markettrack.id – Di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan, NTT DATA, pemimpin global dalam bisnis digital dan layanan teknologi, meluncurkan unit bisnis baru yang didedikasikan untuk Microsoft Cloud.

    Inisiatif strategis ini hadir untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat dari perusahaan global yang berupaya melakukan transformasi cloud yang aman dan berbasis AI.

    Unit global yang baru dibentuk ini menggabungkan keahlian industri dan teknis mendalam NTT DATA dalam teknologi Microsoft Cloud, solusi keamanan, dan kecerdasan buatan untuk mempercepat modernisasi cloud.

    Selain itu, unit ini juga dirancang untuk memperluas skala penerapan Agentic AI dan membantu perusahaan menavigasi tantangan rumit seputar kedaulatan data dan kepatuhan regulasi yang semakin ketat.

    Peluncuran unit bisnis global ini merupakan evolusi dari kemitraan strategis jangka panjang antara NTT DATA dan Microsoft.

    Unit ini dirancang untuk memaksimalkan kekuatan dari kedua organisasi. Pimpinan Layanan Cloud dan Keamanan NTT DATA, Charlie Li, menekankan bahwa kolaborasi yang diperluas ini mencerminkan komitmen bersama untuk membantu klien menghadapi tantangan bisnis yang kompleks dengan kecepatan dan kepercayaan diri tinggi.

    Unit baru ini bertujuan untuk memecahkan masalah modern menggunakan teknologi cloud dan AI mutakhir, baik itu untuk memodernisasi operasi, meningkatkan cara orang bekerja dan berinteraksi, maupun memberikan pengalaman digital yang lebih cerdas dan aman.

    Sebagai mitra tepercaya dalam transformasi perusahaan, NTT DATA berada pada posisi yang unik untuk memimpin transisi bisnis menuju era AI. Ini didukung oleh keahlian mendalam perusahaan dalam ekosistem Azure, Agentic AI, dan platform Industry Cloud.

    Dengan 27 Advanced Specializations, termasuk di bidang Security, Data & AI for Azure, Infrastructure, dan Digital & App Innovation, NTT DATA membantu perusahaan mempercepat migrasi dan analisis big data.

    Perusahaan juga membantu klien untuk menskalakan beban kerja AI dan machine learning (ML) secara fleksibel, serta menerapkan infrastruktur yang hemat biaya dan dapat dirangkai untuk mendorong inovasi dan ketahanan bisnis.

    Dengan jangkauan operasional di lebih dari 50 negara dan tim yang memegang lebih dari 24.000 sertifikasi Microsoft, unit bisnis global NTT DATA untuk Microsoft Cloud memiliki skala yang luar biasa untuk membantu klien mempercepat transformasi digital.

    Unit ini dibentuk untuk menyatukan beragam keahlian teknis, mulai dari pengembangan cloud-native, keamanan siber, observability, hingga Agentic AI, sambil tetap menjaga keselarasan yang erat dengan roadmap teknologi dan tim engineering Microsoft.

    Dipimpin oleh Aishwarya Singh, Senior Vice President dan Head of the Global Business Unit for Microsoft Cloud, inisiatif ini membangun kekuatan dari aliansi strategis yang sudah ada.

    Unit ini tidak hanya meningkatkan kapabilitas yang sudah dimiliki NTT DATA tetapi juga memperluas jangkauan globalnya secara signifikan.

    Untuk mempercepat adopsi teknologi, NTT DATA menyelaraskan tim penjualan, pra-penjualan, dan delivery mereka dengan tim Microsoft.

    Kolaborasi erat ini memungkinkan kedua belah pihak untuk secara efektif membantu klien merancang, membangun, mengamankan, memigrasikan, dan mengimplementasikan solusi yang powerful di Microsoft Cloud.

    Solusi-solusi ini dirancang untuk memberikan dampak bisnis yang nyata di berbagai industri, termasuk sektor pasar yang sangat diatur.

    Dengan pendekatan terintegrasi ini, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap solusi yang dibangun tidak hanya inovatif tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan regulasi spesifik industri mereka.

    Fokus pada Inovasi Berbasis AI dan Cloud

    Unit bisnis global ini memiliki beberapa fokus utama yang menjadi prioritas untuk mendukung transformasi klien. Salah satunya adalah Agentic AI dalam skala besar.

    NTT DATA membantu klien memperluas penggunaan AI agents dengan memanfaatkan Microsoft 365 Copilot dan Microsoft Azure AI Foundry.

    Pendekatan ini memungkinkan komunikasi suara real-time dan orkestrasi cerdas dengan cepat, efisien, dan etis. Solusi ini memungkinkan otomatisasi alur kerja yang kompleks dan integrasi sistem perusahaan yang mulus.

    Fokus lainnya adalah pada solusi cloud modern. NTT DATA mendukung organisasi dalam membangun dan memperbarui aplikasi di Microsoft Azure.

    Tujuannya adalah untuk meningkatkan kelincahan, mengurangi kompleksitas operasional, dan membantu perusahaan tetap selangkah lebih maju dari perubahan teknologi yang pesat.

    Selain itu, unit ini juga berfokus pada akselerasi pengembang dengan mempercepat pengembangan cloud-native di Azure.

    Hal ini dimungkinkan melalui pustaka microservices yang berisi lebih dari 500 akselerator industri yang dibangun di atas platform Industry Cloud milik NTT DATA.

    Unit bisnis ini juga berupaya menciptakan pengalaman digital yang lebih baik. Dengan menggunakan Microsoft 365, mereka membantu menciptakan tempat kerja yang lebih terhubung dan kolaboratif bagi para karyawan.

    Di sisi lain, mereka juga mengubah interaksi pelanggan melalui solusi Contact Center yang terintegrasi dengan Microsoft Dynamics 365. Terakhir, NTT DATA memiliki fokus yang kuat pada adopsi sovereign cloud.

    Perusahaan ini menjadi salah satu mitra Microsoft yang bekerja sama dalam spesialisasi Sovereign Cloud, sebuah program dari Microsoft AI Cloud Partner.

    Pengumuman peluncuran ini mengikuti momentum positif dari layanan Agentic AI Services for Hyperscaler AI Technologies yang dibangun di atas platform Azure.

    Dalam waktu 90 hari, layanan ini telah menghasilkan hampir 100 peluang klien, termasuk perusahaan besar seperti Newell Brands.

    Tingginya minat ini menunjukkan permintaan pasar yang signifikan untuk otomatisasi berbasis AI, alur kerja cerdas, serta kebutuhan akan solusi yang bisa diskalakan dari tahap uji coba hingga implementasi penuh.

    NTT DATA juga memperluas dukungannya untuk model multi-agent dengan memanfaatkan Azure AI Agent Service di Azure AI Foundry, membantu klien membangun, mengelola, dan mengorkestrasi alur kerja multi-agent di berbagai platform.

    Stephen Boyle, Pimpinan Global SI & Advisory Microsoft, mengatakan bahwa unit bisnis global dan kolaborasi yang diperluas ini memungkinkan perusahaan mengintegrasikan AI secara mulus, memodernisasi operasi, dan mencapai transformasi digital dengan percaya diri.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply