markettrack.id – China Medical System Holdings Limited (CMS), sebuah perusahaan platform dalam inovasi dan komersialisasi farmasi, berencana untuk melakukan pencatatan sekunder di Bursa Efek Singapura (SGX) pada Juli 2025.
Langkah ini menyusul kesuksesan CMS yang telah terdaftar di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) sejak 2010, serta masuk dalam Indeks Hang Seng Large-Mid Cap (Investable) dan Indeks Obat Inovatif Hang Seng.
Dengan pengalaman hampir tiga dekade di pasar farmasi Tiongkok, CMS telah membangun keahlian mendalam dalam identifikasi produk berbasis kebutuhan klinis, manajemen proyek, pengembangan klinis, dan komersialisasi.
Perusahaan ini terus menyempurnakan sistem R&D internalnya, didukung oleh tim profesional yang mencakup seluruh siklus hidup produk inovatif, mulai dari pemilihan target hingga pengembangan klinis.
Meskipun kinerja keuangan CMS sempat terpengaruh oleh kebijakan Volume-Based Procurement (VBP) di Tiongkok pada tahun 2023 dan 2024, perusahaan ini berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan beralih ke model bisnis yang didorong oleh produk inovatif.
Obat-obatan inovatif menawarkan keunggulan harga karena eksklusivitas, kebaruan, dan kualitasnya, serta didukung oleh kebijakan pemerintah yang menguntungkan. Transisi strategis ini telah menghasilkan portofolio produk yang lebih sehat dan mengurangi dampak kebijakan VBP.
Sejak meluncurkan strategi R&D Kolaboratif Inovatif pada 2017 dan strategi R&D In-house Inovatif pada 2021, CMS telah memperluas lini produk inovatifnya hingga sekitar 40 proyek per 31 Desember 2024.
Lima obat inovatif, yang mencakup enam indikasi, telah berhasil disetujui untuk dipasarkan di Tiongkok dan sedang dalam tahap aplikasi klinis skala besar.
Dengan jaringan promosi yang luas mencakup lebih dari 50.000 rumah sakit dan institusi medis, serta sekitar 300.000 apotek ritel di Tiongkok, produk-produk ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan CMS.
Selain itu, lini produk eksklusif dan/atau bermerek CMS juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil, menjadi kontributor utama ekspansi bisnis secara keseluruhan.
Memanfaatkan rekam jejak yang terbukti di industri farmasi Tiongkok, CMS kini berupaya mereplikasi kesuksesannya di Asia Tenggara.
Kawasan ini, dengan populasi hampir 700 juta jiwa, mengalami peningkatan permintaan farmasi yang pesat. Faktor-faktor pendorongnya meliputi pertumbuhan ekonomi yang cepat, peningkatan kelas menengah, populasi menua, dan meningkatnya beban penyakit tidak menular.
Untuk memanfaatkan tren menjanjikan ini, CMS telah mendirikan Rxilient Health (Rxilient) di Singapura sebagai pusat regionalnya, didukung oleh anak perusahaan dan kantor di Malaysia, Vietnam, Filipina, Indonesia, dan Thailand.
Rxilient berfokus pada lisensi obat-obatan secara global dan menawarkan kemampuan komersialisasi menyeluruh di pasar lokal, mulai dari pengembangan dan registrasi hingga penjualan.
Per 31 Desember 2024, Rxilient Health memiliki portofolio lebih dari sepuluh produk yang berbeda, mencakup area terapeutik seperti onkologi, dermatologi, sistem saraf pusat, gastroenterologi, autoimun, dan oftalmologi.
Untuk memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara, CMS juga mengakuisisi Contract Development and Manufacturing Organisation (CDMO) di Singapura melalui perusahaan afiliasinya, PharmaGend Global (PharmaGend).
Fasilitas produksi seluas 60.290 meter persegi di Singapura memiliki kapasitas produksi tahunan 1 miliar tablet dan kapsul dosis padat oral (OSD) dan memulai produksi komersial pada akhir 2024.
Fasilitas ini telah menerima sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) dari U.S. Food and Drug Administration (FDA) dan berhasil melewati inspeksi di tempat oleh Health Sciences Authority (HSA) Singapura.
Akuisisi ini, dikombinasikan dengan pendirian Rxilient, memungkinkan CMS mencapai cakupan penuh dalam rantai nilai “R&D, manufaktur, dan komersialisasi”.
Dengan menjadikan Singapura sebagai pusat regional, CMS terus maju dalam tujuannya untuk menjadi jembatan bagi obat-obatan inovatif dan berkualitas global memasuki pasar Asia Tenggara, serta menyediakan pilihan pengobatan berkualitas tinggi dan terjangkau bagi pasien lokal.
Pencatatan sekunder di SGX akan membantu memperdalam kehadiran CMS di Asia Tenggara dan menarik basis investor baru dan canggih di Singapura, meningkatkan visibilitas di antara investor layanan kesehatan regional, dan membangun akses pasar jangka panjang untuk mendukung rencana ekspansi di Asia Tenggara.
SF-Admin


