markettrack.id – Citi Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang Euromoney Awards for Excellence 2025.
Pada tahun ini, Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) dinobatkan sebagai ‘Indonesia’s Best International Bank’ dan ‘Indonesia’s Best Bank for Large Corporates’ oleh Majalah Euromoney.
Secara global, Citi berhasil memboyong 52 penghargaan dari Euromoney, termasuk penghargaan ‘Banker of The Year’ yang diberikan kepada Jane Fraser, CEO Citigroup.
Penghargaan ini merupakan pengakuan atas gaya kepemimpinan Jane yang luar biasa dan kemampuannya dalam membawa perubahan signifikan bagi perusahaan.
Ini terlihat dari kinerja keuangan Citi yang solid dalam beberapa kuartal terakhir, serta performa positif di kelima lini bisnisnya.
Penghargaan yang diterima Citi Indonesia ini menjadi bukti nyata kinerja unggulnya di industri perbankan institusional. Citi Indonesia konsisten menyediakan layanan dan solusi keuangan yang komprehensif melalui jaringan bisnis yang terhubung di seluruh Indonesia.
Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia, menyatakan, “Penghargaan ini adalah cerminan dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim Citi Indonesia yang selalu berupaya memberikan solusi layanan keuangan kelas dunia bagi para klien.”
“Mengingat Citi telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari setengah abad, kami terus berkomitmen menjadi mitra perbankan utama bagi klien yang membutuhkan layanan lintas batas. Kekuatan Citi Indonesia terletak pada kehadiran jaringan global yang terdepan serta keahlian lokal yang mendalam,” lanjutnya
Pencapaian ini sekaligus menegaskan pertumbuhan positif Citi Indonesia sepanjang triwulan I-2025. Perusahaan mencatatkan Laba Bersih sebesar Rp645 miliar, didukung oleh peningkatan Pendapatan Bunga Bersih secara tahunan (year-on-year) sebesar 11% dan rasio Low Cost Fund yang stabil di 74%.
Selama triwulan I-2025, Citi Indonesia juga membukukan Return on Equity (ROE) sebesar 13,3% dan Return on Assets (ROA) sebesar 3,5%.
Kualitas aset perusahaan juga menunjukkan perbaikan signifikan, dengan rasio gross Non Performing Loan (NPL) menurun drastis menjadi 0,2% dari 3,4% di tahun sebelumnya.
Rasio Liquidity Coverage (LCR) dan rasio Net Stable Funding (NSFR) Citi Indonesia tetap kuat masing-masing di 340% dan 159%, jauh di atas ketentuan minimum. Sementara itu, Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dilaporkan sebesar 43,2%, meningkat dari 39,6% pada tahun sebelumnya.
Euromoney Awards for Excellence, sebagaimana dikutip dari Euromoney.com, adalah program penghargaan tahunan berskala global untuk industri perbankan.
Selama lebih dari 30 tahun, Euromoney telah menjadi pionir dalam memberikan penghargaan kepada bank dan bankir yang menunjukkan kinerja luar biasa, menjadi tolok ukur bagi industri perbankan di seluruh dunia.
SF-Admin


