markettrack.id – Sinar Mas Land semakin mengukuhkan BSD City sebagai pusat pendidikan berkelas dunia dengan hadirnya Genesis Global Community School (GGCS).

    Kehadiran sekolah internasional ini melengkapi ekosistem pendidikan yang berkembang pesat di BSD City, sejalan dengan visi kawasan ini sebagai pusat inovasi, teknologi, dan edukasi global.

    Dibangun di atas lahan seluas 8.000 meter persegi, GGCS dirancang untuk menyediakan pendidikan terpadu dari jenjang prasekolah hingga SMA, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa.

    Kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diusung GGCS dikenal secara global karena fokusnya pada pengembangan pemikiran kritis, pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi.

    Melalui pendekatan pembelajaran berstandar internasional ini, GGCS memiliki misi membentuk generasi muda yang percaya diri, kreatif, dan berwawasan global, dengan penekanan pada pengembangan karakter.

    School Director Genesis Global Community School, Kenji Seng, mengungkapkan bahwa GGCS bangga menghadirkan lingkungan belajar berkelas dunia dengan program IB yang menekankan pendekatan inkuiri, pembentukan karakter, dan pola pikir global.

    Seng menyatakan bahwa lebih dari sekadar pencapaian akademis, komitmen GGCS adalah membangun komunitas yang hangat dan inklusif, sebagai “rumah kedua” bagi anak-anak untuk tumbuh dan belajar tanpa batas.

    Komitmen ini selaras dengan visi Sinar Mas Land dalam membangun kawasan hunian terpadu yang siap menghadapi masa depan.

    Investasi berkelanjutan Sinar Mas Land dalam infrastruktur, perumahan, dan inovasi digital secara langsung mendukung pertumbuhan GGCS.

    Sebaliknya, GGCS berperan dalam mendidik generasi penerus yang berkarakter, adaptif, dan mampu menjadi warga global yang peduli. GGCS saat ini menerima pendaftaran siswa baru dan akan memulai tahun ajaran baru pada Agustus 2025.

    Chief Education Business Development Sinar Mas Land, Sandra Kosasih, menambahkan bahwa kehadiran GGCS di BSD City adalah cerminan nyata dari komitmen dalam membangun kota pintar mandiri berkelas dunia, tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pengembangan kualitas sumber daya manusia.

    Kosasih menekankan bahwa pendidikan adalah pilar utama dalam menciptakan ekosistem kehidupan yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

    GGCS, dengan kurikulum internasional dan fokus pada pembentukan karakter, menjadi mitra strategis bagi BSD City dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cemerlang secara akademik, tetapi juga tangguh secara moral, dalam kepemimpinan, serta mampu bersaing di kancah global.

    GGCS dibangun di atas lahan seluas 8.000 meter persegi di BSD City dan dirancang untuk menyediakan layanan pendidikan terpadu mulai dari jenjang preschool hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sekolah ini mampu menampung hingga 1.000 siswa dan akan menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dikenal secara global berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi. Melalui pendekatan pembelajaran yang berstandar internasional, GGCS mengusung misi untuk membentuk generasi muda yang percaya diri, kreatif, serta memiliki wawasan global, dengan penekanan pada pengembangan karakter anak.

    Kurikulum IB: Membentuk Pembelajar Seumur Hidup

    GGCS mengusung pendekatan pendidikan berbasis kurikulum IB melalui tiga program utama: Primary Years Programme (PYP), Middle Years Programme (MYP), dan Diploma Programme (DP). Program-program ini dirancang untuk mendampingi siswa sejak usia dini hingga menjelang perguruan tinggi.

    Program PYP (usia 3–12 tahun) berfokus pada pengembangan rasa ingin tahu, keterampilan berpikir kritis, dan pemahaman lintas disiplin melalui metode inquiry-based learning. Ini membantu anak belajar secara aktif dan mandiri sejak dini.

    Selanjutnya, program MYP (usia 11–16 tahun) mendorong siswa mengembangkan pemikiran analitis dan kreatif melalui proyek lintas mata pelajaran yang relevan dengan isu global.

    Siswa belajar menghubungkan teori dengan praktik dan memahami peran mereka di tengah masyarakat dunia. Sementara itu, program DP (usia 16–19 tahun) adalah program akademik menantang yang mempersiapkan siswa untuk masuk ke universitas top dunia. Program ini menekankan penelitian, pemikiran reflektif, dan pengembangan karakter yang kuat.

    BSD City saat ini telah menjadi rumah bagi berbagai institusi pendidikan global seperti Monash University Indonesia, Prasetiya Mulya University, Unika Atma Jaya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, ACS, German School Jakarta, Wellington College Independent School Jakarta, Fuji Academy, Sinarmas World Academy, ILON Academy, Al Azhar BSD, Santa Ursula BSD, dan Apple Developer Academy.

    Sebagai mega township seluas lebih dari 6.000 hektare, BSD City terus berkembang sebagai kawasan hunian modern yang dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit internasional, pusat rekreasi, dan ruang terbuka hijau.

    Dari sisi aksesibilitas, GGCS BSD City didukung oleh konektivitas dengan multiple access dan multimoda transportasi. Kemudahan akses ini dapat dinikmati penghuni melalui ruas Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A (Serpong – Simpang Susun CBD) dan 1B (Simpang Susun CBD – Legok) yang memudahkan mobilisasi ke Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya.

    Lokasi di BSD Barat juga mudah diakses melalui Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta – Kunciran – Serpong – Cinere – Cimanggis – Cibitung – Cilincing), Tol Japek, dan Tol Jagorawi.

    Mobilitas dari/ke BSD City juga didukung beragam pilihan transportasi umum, mulai dari free shuttle bus BSD Link, feeder bus BSD City, kereta Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City, dan Stasiun Jatake yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply