Balapan hebat lainnya untuk Aleix Espargaró yang didukung dengan baik oleh motor Aprilia RS-GP-nya, menempati posisi ketiga di Sirkuit Ciudad del Motor de Aragón, Spanyol, mendapatkan 16 poin tambahan mengejar (Fabio) Quartararo sebagai juara balap sebelumnya, yang saat ini selisih 17 poin pada klasemen sementara MotoGP 2022.

Kini, menjelang balapan ganda Asia di Jepang dan Thailand, posisi tersebut membuat Aleix tetap berada di jalur perebutan gelar juara dan menegaskan statusnya sebagai salah satu pembalap protagonis teratas musim 2022.

Pada saat yang sama, tim Aprilia Racing telah menyalip Yamaha di kejuaraan balap berjuluk The Constructor pada posisi kedua, sebuah pencapaian atas kerja keras yang telah dilakukan pabrikan motor Italia tersebut di musim yang luar biasa ini.

Dalam balapan terkait, lima pembalap dengan cepat pindah ke depan iring-iringan balap dan Aleix memantapkan dirinya dengan kuat, pertama-tama menempati di posisi kelima kemudian di posisi keempat setelah menyalip Miller. Setelah lama berada di belakang Binder, ia melancarkan serangannya di lap kedua dari belakang, kemudian mempertahankan posisi ketiga sampai ke garis finish.

Bagi Maverick Viñales, salah satu pembalap tercepat sepanjang akhir pekan, balapan kali ini terhalang oleh hasil babak kualifikasinya dikarenakan adanya kecelakaan di sesi penentuan, keadaan ini menurunkannya ke baris keenam.

Selain itu, Maverick sempat terhambat di lap pertama karena tabrakan di depannya. Dia melakukan perlombaan yang sulit, namun, dia selesai di posisi ketiga belas dan membawa pulang tiga poin kejuaraan.

Aleix Espargaró, pebalap Tim Aprilia mengatakan, “Balapan yang luar biasa! Itu bukan akhir pekan yang sederhana. Tekanan tinggi sebelum kami tiba di sini dan mungkin itu berpengaruh pada saya. Saya harus membangun kembali kepercayaan diri saya lap demi lap tetapi pada akhirnya, dalam balapan, meski tidak memiliki kecepatan untuk menang, saya mencapai hasil terbaik.”

Ia menambahkan, “Di lap awal, saya memutuskan untuk tidak mendorong terlalu keras dan itu memungkinkan saya masih memiliki sesuatu yang tersisa di final untuk menyalip Binder. Setelah apa yang terjadi pada Fabio (Quartararo), kejuaraan balap jelas lebih terbuka lebar dari sebelumnya. Ada pembalap yang lebih cepat dari saya sekarang tetapi mereka berada dalam posisi di mana mereka harus menang, sedangkan bagi kami hasil yang baik sudah merupakan kepuasan yang luar biasa, jadi kami akan mencoba yang terbaik dan bersenang-senang sampai akhir!”

Rekan Aleix, Maverick Vinales menuturkan, “Sejujurnya, kami memiliki kecepatan untuk bertarung di posisi teratas hari ini. Sayangnya, kami tidak bekerja dengan baik pada hari Jumat dan Sabtu dan kami membayar mahal untuk itu. Sungguh sangat disayangkan.”

“Kami perlu memikirkan apa yang terjadi dan mendapatkan kembali ke level yang kami tahu bisa kami pertahankan. Di sisi lain, kami kembali bertarung memperebutkan gelar dengan Aleix dan itu yang terpenting. Dalam balapan yang akan datang, menjadi cepat juga berarti bisa membantu rekan setim saya,” tutupnya.

SF-Admin