Dell APEX Cloud Platform

Dell Technologies (NYSE: DELL) memperkenalkan sejumlah penawaran Dell APEX baru yang mencakup berbagai platform cloud, software storage cloud publik, perangkat dan komputasi client.

Berbagai penambahan ke portofolio as-a-Service dan multicloud terlengkap di industri yang mencakup pusat data hingga cloud publik dan perangkat client akan membantu perusahaan beroperasi dan berinovasi lebih cepat dengan manajemen dan mobilitas aplikasi dan data yang lebih baik di mana pun lokasinya.

“Pelanggan kami terus mencari pengalaman teknologi yang lebih sederhana untuk mengelola dan mengakses aset dan aplikasi mereka dengan mudah, dengan biaya yang dapat diprediksi dan fleksibilitas yang lebih baik,” kata Chuck Whitten, co-chief operating officer, Dell Technologies.

“Di situlah peran Dell APEX. Kini, solusi Dell APEX telah mencakup semua portofolio kami untuk memberikan pelanggan kebebasan yang lebih besar memilih teknologi untuk mendukung bisnis mereka, sesuai kebutuhan – dari PC dan TI on-premise hingga cloud publik dan berbagai lokasi edge,” lanjutnya

Dell APEX Cloud Platform untuk aktivitas operasional multicloud yang konsisten

Dell APEX Cloud Platform adalah portofolio sistem turnkey yang sepenuhnya mengintegrasikan infrastruktur, software dan cloud operation stack Dell untuk mewujudkan aktivitas operasional multicloud yang konsisten dengan memperluas model pengoperasian cloud ke lingkungan on-premise dan edge.

Beban kerja bisa ditempatkan di lokasi yang optimal berdasarkan syarat-syarat kinerja yang diinginkan, biaya, dan keamanan dengan mobilitas data di seluruh lapisan storage multicloud umum. Pelanggan juga dapat dengan mudah memindahkan data antara lingkungan on-premise dan penerapan Dell APEX Block Storage untuk cloud publik.

Masing-masing sistem dirancang untuk mempercepat TI dan produktivitas pengembang menggunakan perangkat manajemen sehari-hari serta penerapan otomatis dan manajemen siklus hidup berbasis software.

Beberapa platform cloud yang merupakan hasil kolaborasi Microsoft, Red Hat, dan VMware:

  • Dell APEX Cloud Platform untuk Microsoft Azure meningkatkan pengalaman hybrid Azure dengan integrasi software full stack dan manajemen siklus hidup otomatis melalui perangkat manajemen bawaan Microsoft dan kolaborasi teknis ekstensif antara Dell dan Microsoft. Platform ini ideal untuk modernisasi aplikasi dan bisa lebih cepat menilai kinerja Azure berdasarkan infrastruktur berbasis Azure Arc dengan aktivitas operasional dan tata kelola konsisten di seluruh pusat data on-premise, lokasi edge, dan cloud publik Azure yang menggunakan Azure Arc.
  • Dell APEX Cloud Platform untuk Red Hat OpenShift menyederhanakan pengembangan dan manajemen aplikasi berbasis kontainer, di mana pun aplikasi dikembangkan dan diterapkan, melalui integrasi dan otomatisasi software full stack dengan platform aplikasi hybrid cloud terdepan di industri yang didukung oleh Kubernetes. Pelanggan dapat menjalankan kontainer dan mesin virtual secara berdampingan, secara native di dalam Kubernetes, dengan pengalaman terpadu untuk berbagai macam beban kerja termasuk AI/ML dan analitik, dengan dukungan GPU yang luas di semua footprint cloud hybrid. Solusi ini merupakan hasil kolaborasi teknik mendalam antara Dell dan Red Hat, menggunakan Kubernetes enterprise dan didukung oleh platform Linux enterprise terdepan di dunia, yakni Red Hat Enterprise Linux.
  • Dell APEX Cloud Platform untuk VMware memberikan pelanggan fleksibilitas untuk menerapkan vSphere ke dalam sistem terintegrasi penuh dengan Dell storage berbasis software yang sangat bisa diskalakan dan berkinerja tinggi. Solusi baru ini menggabungkan Dell APEX Private Cloud dan Dell APEX Hybrid Cloud ke dalam portofolio Dell APEX yang lebih luas untuk memberi lebih banyak pilihan kepada pelanggan VMware dalam perjalanan multicloud mereka.

