markettrack.id – Palo Alto Networks resmi meluncurkan Idira, sebuah platform keamanan identitas generasi terbaru untuk menemukan, mengendalikan, dan mengelola seluruh identitas manusia, mesin, hingga agentic.
Peluncuran ini menjadi langkah penting untuk mengatasi fragmentasi keamanan yang selama ini membuat organisasi modern rentan terhadap ancaman siber.
Langkah ini diambil karena adopsi AI yang berkembang pesat telah secara fundamental mengubah hak akses di dalam perusahaan, di mana setiap identitas kini dapat beroperasi dengan akses otonom terhadap data sensitif.
Sayangnya, solusi tradisional masih dibangun untuk tantangan masa lalu, sehingga identitas kini menjadi vektor serangan utama dengan 9 dari 10 organisasi mengalami pelanggaran keamanan dalam satu tahun terakhir.
Guna menutup celah tersebut, Idira hadir menetapkan standar baru bagi privileged access management (PAM) modern dengan menghilangkan standing privilege.
Platform ini memperluas kontrol privilege dinamis melalui visibilitas berbasis AI, kontrol dinamis, serta tata kelola yang terotomatisasi.
Melalui inovasi ini, organisasi dapat menghentikan ancaman dengan memanfaatkan AI untuk terus mengidentifikasi dan segera memitigasi setiap jalur akses.
Selain itu, sistem akan beralih dari akses statis ke kontrol dinamis melalui penerapan zero standing privilege dan penerapan just-in-time pada setiap identitas.
Kabar baiknya, bagi pelanggan SaaS CyberArk yang telah terdaftar, mereka dapat langsung memanfaatkan kemampuan generasi terbaru dari platform ini.
Pengguna akan menerima peningkatan fitur discovery, pengalaman pengguna, hingga opsi perlindungan identitas Agentic dan mesin melalui skema lisensi yang tersedia.
Pada akhirnya, kehadiran platform terpadu ini memberikan presisi dan kontrol yang sangat dibutuhkan oleh para pemimpin TI.
Dengan dukungan tata kelola berbasis AI, Idira memungkinkan organisasi untuk tidak lagi sekadar mengelola identitas, tetapi benar-benar mengamankannya secara proaktif.
SF-Admin


