Kedai kopi asal Italia, Javaroma Bottega Del Caffe, akan melebarkan jaringan bisnisnya di Indonesia Indonesia dengan menggandeng para pemilik kedai kopi di Indonesia untuk berkolaborasi.

“Saat ini kami telah membuka Javaroma kafe di Universitas Indonesia. Kami juga menyambut baik kedai kopi lokal untuk berkolaborasi,” ujar Head of Communication Javaroma Aria Santoso.

Aria mengatakan bahwa Javaroma tengah gencar meningkatkan kekuatan nilai mereknya (brand value) untuk dapat melakukan ekspansi ke beberapa negara di seluruh dunia.

Pulau Jawa menjadi pilihan pertama untuk melebarkan jaringan bisnis Javaroma di Indonesia. Selanjutnya, Pulau Bali pun turut dilirik.

Ia mengharapkan ekspansi itu tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis Javaroma, tetapi juga dapat menambah pengemar kopi di dalam negeri yang akhirnya berdampak pada meningkatnya ekonomi para petani kopi nasional.

“Industri kopi Indonesia cukup menjanjikan, mengingat banyak ragam jenis kopi baik arabica maupun robusta. Setiap daerah memiliki andalannya,” katanya.

Dengan melakukan kolaborasi terhadap kedai kopi lokal, Aria berharap pengetahuan mengenai metode penyajian kopi akan semakin baik.

“Banyak cara untuk menyajikan kopi, diantaranya French Press, tubruk dan yang menggunakan es,” katanya. French Press adalah perangkat menyeduh kopi dipatenkan oleh desainer Italia Attilio Calimani pada 1929.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga berharap dapat memberi pengetahuan bagi para petani, mulai dari teknik menanam, cara pengolahan, serta membaca perubahan iklim agar menghasilkan kualitas kopi yang premium.