebagai bagian dari komitmen untuk melanjutkan transformasi bisnis, memperkuat fundamental perusahaan, serta menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

    Terkait dengan pencapaian keuangan, KB Bank berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar sepanjang tahun 2025 dan berbalik positif dibandingkan tahun sebelumnya.

    Pencapaian ini didukung oleh peningkatan kualitas portofolio kredit, perbaikan profitabilitas, serta implementasi strategi bisnis yang lebih selektif dan berkelanjutan.

    Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 perusahaan terus melanjutkan transformasi bisnis secara konsisten yang tercermin dari perbaikan kinerja dan penguatan fundamental.

    Pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas aset, mengembangkan kapabilitas digital, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

    Selanjutnya, pemegang saham menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (Moore).

    Selain itu, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan Tahun 2025 untuk dibukukan sebagai laba ditahan guna memperkokoh fundamental bisnis dan meningkatkan daya sang.

    Pemegang saham juga menyepakati pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan Tahun 2026, serta menetapkan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

    Pada agenda terakhir, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi Perseroan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan organisasi. RUPST menyetujui pengunduran diri Robby Mondong dan Dodi Widjajanto dari jabatan Direktur Perseroan.

    Sementara itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Jung Ho Han serta mengangkat Harryanto Pramono dan Muhammad Rahmat Laksamana sebagai Direktur Perseroan.

    Dua nama terakhir bergabung pada Juli 2026 dan akan mulai menjalankan tugas setelah memperoleh persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Terkait profil pengurus baru, Harryanto Pramono memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di industri perbankan, khususnya di bidang bisnis ritel dan distribusi. Harryanto Pramono terakhir menjabat sebagai Consumer Distribution Head di Maybank Indonesia serta pernah menduduki berbagai posisi kepemimpinan di HSBC dan Permata Bank.

    Sedangkan Muhammad Rahmat Laksamana memiliki pengalaman yang luas di bidang kepatuhan, tata kelola, dan manajemen risiko perbankan. Muhammad Rahmat Laksamana terakhir menjabat sebagai Director of Compliance di Bank of America N.A Indonesia dan sebelumnya memegang posisi strategis di Permata Bank, ANZ, serta Citibank Indonesia.

    Sebagai bagian dari KB Financial Group, salah satu grup keuangan terbesar di Korea Selatan, KB Bank akan terus memperkuat sinergi global dan meningkatkan kapabilitas bisnis.

     Dengan penguatan fundamental bisnis tersebut, perusahaan optimistis dapat melanjutkan momentum transformasi serta menciptakan pertumbuhan yang sehat bagi seluruh pemangku kepentingan.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply