Ajang Asia Pacific Predator League 2020 Resmi Dimulai!

(ki-ka) Dimas Surya Rizki - Predator Warrior, Franzeska Edelyn - Predator Warrior, Leny Ng - Sales Director Acer Indonesia, Aldrian R Susantio - Head of Distribution, Intel Indonesia, Jeanice Ang - Predator Warrior

Acer kembali menyelenggarakan Asia Pacific Predator League 2020 yang lebih besar, spektakuler dan akan diikuti oleh semakin banyak talenta eSport. Dengan mengikuti jejak kesuksesan di dua tahun sebelumnya, kali ini para gamer yang bertarung untuk PUBG dan Dota 2 dengan strategi terbaik akan berkesempatan untuk memenangkan prize pool sebesar USD 400,000.

Negara yang berpartisipasi pun semakin banyak, menjadikan acara tahunan Acer ini semakin mendunia dan disukai oleh gamers mancanegara. Ribuan team di Asia Pasifik akan berpartisipasi untuk berlaga dalam dua kategori game yang dipertandingkan, yaitu DOTA 2 & Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG).

Predator, brand dengan deretan perangkat gaming yang terlengkap, melalui Asia Pacific Predator League 2020 ini akan mengumpulkan para gamer dari 17 negara mulai dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India, Singapura, Hong Kong, Macau, Japan, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar. Sementra babak grand final Asia Pasifik akan diadakan di Manila pada 22 – 23 Februari 2020 mendatang di SM Mall of Asia Arena, Kota Pasay.

“Pada penyelenggaraan Predator League yang ketiga tahun ini. Bersamaan dengan perkenalan komunitas gaming terbaru yakni Planet9, Acer akan menyediakan ekosistem yang komprehensif untuk mendukung kemajuan industri gaming di banyak negara,” ujar Andrew Hou, Presiden Operasional Acer Region Asia Pasifik.

Semantara Leny Ng, Sales Director Acer Indonesia, mengatakan, “Berbeda dengan kompetisi dua periode lalu, kali ini proses seleksi peserta dilakukan secara online. Melalui online qualifier, Predator League ingin menjangkau talenta gamers muda Indonesia yang lebih luas.”

“Kita melihat begitu banyak peminat dan begitu banyak talenta eSports yang ada di Indonesia. Kita berharap bahwa dengan (kualifikasi) online, kita bisa menghadirkan talenta-talenta untuk bisa join di Predator League 2020. Untuk pemenangnya akan mewakili Indonesia di Grand Final di Manila pada Februari 2020 nanti,” ungkap Leny.

Tahap Online Qualifier di Indonesia, akan berlangsung selama dua bulan sejak akhir Oktober hingga Desember 2019, memperebutkan prize pool Indonesia sebesar Rp200.000.000. Selama turnamen ini berlangsung, Acer akan hadir juga di lima kota seperti Medan, Surabaya, Yogyakarta, Samarinda dan Makassar.

Keseruan di tiap region dilengkapi dengan acara nonton bareng bersama dengan Brand Ambassador Predator Gaming, caster dan acara komunitas. Acer berharap bisa terus menjalin hubungan erat dan semakin mengerti keinginan serta kebutuhan gamers yang selalu menjadi landasan utama inovasi jajaran produk Acer terbaru.

Melalui Online Qualifier yang pertama kali dilaksanakan tahun ini, Predator League akan menjangkau talenta gamers muda Indonesia yang lebih luas, termasuk bakat-bakat terpendam yg ingin mengeksplorasi kemampuan mereka dalam berpartisipasi di turnamen kelas dunia seperti Asia Pacific Predator League 2020. Kini gamers dimanapun mereka berada, dapat dengan mudah ikut serta sekaligus mengadu strategi keahlian mereka untuk menang.

“Selama penyelenggaraan Predator League, Indonesia telah melahirkan banyak talenta berbakat di dunia eSport, beberapa di antaranya mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kami bersemangat untuk segera memulai turnamen di Indonesia, mencari tim terbaik dan mengirimkan wakil di Grand Final Asia Pacific Predator League 2020 di Manila tahun depan.” Ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia.

“Online Qualifier yang baru dilaksanakan tahun ini akan menjangkau lebih banyak lagi talenta muda gamers dari seluruh Indonesia. Mereka dapat mendaftar dan bertanding dari mana saja dengan mudah tanpa ada batasan wilayah, sehingga misi kami untuk mendukung ekosistem gaming dengan perangkat Acer terbaik dapat terwujud. Acer sangat bersemangat untuk mendorong lahirnya juara eSport dari Predator League, anak-anak muda inilah yang akan mengharumkan nama bangsa nantinya.” tambah Herbet.

Predator League 2020 sendiri mempertandingkan dua kategori game yaitu DOTA 2 dan Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG).

Dipilihnya PUBG dan Dota 2 tentu sangat beralasan. Di mana PUBG menjadi salah satu game terbesar saat ini. Demikian pula dengan DOTA 2 yang telah mendapat pengakuan sebagai platform game terbaik karena menarik jumlah pemain terbanyak.

Predator Triton 300: Laptop Gaming Tipis untuk Gamers yang Aktif

Bersamaan dengan dimulainya Predator League 2020, Acer juga memperkenalkan laptop gaming terbaru, Predator Triton 300 (PT315-51) yang tipis dengan performa dan fitur andalan yang dibungkus dalam desain kompak dengan solid metal chasing.

Memiliki cooling system terbaik dengan 4th gen aeroblade 3D fan yang memiliki 59 bionic blade sehingga menghasilkan 45% airflow improvement.

Laptop ini diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-9 yang dipasangkan dengan NVIDIA® GeForce® GTX 1650 GPU, serta menawarkan pengalaman visual lebih imersif dan detail berkat 144Hz FHD IPS display, dan dual slot NVMe untuk solusi upgradeable yang lebih leluasa.

Kini gamers yang mobile bisa bertanding dari mana saja, karena Predator Triton 300 tetap nyaman dibawa bermain game di manapun.

SF-Admin