Peningkatan kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan kesehatan terproyeksikan dari data Manulife Asia Care Survey yang dilakukan pada November 2020, di mana survei ini menjaring responden dari seluruh negara di Asia yang sudah memiliki polis asuransi atau berencana membeli polis dalam enam bulan ke depan yaitu pada semester pertama 2021.

Di antara seluruh responden, 519 orang berasal dari Indonesia dan sebanyak 43% menyatakan telah berinisiatif mencari informasi seputar produk dan layanan asuransi, dalam rangka merespons pandemi. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan responden dari negara-negara lain.

Hasil survei tersebut diperkuat oleh data penjualan polis di Bank DBS Indonesia, yang menyatakan terdapat peningkatan pembelian polis asuransi kesehatan baru pada kuartal pertama hingga kuartal ketiga 2021, yaitu sebesar 27% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020.

Berdasarkan data yang sama, disebutkan bahwa pembelian polis baru terhadap penyakit kritis meningkat menjadi 53% pada kuartal kedua 2021 dan 113% pada kuartal ketiga, jika dibandingkan dengan kuartal pertama pada tahun yang sama.

Kedua hal ini menunjukkan bagaimana pandemi mendorong kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap resiko penyakit serta ketidakpastian akan masa depan. 

Penjualan polis tersebut tersebar di beragam produk proteksi kesehatan unggulan dari DBS Treasures yang bekerja sama dengan Manulife Indonesia.

Sebagai mitra manajemen kekayaan terpercaya, DBS Treasures telah menyikapi sejak awal akan meningkatnya kebutuhan perlindungan kesehatan yang mencakup perlindungan penyakit kritis sejak tahap awal.

Oleh karena itu, strategic partnership DBS Treasures dengan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (“Manulife Indonesia”) menghadirkan beragam solusi perlindungan kesehatan komprehensif sesuai kebutuhan nasabah.

Salah satunya MiEarly Critical Protection (MiECP) yang baru saja diluncurkan (2/11) untuk perlindungan terhadap penyakit kritis sejak tahap awal dengan fitur Power Reset yang dapat memperbaharui uang pertanggungan menjadi 100%.

Selain itu, terdapat perlindungan terkait investasi (unit-link) dengan fund terbaru Manulife Dana Ekuitas Teknologi Kesehatan Global Dollar (MDETKGD) untuk menangkap peluang di sektor teknologi kesehatan yang tangguh dengan potensi pertumbuhan tinggi. 

“Perbankan prioritas DBS Treasures memiliki tim ahli andal yang secara proaktif berkomunikasi kepada nasabah, baik untuk memahami kebutuhan mereka maupun dalam menyampaikan strategi manajemen kekayaan yang telah dipersonalisasi sedemikian rupa agar dapat terus mengoptimalkan portofolio. Strategi ini tentunya mencakup produk investasi serta proteksi, sehingga nasabah memiliki peace of mind dan yakin melindungi serta mengembangkan kekayaan di saat yang tepat,” ujar Rudy Tandjung, Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia.

Baru-baru ini diluncurkan yakni MiEarly Critical Protection, sebuah produk asuransi yang menyediakan perlindungan pertanggungan terhadap 65 penyakit di tahap awal, dan pertanggungan terhadap hingga 85 penyakit kritis di tahap akhir, sehingga nasabah terbebas dari beban pikiran akan biaya perawatan penyakit kritis yang umumnya bernilai besar.

Produk ini memiliki fitur unik Power Reset yang dapat memperbaharui uang pertanggungan menjadi 100% setelah klaim pertama di tahap awal penyakit kritis atau setelah klaim perawatan di Intensive Care Unit (ICU). Selain itu, terdapat produk unggulan lainnya, seperti MiUltimate Critical Care, MiUltimate Healthcare, MiTreasure Optimax Care, MiTreasure Flexy Assurance, dan MiTreasure Ultimate Protection.

Melengkapi produk asuransi unit-link terkait investasi, baru-baru ini DBS Treasures dan Manulife Indonesia meluncurkan fund Manulife Dana Ekuitas Teknologi Kesehatan Global Dollar yang dialokasikan pada saham-saham sektor kesehatan yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi seiring dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi kesehatan yang terus meningkat.

Portofolio investasi dari fund ini menangkap peluang di empat industri yaitu farmasi, bioteknologi, peralatan medis dan penyedia layanan medis. Fund ini turut menangkap peluang teknologi di industri kesehatan yang terus berkembang. Perusahan yang memproduksi berbagai alat medis yang mutakhir dan berbasis teknologi kian merebak dan semakin dilirik para investor.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2021, sejak tahun 2015 hingga 2021, jumlah perusahaan perangkat medis dalam negeri mengalami pertumbuhan sebesar 361% atau kira-kira sejumlah 698 perusahaan.

Performa DBS Treasures sebagai mitra manajemen kekayaan terpercaya semakin diakui dengan berbagai penghargaan global yang sudah diraih. Penghargaan tersebut meliputi The World’s Best Banks sebagai 1st Country Winner Indonesia dari Forbes (2021), serta penghargaan lainnya yaitu Best Bank in the World dari Euromoney dan Global Finance yang diraih selama tiga tahun berturut-turut (2018-2020), dan Safest Bank in Asia, Global Finance selama 13 tahun berturut-turut (2009-2021).

SF-Admin