Salah satu tantangan ekosistem perbankan Indonesia dapat dilihat dari kurangnya akses pendanaan bagi UMKM yang berperan sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini diakibatkan oleh collateral allowance yang kurang baik.

Banyak UMKM belum mendapatkan manfaat dari ekosistem perbankan dan akses ke pilihan pembiayaan alternatif. Beruntung, untuk memberdayakan usaha kecil dan mendorong akses inklusi ke ekosistem perbankan, pemerintah telah mengembangkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta bekerja sama dengan bank untuk penyaluran pendanaan. Pengembangan produk dan inisiatif kemitraan seperti ini telah mempermudah jutaan UMKM di seluruh Indonesia untuk mendapatkan pendanaan. 

Untuk itu, KBank bertekad untuk menghadirkan keahliannya di bidang ekosistem perbankan (ecosystem banking) ke Indonesia untuk pertama kalinya. Hal ini merupakan upaya untuk menghadirkan layanan keuangan dan perbankan yang lebih baik kepada pelanggan, baik dari program kemitraan atau pengembangan layanan perbankan.

Dengan demikian, layanan yang ditawarkan KBank dapat selaras dengan kebutuhan ekonomi modern yang terus berkembang. Berbekal pengalaman yang luas dalam ekosistem perbankan di seluruh wilayah AEC+3 (ASEAN Economic Countries +3), KBank bertekad untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang lancar dan membawa kontribusi dalam membentuk masa depan industri keuangan Indonesia.

Hal tersebut juga sejalan dengan misi Indonesia dalam mewujudkan inklusi keuangan melalui digitalisasi. 

KBank menyadari kebutuhan akan pengalaman perbankan yang terintegrasi serta potensi pertumbuhan ekosistem perbankan di Indonesia. Untuk memanfaatkan peluang tersebut, KBank berupaya memanfaatkan model ekosistem perbankan untuk menawarkan integrasi layanan online dan offline yang terhubung bagi pelanggan Indonesia.

KBank bertekad untuk menyediakan pelanggan dengan berbagai layanan keuangan dan menciptakan pengalaman terpadu yang memungkinkan pelanggan untuk mengakses layanan keuangan dan transaksi yang lancar, nyaman dan efisien di berbagai channel

Salah satu portofolio terdahulu KBank adalah super ecosystem yang diterapkan di Thailand. Ekosistem komprehensif ini memanfaatkan kemitraan dengan perusahaan terkemuka di berbagai sektor — termasuk pembayaran e-commerce, layanan perbankan sosial, penyedia layanan keuangan, pendidikan, kesehatan masyarakat, energi bersih, dan pariwisata — untuk menciptakan pengalaman perbankan yang holistik dan terintegrasi.

KBank juga telah membentuk transactional ecosystem di Vietnam yang melayani berbagai segmen pelanggan, termasuk korporasi, bisnis menengah, operator perdagangan ritel, dan pelanggan individu. Sebagai bagian dari strategi ini.

KBank Biz Loan, yang menjadi bagian aplikasi mobile banking K PLUS, memungkinkan pelaku bisnis memperoleh modal dengan lebih nyaman, sekaligus menghilangkan hambatan pada pembiayaan konvensional. 

Kapasitas dan pengetahuan KBank dalam ekosistem perbankan didukung oleh anak perusahaannya, Kasikorn Business-Technology Group (KBTG) dan KVision, yang memainkan peranan penting dalam membangun ekosistem perbankan di seluruh ASEAN. 

Menjadi sayap teknologi dengan lebih dari 500 portofolio aplikasi, KBTG memegang peranan penting dalam mendorong inovasi dan kemajuan teknologi di KBank.

Salah satu capaian penting KBTG adalah K PLUS yang menjadi aplikasi mobile banking terkemuka di Thailand, yang saat ini melayani lebih dari 21 juta pengguna di seluruh Thailand dan ASEAN.

Seiring dengan upaya KBank untuk memperluas kehadirannya di AEC+3, KBTG akan terus mendorong inisiatif digitalnya untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang lancar dan berpusat pada pelanggan. 

Sementara itu, KVision, unit investasi KBank, memberikan panduan dan dukungan strategis dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi kolaborasi di Indonesia.

Memanfaatkan wawasan industri dan jaringannya yang luas, KVision memfasilitasi pembentukan kemitraan yang kuat dengan perusahaan lokal di berbagai industry. Hal tersebut memungkinkan KBank untuk menciptakan ekosistem solusi digital yang kuat dan memenuhi kebutuhan khusus pasar Indonesia. 

Sejauh ini, KVision telah membantu KBank membangun kemitraan utama dengan platform social commerce RateS, B2B enabler iSeller, perusahaan edutech Zenius, dan platform teknologi kesehatan Alodokter. Wawasan dan pengalaman KVision melalui investasinya di Thailand membantu transisi KBank untuk melayani pasar Indonesia. 

Sementara itu, Bank Maspion, yang dimiliki oleh KBank Group sebagai pemegang saham mayoritas, juga telah mencatatkan kemajuan yang signifikan melalui peluncuran QRIS sebagai metode pembayaran yang mudah dan nyaman bagi pelanggan.

KBank dan Bank Maspion telah secara strategis meningkatkan kemitraan dengan layanan ekosistem perbankan untuk integrasi QRIS sebagai langkah awal mereka mewujudkan ekosistem perbankan di Indonesia. 

Model tersebut akan meningkatkan akses keuangan bagi para pemilik usaha kecil di pasaran, memberdayakan mereka dengan kesempatan yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam sistem keuangan serta meningkatkan kesejahteraan keuangan mereka. 

SF-Admin