“Selama lebih dari satu abad, Xerox terus mendefinisi ulang pengalaman di tempat kerja. Dell APEX telah membantu mengoptimalkan strategi multicloud kami sehingga kami dapat menghadirkan software dan berbagai layanan yang memenuhi kebutuhan tenaga kerja modern,” ujar Tino Lancellotti, chief information officer, Xerox

Sementara, Stefanie Chiras, senior vice president, Partner Ecosystem Success, Red Hat mengatakan, “Seiring upaya organisasi untuk terus berkembang dan menyesuaikan strategi cloud mereka, pelanggan mencari pengalaman pengguna yang konsisten di seluruh infrastruktur hybrid untuk mempercepat pengembangan aplikasi cloud-native dan time-to-value.”

Ia menambahkan, “Red Hat OpenShift menyediakan landasan umum tersebut, dan melalui kerja sama berkelanjutan kami dengan Dell Technologies, pelanggan akan menikmati manfaat dari pengalaman Red Hat Openshift yang terintegrasi penuh ke dalam infrastruktur on-premise Dell untuk memperluas kemampuan ke mana pun mereka menerapkan aplikasi di seluruh cloud hybrid.”

Dell APEX menghadirkan pengalaman cloud ke PC dan server

Dell memperluas portofolio Dell APEX untuk membantu pengguna bisa menangani aktivitas operasional TI sehari-hari dengan lebih mudah, mempercepat penerapan infrastruktur, mengontrol biaya dan mengelola pengembalian perangkat secara aman dan berkelanjutan melalui pengalaman as-a-Service.

  • Dell APEX PC-as-a-Service (PCaaS) membantu perusahaan menyederhanakan TI dan menerapkan teknologi client terbaru dengan biaya terprediksi sambil menghemat modal untuk dapat berinvestasi pada pengalaman karyawan modern. Organisasi dapat menyesuaikan penawaran di seluruh portofolio PC – termasuk perangkat, software dan layanan – dengan jangka waktu satu hingga lima tahun yang fleksibel dan bisa ditingkatkan atau diturunkan sesuai kebutuhan. Para pelanggan yang telah menggunakan Dell APEX PCaaS melaporkan penurunan kebutuhan bantuan help desk sebesar 50%, penghematan biaya dukungan 30% dan waktu untuk onboarding perangkat karyawan turun hingga 50% lebih sedikit.

Dell memperluas ekosistem manajemen data dengan Lakehouse Platform dari Databricks

Guna lebih mempermudah pelanggan memperoleh wawasan dari data di mana pun lokasinya, Dell dan Databricks, sebuah perusahaan data dan AI, mengumumkan berbagai kerja sama baru untuk menghubungkan data on-premise di platform Dell storage enterprise terdepan di industri dan platform Databricks Lakehouse.

“VMware dan Dell Technologies telah memiliki rekam jejak menghadirkan solusi dan inovasi yang direkayasa bersama selama hampir dua dekade,” kata Dave McGraw, vice president, Partner Solutions Engineering, kantor CTO, VMware.

“Peluncuran solusi Dell APEX Cloud Platform untuk VMware akan memperluas opsi penerapan multicloud VMware bagi pelanggan. Mereka kini memiliki lebih banyak pilihan dan fleksibilitas untuk memodernisasi aplikasi sambil merampingkan aktivitas operasional multicloud,” lanjutnya.

Pelanggan Dell dapat menghubungkan solusi Databricks ke dalam cloud publik dengan obyek storage Dell, baik di fasilitas on-premise atau co-location, untuk menganalisa data di tempat, menyimpan hasil dan membagikannya dengan aman kepada pihak ketiga menggunakan kemampuan Delta Sharing dari Databricks.

Dell dan Databricks berkolaborasi untuk bersama-sama merekayasa integrasi tambahan yang akan menghadirkan pengalaman tanpa hambatan untuk obyek storage Dell dalam Databricks Lakehouse Platform.

“Fokus Databricks adalah membantu perusahaan mendapatkan wawasan terbaik dari data mereka, di mana pun data tersebut berada,” ujar Adam Conway, senior vice president, Products, Databricks.

“Hubungan ini membuat kami mampu memanfaatkan data cloud dan on-premise bersama dengan teknologi-teknologi terbaik, serta membagikan data tersebut dengan mudah dan aman melalui Delta Sharing. Menggabungkan solusi terbaik dari Dell dan Databricks akan mengubah lanskap data bagi pelanggan seiring aktivitas mereka di dunia multicloud saat ini,” pungkasnya.

Ketersediaan

  • Dell APEX Cloud Platform akan tersedia secara global pada semester kedua 2023.
  • Dell APEX PC-as-a-Service telah tersedia di Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik.
  • Dell obyek storage dan koneksi Databricks Lakehouse Platform kini telah tersedia dengan akses ke data cloud publik akan segera diumumkan.

SF-Admin