markettrack.id – Rainforest World Music Festival (RWMF) 2026 terus menerima dukungan kuat dari para mitra strategis di berbagai sektor seperti penerbangan, media, keberlanjutan, perhotelan, mobilitas, dan korporasi.
Dukungan ini menegaskan kembali kepercayaan industri terhadap salah satu festival musik dan budaya yang diakui secara internasional di kawasan ini.
Di tengah situasi pasar pariwisata internasional yang menghadapi pergeseran sentimen perjalanan, tekanan ekonomi, dan perkembangan geopolitik, komitmen dari sektor publik dan swasta ini mencerminkan kepercayaan yang mendalam.
Mereka percaya pada relevansi budaya, reputasi internasional, serta nilai pariwisata jangka panjang yang dimiliki oleh RWMF.
Berbicara dalam acara RWMF 2026 Sponsors’ Appreciation Day di Sheraton Hotel Kuching, YB Datuk Sebastian Ting Chiew Yew selaku Wakil Menteri Pariwisata Sarawak menyampaikan pandangannya.
Menurutnya, dukungan berkelanjutan yang diterima RWMF mencerminkan tumbuhnya kepercayaan terhadap arah pariwisata Sarawak dan nilai internasional dari pariwisata berbasis budaya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa festival seperti RWMF memberikan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar menghibur masyarakat.
Festival ini berperan membentuk identitas destinasi, memperkuat visibilitas internasional, mendorong pertukaran budaya, dan menciptakan hubungan yang bermakna antara manusia dan tempat.
Melalui gelaran RWMF, dunia tidak hanya mendengarkan musik yang ditampilkan para musisi. Dunia akan berhadapan langsung dengan Sarawak, mulai dari hutan hujan, tradisi, komunitas, keramahan, hingga semangat masyarakatnya.
Acara apresiasi ini berhasil mempertemukan para sponsor, mitra strategis, organisasi media, pemangku kepentingan pariwisata, kolaborator, serta agensi pendukung. Seluruh pihak tersebut berkontribusi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan edisi ke-29 dari festival ini.
Ekosistem sponsor tahun ini merefleksikan kepercayaan industri yang berkelanjutan dan dukungan kolaboratif yang kuat di berbagai sektor.
Hal tersebut memperkuat peran RWMF sebagai platform regional yang mapan untuk pertukaran budaya, visibilitas destinasi, keterlibatan pariwisata, dan konektivitas internasional.
Untuk jajaran mitra resmi, RWMF 2026 menggandeng Malaysia Airlines dan Firefly sebagai Mitra Maskapai Resmi, serta TV Sarawak sebagai Mitra Siaran Resmi.
Selain itu, Astro Radio yang terdiri dari Era FM Sarawak, Sinar FM, Mix FM, dan Lite FM bertindak sebagai Mitra Radio Resmi, bersama Ripcurl sebagai Mitra Pakaian Resmi.
Festival ini juga diperkuat oleh organisasi di sektor keberlanjutan, perhotelan, minuman, media, mobilitas, dan korporasi.
Beberapa di antaranya adalah Cuckoo International, F&N Marketing selaku Mitra Minuman Non-Alkohol, Plaza Merdeka & The Waterfront Hotel Kuching, Media Exchange, Avis Budget Malaysia, Carlsberg Marketing, Solarvest Borneo, PETROS, dan Trienekens.
Secara bersama-sama, para sponsor, mitra, dan kolaborator ini memainkan peran penting dalam memperkuat jangkauan, pengalaman, dan pertumbuhan berkelanjutan festival.
RWMF sendiri terus memposisikan diri sebagai salah satu platform budaya dan pariwisata utama di Sarawak.
CEO Sarawak Tourism Board, Dr Sharzede Datu Haji Salleh Askor, menambahkan bahwa RWMF terus dibentuk oleh komitmen kolektif dari seluruh pihak yang terlibat.
Komitmen ini datang dari mitra, sponsor, media, kolaborator, vendor, penampil, kru, hingga pemangku kepentingan pariwisata yang berkontribusi pada pengalaman festival.
Menurutnya, salah satu hal paling bermakna dari Rainforest World Music Festival adalah tidak ada satu pun organisasi yang dapat membangunnya sendirian.
Setiap edisi RWMF selalu dibentuk oleh orang-orang dan mitra yang terus menyumbangkan waktu, keahlian, sumber daya, kreativitas, dan keyakinan mereka.
Setiap sponsor dan mitra strategis juga dinilai memberikan kontribusi pada bagian yang berbeda dari perjalanan pengunjung.
Kontribusi tersebut mencakup aksesibilitas, perhotelan, visibilitas media, implementasi keberlanjutan, mobilitas, hingga keseluruhan pengalaman festival.
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan yang terus berjalan, RWMF 2026 akan terus menerapkan berbagai inisiatif ramah lingkungan.
Inisiatif tersebut meliputi Green Ruai, Green Warriors, upaya daur ulang, stasiun pengisian air minum, tindakan pengurangan limbah, serta operasional festival yang sadar lingkungan.
Pada pelaksanaannya nanti, RWMF 2026 diperkirakan akan menampilkan lebih dari 200 penampil dari berbagai negara.
Hal ini sekaligus membangun profil internasional festival yang terus berkembang sebagai salah satu festival musik dan budaya terkemuka di kawasan ini.
Prestasi festival ini juga sudah diakui di tingkat global secara meyakinkan. Festival ini berhasil menempati peringkat ke-8 dalam kategori Top 10 di Transglobal World Music Chart – Festival Awards 2025.
Mengusung tema “Regenerations: Roots & Rhythms,” RWMF 2026 terus menonjolkan perkembangan hubungan antara warisan budaya dan ekspresi budaya kontemporer. Tema ini sekaligus memperkuat posisi Sarawak sebagai pintu gerbang menuju pulau Kalimantan.
Sebagai penutup, acara Sponsors’ Appreciation Day diakhiri dengan presentasi apresiasi kepada sponsor dan sesi foto bersama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas pelibatan media untuk merayakan kemitraan dan kolaborasi yang terus membentuk lanskap budaya serta pariwisata Sarawak.
SF-Admin


