Media Briefing Smart Working AXA Financial Indonesia

Selaras dengan tujuan merek AXA, bertindak untuk kemajuan insan manusia dengan melindungi hal terpenting bagi mereka, AXA memprioritaskan kesejahteraan dan keselamatan karyawan dan secara global mengikuti pendekatan kerja hibrida.

Tak bisa dipungkiri, pandemi COVID-19 telah membawa perubahan pada perilaku masyarakat, termasuk karyawan di setiap perusahaan, hal ini mendorong perusahaan untuk melakukan berbagai penyesuaian, termasuk pola kerja.

Sejalan dengan itu, AXA Financial Indonesia menerapkan budaya kerja baru untuk meningkatkan kolaborasi dan aspirasi kinerja karyawan yang didukung oleh fasilitas dan lingkungan kerja.

“AXA Financial Indonesia melalui Smart Working bertujuan untuk memungkinkan karyawan mengatur waktu antara kantor dan pekerjaan jarak jauh untuk memberikan fleksibilitas individu dan pemberdayaan lebih lanjut. Sebuah survei internal juga menunjukkan 95% karyawan merasa positif berubah ke Smart Working,” ujar Niharika Yadav, Presiden Direktur AXA Financial Indonesia.

Ia menambahkan, “Kami berharap dengan perubahan ini kami dapat memberikan pengalaman kerja yang menyenangkan dan nyaman sekaligus menumbuhkan budaya kolaborasi, kepercayaan, dan inklusi. Dengan ini kami akan memungkinkan karyawan kami untuk memberikan solusi dan layanan terbaik kepada masyarakat, pelanggan dan menjadikan AXA Financial Indonesia perusahaan pilihan untuk bekerja.”

Dalam budaya Smart Working, AXA Financial Indonesia menerapkan pilar-pilar untuk menjadikan budaya kerja yang lebih menarik bagi karyawannya. Pilar pertama mengutamakan kesejahteraan karyawan, seperti penghargaan atas kontribusi karyawan daripada kehadiran.

Area kerja digunakan untuk berkolaborasi, mengumpulkan ide-ide kreatif dan membangkitkan semangat karyawan. Selain itu, juga mengutamakan kesehatan fisik dan mental karyawan guna mencapai work-life balance yang lebih baik.

“Kami menyadari pentingnya lingkungan kerja yang modern dan lebih terbuka serta fasilitas digital di saat seperti sekarang ini. Karena kami percaya suasana positif dapat berdampak besar pada keterlibatan karyawan dan kami yakin bahwa tata letak baru ini akan membuat kantor kami lebih fungsional,” ujar Bukit Rahardjo, Chief Financial Officer AXA Financial Indonesia.

Dalam meremajakan area kerja di AXA Financial Indonesia, kami membagi dalam beberapa area Collaborative Zone, Cherish Zone, Sparks Zone, Reflection Zone dan Chill Zone yang memiliki fungsi masing-masing yang berharap dengan adanya area-area ini dapat mendorong kolaborasi, kreativitas dan produktivitas karyawan.

Pilar kedua adalah pemberdayaan yang memungkinkan para pemimpin perusahaan menjadi panutan dan merangkul tim di lingkungan kerja pilihan mereka, dengan bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan secara efektif baik di kantor maupun di luar kantor.

Pemimpin perusahaan juga diharapkan walk the talk, melakukan smart working, mengelola tim dengan penuh kepercayaan, dan mendukung tim agar bekerja secara maksimal.

Pilar ketiga, fleksibilitas dengan akuntabilitas, misalnya karyawan AXA Financial Indonesia dapat memilih untuk bekerja hingga 40% dari rumah atau lokasi yang diinginkan. Hal ini juga didukung oleh infrastruktur yang tepat, yaitu menyediakan alat kerja yang memadai, teknologi yang berfungsi dengan baik di kantor maupun di rumah. Pada akhirnya bertujuan untuk menciptakan kinerja tinggi dan budaya keterlibatan tinggi.

“Dalam mengimplementasikan Smart Working, AXA Financial Indonesia menekankan pada perubahan budaya perusahaan, baik dari segi metode kerja maupun perilaku. Smart Working akan membantu kita menemukan keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik, menggunakan sumber daya dengan cara yang lebih berkelanjutan, dan bekerja lebih efisien dengan lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk perjalanan, yang semuanya berkontribusi pada ketahanan dan kesejahteraan karyawan secara keseluruhan,” ujar Dian Yuwiraswati, Chief Human Resources Officer AXA Financial Indonesia

“Penerapan budaya Smart Working ini merupakan bukti salah satu komitmen perusahaan dalam mengutamakan kesejahteraan fisik dan mental karyawan,” tutupnya.

SF-Admin