Perkembangan industri secara keseluruhan berkembang dengan cukup baik dalam dekade terakhir. Data dari Badan Pusat Statistik tahun 2019, pertumbuhan industri di Indonesia menyentuh angka 5.49%. Sebuah perkembangan yang tentunya bagus bagi iklim serta peluang kerja di Indonesia secara keseluruhan.

Apalagi, sebagai negara dengan penduduk terpadat ke-4 di dunia, Indonesia diprediksi akan mengalami ledakan usia tenaga kerja produktif pada tahun 2045, yang mana akan membutuhkan lebih banyak peluang pekerjaan untuk menampung mereka.

Sayangnya, meskipun ada banyak peluang kerja baru yang bermunculan, daya serap tenaga kerja di Indonesia dinilai masih belum maksimal.

Padahal, dalam industri digital sendiri saja, kita setidaknya membutuhkan 600 ribu tenaga kerja baru setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan 9 juta tenaga kerja pada tahun 2030. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal ini, salah satunya adalah minimnya informasi yang didapatkan para pencari kerja dalam menemukan lowongan pekerjaan yang pas dan sesuai dengan keahlian serta kebutuhan mereka.

Menanggapi hal ini, Kalibrr Indonesia sebagai recruitment platform terpercaya, meluncurkan Indonesia Future Talent Outlook 2020 (IFTO) yang merupakan hasil rangkuman data penggunaan platform Kalibrr sepanjang tahun 2019, baik dari sisi pencari kerja maupun dari sisi rekruter.

Melalui data riset Indonesia Future Talent Outlook 2020 ini, diharapkan ada lebih banyak pencari kerja yang teredukasi, serta mengetahui lebih dalam seputar dunia rekrutmen, sehingga kedepannya para pencari kerja tersebut dapat menentukan cara yang tepat dan efektif dalam mencari pekerjaan.

Selain itu, melalui Indonesia Future Talent Outlook 2020 ini pula, diharapkan dapat memberikan insight juga bagi para pelaku HR di Indonesia dalam memahami perilaku dan kebiasaan pencari kerja usia muda di Indonesia.

SF-Admin