markettrack.id – Perubahan kebutuhan multitasking masyarakat Indonesia membuat smartphone tidak lagi sekadar alat komunikasi. Perangkat ini telah menjadi alat utama untuk bekerja, belajar, dan mengelola aktivitas sehari-hari.
Sebab, pengguna kini harus berpindah dari rapat virtual, membalas pesan, mengelola dokumen, hingga mencari informasi dalam waktu bersamaan. Keterbatasan ruang layar pada smartphone konvensional sering kali membuat alur kerja tersebut kurang efisien.
Oleh karena itu, perangkat yang mampu membantu menyederhanakan alur kerja menjadi semakin penting dalam penggunaan sehari-hari. Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 hadir memenuhi kebutuhan tersebut dengan pengalaman produktivitas yang lebih optimal.
Melalui desain HP lipat, Galaxy Z Fold7 memudahkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi sekaligus di layar yang lebih luas. Sementara itu, Galaxy Z Flip7 menawarkan akses cepat ke berbagai fungsi penting melalui FlexWindow dan Flex Mode.
Didukung Galaxy AI, kedua perangkat ini membantu pengguna Indonesia bekerja lebih efisien di berbagai situasi. Berdasarkan data, lebih dari 70% pengguna merekomendasikan kedua perangkat ini untuk mendukung produktivitas mereka.
Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman menggunakan perangkat foldable kini telah menjadi bagian dari keseharian pengguna. Pengalaman tersebut juga dirasakan oleh para Team Galaxy yang mengandalkan perangkat ini untuk aktivitas profesional.
Bagi mereka, fleksibilitas dan kemampuan multitasking menjadi alasan utama mengapa perangkat ini bertransformasi menjadi alat utama. Maxime Bouttier selaku Team Galaxy menyatakan bahwa ia membutuhkan perangkat yang bisa mengikuti ritme kerja cepat.
Maxime Bouttier menambahkan bahwa Galaxy Z Fold7 benar-benar menjadi partner yang dapat diandalkan karena layar besarnya memudahkan review foto. Fitur multitasking di perangkat ini memungkinkan semuanya berjalan dalam satu perangkat tanpa hambatan.
Baginya, foldable bukan lagi sekadar teknologi baru, melainkan sudah menjadi bagian penting dari cara bekerja setiap hari. Pengakuan ini menunjukkan kematangan Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 sebagai perangkat foldable di Indonesia.
Apa yang dahulu dipandang sebagai pilihan eksperimental kini telah berkembang menjadi perangkat utama. Galaxy Z Fold7 pun menjadi andalan pengguna yang ingin menyelesaikan lebih banyak pekerjaan langsung dari smartphone.
Untuk mendukung produktivitas, pengguna memanfaatkan Multi-Windows Viewing Experience yang memungkinkan beberapa aplikasi aktif bersamaan. Pengguna dapat mengikuti rapat virtual sambil melakukan share screen dan mencatat poin penting tanpa berpindah aplikasi.
Selain itu, layar besar Galaxy Z Fold7 memberikan ruang yang lebih luas untuk membaca dokumen dan menyunting materi. Pengguna dapat membandingkan konten dalam satu tampilan yang lebih natural sehingga alur kerja menjadi lebih efisien.
Di sisi lain, Galaxy Z Flip7 menjadi favorit berkat desainnya yang ringkas namun memiliki FlexWindow yang lebih luas. Peningkatan Expanded Cover Display berdesain edge-to-edge ini memungkinkan pengguna melakukan aktivitas langsung dari layar depan.
Pengguna dapat mengecek notifikasi, membalas pesan, hingga mengambil foto tanpa perlu membuka perangkat. Terlebih lagi, fitur Multimodal AI Experience dan Enhanced Personalization di One UI 8 membuat penggunaan terasa lebih personal.
Kombinasi fitur tersebut menjadikan Galaxy Z Flip7 semakin praktis untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Mode lipat pada perangkat ini juga menjadi salah satu fitur yang paling banyak dimanfaatkan untuk content creation.
Saat dilipat, perangkat menjadi lebih nyaman dan stabil untuk digenggam saat mengambil foto maupun merekam video. Fleksibilitas ini membuat Galaxy Z Flip7 praktis digunakan untuk membuat vlog tanpa memerlukan aksesoris tambahan.
Terkait fitur AI baru yang paling sering dipakai di Galaxy Z Fold7, jawabannya adalah Circle to Search, Note Assist, serta Now Brief. Ketiga fitur Galaxy AI ini membantu mempercepat pencarian informasi serta merangkum catatan dengan praktis.
Produktivitas pengguna juga didukung oleh Multimodal AI Experience yang menghadirkan interaksi lebih intuitif. Melalui kemampuan memahami berbagai jenis input, pengguna dapat menyelesaikan aktivitas harian secara lebih cepat.
Sementara itu, Galaxy Z Flip7 menghadirkan kombinasi FlexCam with Auto Zoom, Photo Assist, dan Generative Edit. Fitur favorit ini didukung ProVisual Engine yang membantu meningkatkan kualitas visual untuk pembuatan konten.
Perjalanan tujuh tahun Samsung menghadirkan inovasi foldable menegaskan bahwa perangkat layar lipat bukan sekadar tren sesaat. Tingginya antusiasme menunjukkan bahwa pengalaman foldable Samsung di Indonesia semakin matang.
Hal ini dibuktikan dengan lebih dari 70% pengguna yang merekomendasikan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Kategori foldable kini semakin diterima sebagai perangkat utama yang mendukung produktivitas dan kreativitas.
Mengenai keberhasilan ini, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan memberikan pernyataannya. Ilham Indrawan menegaskan bahwa saat yang lain baru memulai, Samsung sudah menjadikan foldable sebagai standar baru.
Ilham Indrawan juga menambahkan bahwa Galaxy Z Fold7 dan Flip7 mempertegas kematangan teknologi yang memberikan nilai nyata bagi produktivitas. Inovasi ini sekaligus mempertegas kepemimpinan Samsung di pasar smartphone.
SF-Admin

