SHAREit Berbagi Cara Perangi Pembajakan Konten

SHAREit product interface

Oleh Karam Malhotra,  Vice President Global dan Partner SHAREit

Penerapan standar praktik yang lebih baik dapat menjadi langkah penting dalam mengurangi, atau bahkan sepenuhnya menghilangkan pembajakan konten. Seringkali, para fraudsters mencoba mengambil keuntungan atas kerentanan teknologi.

SHAREit yang biasanya digunakan untuk mentransfer file, video, musik dan aplikasi tanpa memerlukan akses internet dan WiFi, terkadang digunakan oleh beberapa pengguna untuk mendistribusikan konten bajakan.

Vice President Global dan Partner SHAREit Karam Malhotra mengatakan SHAREit berupaya keras melawan pembajakan tersebut dengan menghadirkan lebih banyak konten berhak cipta di platform mereka.

SHAREit sebelumnya lebih dikenal sebagai aplikasi populer berbagi file antar pengguna yang tidak membutuhkan jaringan internet. Namun, kini aplikasi tersebut berevolusi menjadi sebuah platform menyediakan video trending, komedi, hiburan, musik, gaya hidup, dan bahkan berita, sebagai tambahan kapabilitas pembagian file mereka. Platform tersebut juga kini telah menyediakan lebih dari 2.000 game yang dapat dinikmati pengguna.

“Ada beberapa hal yang dapat kami lakukan sendiri, dan terdapat beberapa hal di mana kami membutuhkan bantuan dari mitra lain dalam ekosistem. Kami tidak sepenuhnya mengetahui apa yang dibagikan para pengguna karena kami sangat menghargai privasi data, jadi apakah kami tahu apabila Anda membagikan konten yang tidak boleh Anda bagikan? Sayangnya tidak. Konten tersebut tetap terenkripsi ,” kata Karam.

Menurut Karam cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan buruk adalah untuk memulai kebiasaan yang lebih baik. Jadi, kita ingin mendatangkan lebih banyak konten dengan hak cipta di SHAREit sehingga pengguna tidak perlu membagikan konten ilegal,” tambahnya.

Karam mengatakan bahwa produser sekarang beralih ke perilisan digital untuk film terutama selama pandemi, membuat konten lebih mudah diakses oleh pengguna.

“Jika konten tersedia secara online dan dengan harga yang terjangkau… pengguna tidak perlu membajak konten lagi,” katanya.

Selain penawaran utama SHAREit, para brand juga dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk memasang iklan dan mengunggah konten untuk memanfaatkan solusi pemasaran lain mereka sekaligus mengembangkan basis pengguna mereka.

Sejak peluncuran pada tahun 2015, SHAREit telah berkembang menjadi platform global raksasa dengan 2,4 miliar pengguna di seluruh dunia. SHAREit mengatakan bahwa mereka sekarang adalah salah satu di antara 10 aplikasi yang paling banyak diunduh di Google Play.

SHAREit dinobatkan sebagai media publisher yang paling cepat bertumbuh di tahun 2020 di Asia Tenggara dan Timur tengah berdasarkan Laporan Indeks Pertumbuhan AppsFlyer. SHAREit juga diberi predikat sebagai Top 5 fastest-growing media publisher di kawasan berkembang seperti Afrika dan Eropa Barat, Timur, dan Amerika Latin.

“Masyarakat Indonesia berada di garis depan banyak tren global dalam penggunaan seluler, hiburan, dan video game. Kami sangat antusias dengan pertumbuhan SHAREit karena tim lokal kami membantu memberdayakan dan memungkinkan bisnis-bisnis Indonesia untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan mendorong pertumbuhan bisnis secara efektif,” kata Karam .

Pandemi COVID-19 telah mempercepat penggunaan internet dan smartphone di berbagai negara  seiring dengan bertambahnya karyawan yang bekerja dari rumah dan siswa-siswi yang mengikuti pembelajaran daring.

Grup perusahaan global SHAREit juga telah mengembangkan beberapa aplikasi yang salah satunya adalah  SHAREit, konten hiburan digital, menjangkau 150 negara dengan 45 bahasa yang berbeda.

 

SF-Admin