Hadirkan Inovasi Makanan Berbasis Produk Laut, I-Fit Sereal Ikan Juarai I-PLAN Business Innovation Challenge 2019

Status gizi masyarakat mengalami perbaikan, namun masih diatas ambang batas masalah kesehatan. Fakta ini tetap jadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Penyebab masalah gizi multifaktorial dan penanganannya tentu perlu keikutsertaan semua sektor.

Sebagai organisasi internasional berbasis di Swiss, Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) memiliki tujuan membantu mengurangi masalah malnutrisi bersama Innovation Factory menyelenggarakan final demo day I-PLAN Business Innovation Challenge 2019.

Final demo day ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian kegiatan kompetisi yang telah berlangsung sejak Oktober 2019 untuk mencari dan mendapatkan inovasi produk makanan lokal bergizi tinggi berbahan dasar ikan yang dapat membantu menurunkan resiko anemia dan stunting, serta memperkuat ketersediaan pangan di Indonesia.

Kompetisi tingkat nasional yang telah diadakan sebanyak dua kali ini, turut diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, serta Jejaring Pasca Panen untuk Gizi Indonesia.

“Pada tingkat masyarakat terkait konsumsi makanan sebagai penyebab langsung, masih banyak yang belum memahami mengenai pentingnya gizi yang terkandung di dalam makanan, serta pilihan makanan siap saji atau siap masak yang mengandung gizi baik masih relatif terbatas didapatkan atau relatif mahal. Melalui I-PLAN Business Innovation Challenge, kami dapat menghadirkan inovasi produk makanan olahan dari kekayaan sumber laut Indonesia yang bergizi, lezat, dengan harga terjangkau dan dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,” kata Dhian Proboyekti, Direktur Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan.

I-PLAN Business Innovation Challenge 2019 dimulai pada bulan Oktober 2019, dilanjutkan dengan roadshow ke 4 kota yaitu Bandung, Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya, dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari startup, institusi, organisasi, asosiasi dan UMKM. Total sebanyak 277 proposal diterima dan diseleksi secara ketat, sehingga diperoleh 10 finalis untuk tampil dalam final pitching day yang telah diadakan pada tanggal 13 Desember 2019 di Jakarta, dimana akhirnya terpilih 5 finalis utama untuk mengikuti final demo day yang diselenggarakan pada hari ini.

Kelima finalis utama tersebut adalah Agus Heri Santoso dengan produk Biskuit Ikan Gabus Striata, Imelda Delfina Sibarani dengan produk I-Fit Sereal Ikan, David Giamatri Gunawan dengan produk Uni Urchin, Kikis Rochana Handayani dengan produk Hokky Mie, dan Noer Laily dengan produk Purulla.

Selama persiapan menuju final demo day, kelima finalis telah mengikuti program pelatihan secara eksklusif dari GAIN, Ultra Indonesia, Kementerian KKP, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dan Kementerian Kesehatan, yang dibagi menjadi dua tahap, yaitu pelatihan (Bootcamp) dan pendampingan (Mentoring & Evaluation).

Pada tahap Bootcamp para finalis diajarkan untuk mempersiapkan produk dan usaha sehingga dapat melakukan penetrasi pasar dengan mengembangkan teknik produksi, distribusi, dan pemasaran. Setelah itu para kelima finalis utama mengikuti program pendampingan (Mentoring & Evaluation), dimana mereka mendapatkan kesempatan untuk mematangkan model bisnis dan strategi pemasaran mereka. Selain itu, mereka juga mendapatkan dana pengembangan senilai total 1 Miliar Rupiah dan pendistribusian produk pada gerai-gerai ternama di Indonesia.

Dalam final demo day yang diadakan secara virtual, kelima finalis melakukan presentasi dihadapan dewan juri yaitu Bonnie Susilo (CEO Ultra Indonesia), Donnie Wangke (COO Ladang Lima), Ravi K Menon (Country Director GAIN Indonesia), Trisna Ningsih (Direktur Pengolahan dan Bina Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan – Kementerian kelautan dan Perikanan), dan Dhian Proboyekti (Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan). Setelah proses penilaian, akhirnya terpilih I-Fit Sereal Ikan sebagai juara I-PLAN Business Innovation Challenge 2019, dan berhak untuk memperoleh hadiah sebesar 100 juta rupiah.

“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga seluruh rangkaian kegiatan I-PLAN Business Innovation Challenge 2019 dapat terselenggara dengan baik. Kami juga mengucapkan selamat kepada para grand finalis dan pemenang,” ucap Ravi K Menon, Country Director, Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) Indonesia.

Kami berharap ini menjadi awalan yang baik untuk semakin terciptanya inovasi-inovasi makanan sehat dan bergizi yang dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan yang terjadi di Indonesia,” jelas Ravi.

Dengan jumlah penduduk sebanyak 267 juta jiwa, Indonesia yang merupakan negara terbesar keempat di dunia dan telah berhasil melakukan pembangunan di berbagai sektor. Namun, Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, termasuk masalah dalam bidang gizi. Berdasarkan laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) Kementerian Kesehatan 2018, 1 dari 3 balita di Indonesia mengalami stunting. Riset juga menjelaskan bahwa 48,9% ibu hamil di Indonesia menderita anemia, tertinggi di dunia.

Sementara itu, Trisna Ningsih, Direktur Pengolahan dan Bina Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan, “Sebagai negara maritim, Indonesia diberkahi dengan tersedianya berbagai sumber daya yang dapat menjadi bahan dasar produk makanan. Kami yakin I-PLAN Business Innovation Challenge akan semakin mendorong inovator makanan untuk menciptakan berbagai macam produk makanan bergizi, khususnya makanan berbahan dasar produk perairan diperlukan diversifikasi produk olahan pangan terutama dari ikan, baik air laut, maupun air tawar. Hal ini tentu akan memberikan kontribusi positif pada upaya negara untuk meningkatkan status gizi masyarakat serta dapat memperkuat ketersediaan pangan.”

 

SF-Admin