Telur adalah salah satu bahan pokok yang banyak dikonsumsi rumah tangga di Indonesia. Data BPS menunjukkan rata-rata konsumsi telur ayam di Indonesia pada 2022 itu sebesar 2336 kg per kapita per minggu.

Salah satu yang menjadi keraguan konsumen berbelanja secara online adalah ketika mereka hendak membeli telur. Telur adalah produk yang rentan, sebab cangkang telur rawan pecah jika kurir belanja tidak hati-hati saat membawanya. Belum lagi, beberapa toko tidak menyediakan garansi tukar produk jika ada telur pecah selama pengiriman.

Hal itu membuat konsumen merasa aman jika membeli telur sendiri. Mereka bisa memantau langsung kondisi telur selama perjalanan sehingga bisa memastikan keamanan telur sampai di rumah.

Hanya saja, cara belanja langsung ini tentu merepotkan. Konsumen harus keluar rumah, menenteng belanjaan yang notabene berat, belum lagi jika ada kendala cuaca maupun kondisi jalan raya yang macet.

Mengatasi kondisi ini, Titipku menghadirkan program telur #PastiAman.

#PastiAman Bikin Pembeli Nyaman

Program #PastiAman menekankan faktor keamanan pengiriman telur oleh Titipku sampai depan rumah pelanggan. Tujuannya, konsumen jadi lebih praktis jika ingin belanja telur, dan telur yang ia beli secara online terjamin keamanannya.

“kelemahan telur adalah mudah rusak dalam hal ini pecah. Program #PastiAman adalah jaminan dari Titipku untuk bisa berbelanja telur dengan aman dan tenang karena Titipku menjamin telur yang dikirimkan akan sampai dalam kondisi yang segar dan utuh,” ungkap Head of B2C Titipku, Fauzi Rahadian Yusuf.

Pernyataan pria yang akrab disapa Fauzi ini menandakan bahwa Titipku melalui program #PastiAman ini ingin menekankan kualitas dan keamanan telur dari hulu ke hilirnya.

“Titipku melakukan audiensi dan pengecekan telur pada lapak andalan yang sudah bekerjasama langsung dengan Titipku, dalam hal ini kita melakukan pengecekan mulai dari kesegaran telur dengan cara melakukan penyinaran terhadap telur-telur untuk mengetahui kualitasnya, Titipku juga mengupayakan kemasan dari telur-telur yang dibeli selalu aman dengan menggunakan tray untuk dikirim kepada konsumen,” ujar Fauzi.

“Demi kepuasan pelanggan, pedagang yang kita ajak kerjasama di program ini adalah pedagang yang mau berkomitmen untuk menjaga kualitas terbaik. Pedagang-pedagang inilah yang nanti bisa Anda temui di aplikasi Titipku sebagai pedagang Lapak Andalan Titipku yang di aplikasi ada badge jempol kuningnya,” tambahnya.

Terkait jenis telur pun juga sudah dipikirkan oleh Fauzi dan Tim B2C Titipku. “Fokus kualitas dan keamanan pengantaran telur dalam program ini berfokus pada telur ayam negeri, ayam kampung, dan telur bebek,” ungkap Fauzi.

Dimulai dari Pasmod Paramount

Program #TelurAman ini tidak langsung berlaku untuk semua pasar. Titipku ingin memastikan bahwa program ini benar-benar bisa menjaga kualitas dan keamanan telur hingga ke tangan konsumen terlebih dahulu. Oleh sebab itu, diadakanlah pilot project untuk program ini di Pasar Modern Paramount.

“Program ini akan berjalan secara bertahap. Untuk saat ini kita sedang fokuskan project ini di pasar modern paramount dan paralel akan dilaksanakan di pasar prioritas Titipku lainnya, seperti Pasar Modern BSD, Pasar Modern Bintaro, Pasar Tomang Barat, dan Pasar Mandiri. Setelah semua berjalan dengan lancar, kita baru akan jalankan program ini di 100+ pasar yang sudah bermitra dengan Titipku” ungkap Fauzi.

“Target dari kampanye ini adalah meningkatkan kepercayaan pelanggan untuk membeli telur di Titipku. Lewat program ini, telur yang dibeli dari Titipku akan selalu aman dan segar sampai ke rumah pelanggan. Indikator keberhasilan program ini adalah kenaikan transaksi pada SKU telur dan minimnya komplain atau error saat memproses pesanan. Jika dalam pilot project ini kita berhasil mencapainya, kita akan segera mengembangkan program ini ke pasarlainnya,” pungkas Fauzi.

SF-Admin