markettrack.id – Schneider Electric Foundation (SEF) bersama Ancora Foundation dan GenEd (Generation Educators), dengan dukungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, menutup rangkaian program Generator: Generasi Remaja Inovator.

    Program yang telah melibatkan 20.000 pelajar dari 62 SMA di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik ini bertujuan mendorong lahirnya inovator muda yang mampu berkontribusi pada transisi energi dan pembangunan kota berkelanjutan (EcoCity).

    Melalui program Generator, Schneider Electric berupaya membekali generasi muda dengan kemampuan berimajinasi, berinovasi, dan menciptakan solusi nyata untuk masa depan berkelanjutan— mulai dari energi bersih, efisiensi sumber daya, hingga pembangunan kota ramah lingkungan.

    Selaras dengan misi Schneider Electric Foundation, program ini memberikan sarana, pelatihan, dan ruang kolaborasi bagi siswa dan guru untuk mengembangkan pola pikir desain (design thinking), kreativitas, dan kapasitas problem solving.

    Donald Situmorang, Strategy, Sustainability and Government Relations Director, Schneider Electric Indonesia, menyampaikan “Melihat ribuan pelajar Jawa Timur berani membayangkan solusi masa depan dan mengubahnya menjadi karya nyata memberi kami optimisme besar terhadap perjalanan transisi energi Indonesia.”

    “Program Generator selaras dengan tujuan Schneider Electric untuk memberdayakan generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan keberanian untuk membangun masa depan energi bersih. Kami percaya masa depan keberlanjutan ada di tangan mereka, dan tugas kita adalah memastikan mereka memiliki sarana untuk mencapainya,” lanjutnya

    Yasmin Wirjawan, Chief Executive Officer, Ancora Foundation “Generator menunjukkan bahwa ketika pendidikan memberi ruang bagi kreativitas, keberanian, dan kolaborasi, para pelajar mampu menghasilkan ide yang relevan dengan tantangan dunia nyata. Ancora Foundation percaya bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas kesempatan yang kita berikan kepada anak muda hari ini.”

    “Kami bangga melihat bagaimana mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menciptakan solusi bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Yasmin lagi

    Dr. Kiswanto, S.Pd, M.Pd, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Surabaya & Sidoarjo, “Kami mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Schneider Electric Foundation, Ancora Foundation, dan GenEd, yang telah membuka ruang bagi pelajar Jawa Timur untuk mengembangkan inovasi yang berdampak pada isu energi, lingkungan, dan keberlanjutan.”

    Ia menambahkan, “Program seperti Generator memperkaya pengalaman belajar peserta didik dan mendorong mereka untuk berpikir kritis serta berkontribusi bagi pembangunan daerah. Ke depannya, kami berharap semakin banyak sekolah yang terlibat dan semakin banyak inovasi lahir dari generasi muda Jawa Timur sebagai bagian dari upaya menyiapkan Generasi Emas yang berdaya saing dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.”

    Pemenang Generator 2025

    Melalui proses seleksi dan penilaian yang melibatkan ratusan siswa dari 62 sekolah, para peserta Generator menampilkan inovasi terbaik yang lahir dari perjalanan mereka sepanjang tahun. Karya- karya tersebut mencerminkan kreativitas dan kepedulian terhadap isu dekarbonisasi, sekaligus menunjukkan kemampuan generasi muda merancang solusi berkelanjutan.

    Sebagai apresiasi atas upaya tersebut, panitia resmi mengumumkan para pemenang Generator 2025.

    Pemenang Kompetisi

    Juara 1: SMAN 1 Sangkapura – Caragi (Cable Car Gili)

    Juara 2: SMAN 1 Kedamean – Piezoelektrik

    Juara 3: SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik – Binbot

    Pemenang Artikel Terbaik

    Juara 1: SMAN 4 Surabaya

    Juara 2: SMAN 19 Surabaya

    Juara 3: SMAS Al Islam Krian

    Pemenang Booth Terbaik di Pameran Proyek

    Juara 1: SMAN 16 Surabaya

    Juara 2: SMAS Muhammadiyah 2 Sidoarjo

    Juara 3: SMAN 1 Dukun

    Salah satu pemenang Generator 2025, Aura Hidayatul Liestari, siswa dari SMAN 1 Sangkapura, mengungkapkan bahwa program ini membuka perspektif baru tentang peran generasi muda dalam menjawab tantangan keberlanjutan.

    “Melalui Generator, kami belajar bahwa isu energi dan lingkungan bukan sesuatu yang terlalu besar untuk dipikirkan oleh pelajar. Kami diajak memahami masalah nyata di sekitar kami, berdiskusi, dan mengubah ide menjadi solusi yang bisa diterapkan. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri bahwa generasi muda juga bisa berkontribusi dalam transisi energi dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

    Dengan berakhirnya program Generator 2025, Schneider Electric Foundation bersama Ancora Foundation dan GenEd menegaskan komitmen berkelanjutan untuk mendukung pengembangan kapasitas generasi muda dalam bidang energi bersih dan keberlanjutan.

    Inisiatif ini diharapkan dapat terus memperluas dampak positif bagi dunia pendidikan serta mendorong lahirnya inovasi yang berkontribusi pada masa depan yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply