PP Properti Hadirkan Produk Pro Milenial

Direktur utama PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan produk pro milenial, menyusul bangkitnya kelompok muda ini.

“Mereka ini memiliki gaya hidup serba digital dan online. Sehingga, PT PP Properti menyadari bahwa perlu meningkatkan diri, bertansformasi bisnis yang tadinya profesional menjadi lebih digital. Hal ini sudah dilakukan sejak tahun lalu,? ungkap Taufik saat konferensi pers “Beyond Artch Space 2018” di Bekasi.

Oleh karena itu, sambungnya, PT PP Properti di usianya yang ke-5 ini berinovasi dengan menyelenggarakan Beyond Artch Space 2018 (BAS 2018), pada 1-15 Desember 2018 di Lagoon Avenue Bekasi.

Di usia yang ke-5 kami menjadikan Transformasi Digital sebagai strategi perusahaan, yakni digitalisasi merupakan gerakan ditruptif untuk memberikan efisiensi dan efektifitas dalam melakukan proses bisnis saat ini, jelasnya.

Diakui Taufik bahwa PT PP Properti telah merencanakan peta jalan IT agar mencapai target yang diharapkan ke depannya.

Sasaran kami adalah mencapai target IT maturity score 3,0. Saat ini kami baru mencapai IT maturity score 1,8. Kemudian, sasaran lain adalah peningkatan efisiensi dan efektivitas bisnis, serta peningkatan daya saing, katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa produk-produk PT PP Properti itu lebih pro milineal. Hal ini sebagai senjata untuk meningkatkan daya saing dan lebih pro pasar.

BAS sendiri, lanjutnya, merupakan ajang lomba bagi para pelaku bisnis properti di antaranya lomba arsitektural, instagramble spot, sculpture, desain marketing office, dan desain connecting bridge.

“Semua ini dan hasil terbaiknya dari BAS ini dipilih dan diterapkan oleh PT PP Properti. Biasanya, kami menyewa konsultan itu mahal. Dengan lomba ini PT PP Properti bisa menghemat dan bisa diterapkan di marketing office di mana saja,” tandas Taufik.

Selain menyelenggarakan BAS 2018, ia menambahkan, PT PP Properti juga menyelenggarakan penanaman mangrove di Surabaya pada 11 Desember 2018.

“Kami mengajak warga mengunpulkan 5 botol plastik yang telah terpakai. Kami akan jual botol-botol tersebut untuk membeli 1 bibit mangrove. Nantinya, akan tanam di Surabaya,” imbuh Taufik.