Program vaksinasi yang disambut dengan antusias oleh para komunitas pemulung pada Sabtu, 4 September lalu merupakan bentuk kolaborasi erat antara pihak pemerintah, organisasi masyarakat dan swasta yaitu Unilever Indonesia.

Para pemulung tentunya memiliki peran besar dalam membantu mengurai permasalahan sampah plastik di Indonesia dan berperan penting dalam menciptakan ekonomi sirkular. Namun, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, tempat para pemulung ini bekerja menjadi sangat rawan penyakit akibat sampah medis yang tidak terpilah dan juga lingkungan yang tidak higienis. Melihat kondisi tersebut, mendapatkan akses vaksinasi menjadi satu hal yang penting untuk membantu kesehatan mereka

Untuk itu, PT Unilever Indonesia, Tbk. kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan laju vaksinasi dengan memberikan akses vaksinasi kepada salah satu kelompok pekerja sektor informal yang sangat terdampak, yaitu komunitas pemulung.

Didukung Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Unilever Indonesia berkolaborasi dengan Sentra Vaksinasi Serviam dan Perkumpulan Pemulung Indonesia Mandiri (PPIM) memberikan vaksinasi COVID-19 kepada 300 anggota komunitas pemulung, yang diawali dengan batch pertama sebanyak 150 orang di kawasan Pulogadung (Cakung), Jakarta Timur.

Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs and Sustainability PT Unilever Indonesia, Tbk. menjelaskan “Dalam program ini Unilever Indonesia bekerjasama dengan Sentra Vaksinasi Serviam dan PPIM memberikan vaksinasi kepada 300 anggota komunitas pemulung sehingga mereka dapat bekerja dengan kondisi yang lebih aman dan terlindungi. Selain vaksinasi, Unilever Indonesia juga memberikan edukasi 5M serta menyalurkan paket sembako sebagai apresiasi atas upaya mereka menyukseskan program ini.”

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid yang ditemui saat kunjungan ke lokasi pelaksanaan program menyatakan, “Kita melihat kerjasama multi sektor antara Pemerintah Daerah DKI Jakarta, pihak swasta yaitu Unilever, dan organisasi masyarakat dalam hal ini Serviam. Yang paling penting diketahui, dalam melakukan akselerasi, keterlibatan komunitas menjadi kunci penting.”

Dalam pelaksanaan program ini, Unilever Indonesia menggandeng Puskesmas setempat untuk menyediakan fasilitas vaksin keliling dari Sentra Vaksinasi Serviam. Pada tahap awal, Unilever Indonesia menghampiri titik-titik lokasi yang banyak ditinggali komunitas pemulung yaitu Pulogadung (Cakung), yang akan segera disusul dengan kunjungan ke wilayah Duren Sawit.  Ke depannya, diharapkan program vaksinasi ini dapat menjangkau komunitas pemulung di daerah-daerah lainnya.

Saat ini masih terdapat beberapa kendala dalam menggalakkan vaksinasi, khususnya di tengah komunitas pemulung. Prispolly Davina Lengkong, Ketua Umum PPIM mengatakan, “PPIM senantiasa mengedukasi dan mengajak teman-teman pemulung untuk melakukan vaksinasi. Namun faktanya, faktor waktu dan lokasi kerap menjadi kendala. Keseluruhan proses vaksinasi membutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan mereka tidak bisa leluasa mendatangi tempat vaksinasi yang berlokasi jauh dari tempat kerja mereka karena artinya harus mengorbankan waktu yang sangat berarti untuk mendapatkan pemasukan.”

Kerja sama Unilever Indonesia dan PPIM telah dimulai sejak 2020 melalui penyerahan sarana mesin press sampah plastik untuk membantu meningkatkan nilai ekonomis sampah plastik yang dijual para pemulung kepada para pengepul sampah.

Selain itu, telah digelar pula rangkaian program edukasi dan pemberdayaan untuk kesejahteraan dan kesehatan para pemulung, antara lain: pelatihan literasi keuangan, keterampilan berkomunikasi, hingga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang diharapkan dapat menjadi modal dasar bagi para pemulung untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Upaya vaksinasi ini merupakan kelanjutan dari upaya Unilever Indonesia dalam mendukung Pemerintah mempercepat laju vaksinasi. Sebelumnya Unilever Indonesia telah mendonasikan lebih dari 1.400 unit kabinet pendingin vaksin kepada pihak Kementerian Kesehatan RI untuk didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia, disusul dengan partisipasi Unilever Indonesia sebagai salah satu perusahaan pertama yang melakukan program Vaksin Gotong Royong bagi para karyawannya.

“Kami harap program vaksinasi kepada para pemulung ini dapat mempercepat herd immunity secara lebih inklusif, sehingga terwujud masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi menuju Indonesia yang semakin kuat dan maju,” tutup Nurdiana.

SF-Admin