markettrack.id – Palo Alto Networks mengumumkan akuisisi terhadap Portkey, pelopor teknologi AI Gateway yang sudah dirampungkan.
Akuisisi ini menjadikan AI Gateway sebagai control plane yang krusial bagi perusahaan, sehingga organisasi dapat mempercepat inovasi AI dengan lebih percaya diri.
Seiring beralihnya organisasi dari chatbot sederhana ke agen AI otonom yang mampu mengambil tindakan secara mandiri, muncul tantangan yang berupa trust gap atau kesenjangan kepercayaan.
Hal ini menghadirkan risiko baru, seperti tindakan yang tidak sah, data yang terpapar, hingga biaya yang tidak terkendali.
Untuk menjembatani tantangan tersebut, AI Gateway berfungsi sebagai sistem pusat bagi seluruh lalu lintas AI. Teknologi ini menghadirkan kemampuan penting untuk memantau, mengorkestrasi, dan mengelola interaksi agen AI.
Melalui arsitektur unik milik Portkey yang dirancang khusus untuk mengamankan implementasi AI dalam skala besar, sistem ini mampu memproses triliunan token dengan upaya penerapan yang minim.
Ini memastikan setiap permintaan diarahkan ke model yang paling sesuai, memantau penggunaan token guna membantu mencegah lonjakan biaya, serta menyediakan lapisan perlindungan saat operasional berlangsung (runtime protection) secara real-time.
Dengan menjadikan Portkey sebagai AI Gateway inti bagi Prisma AIRS, platform keamanan AI yang komprehensif, Palo Alto Networks akan menghadirkan solusi yang terintegrasi secara nyata.
Solusi tersebut mencakup Keamanan Runtime AI (AI Runtime Security) yang berfungsi memeriksa seluruh lalu lintas AI saat beroperasi untuk membantu mendeteksi serta menghentikan ancaman baru berbasis agen AI.
Selain itu, terdapat Keamanan Identitas Agen melalui Idira™ yang mengautentikasi setiap interaksi agen AI untuk mencegah penggunaan alat yang tidak sah dan pergerakan lateral.
Platform ini juga dilengkapi Observabilitas AI melalui Chronosphere (AI Observability) yang menyediakan telemetri teknis mendalam untuk membantu memastikan workload AI berjalan andal pada skala produksi.
Terkait langkah strategis ini, Lee Klarich selaku Chief Product & Technology Officer Palo Alto Networks menyatakan bahwa perkembangan AI berlangsung sangat cepat sehingga banyak organisasi merasa harus memilih antara dua strategi yang tidak tepat.
Organisasi sering kali terburu-buru mengintegrasikan berbagai solusi terpisah agar tetap relevan, atau justru tertinggal karena menunggu platform lama mengejar perkembangan teknologi.
Oleh karena itu, Palo Alto Networks menghadirkan platform yang tetap berada di garis depan inovasi melalui kombinasi yang terencana antara pengembangan internal dan akuisisi strategis.
Dengan menjadikan Portkey sebagai komponen penting dalam platform Prisma AIRS, perusahaan menangani kompleksitas integrasi sehingga pelanggan dapat mengadopsi kapabilitas AI terbaru dengan lebih cepat dan aman.
Pada kesempatan yang sama, Rohit Agarwal selaku CEO dan Co-Founder of Portkey menjelaskan bahwa mereka bergabung untuk menjembatani kesenjangan kepercayaan yang selama ini menghambat AI mencapai potensi sepenuhnya.
Misi utama dari kolaborasi ini adalah untuk membantu perusahaan melangkah dengan lebih percaya diri dalam mengadopsi teknologi AI.
Sebagai penutup, integrasi teknologi gateway dengan platform keamanan AI milik Palo Alto Networks ini akan membantu organisasi meningkatkan penggunaan AI dari tahap uji coba hingga menjadi bagian inti dari operasional bisnis.
Transisi tersebut kini dapat dilakukan secara optimal tanpa harus mengorbankan keamanan maupun keandalan sistem yang ada.
SF-Admin


