markettrack.id – Kolaborasi lintas generasi kini menjadi realitas yang tidak terhindarkan di banyak organisasi.

    Saat ini, Baby Boomers, Gen X, Millennials, dan Gen Z bekerja berdampingan dengan membawa gaya komunikasi, ritme kerja, serta nilai yang berbeda-beda.

    Jika perbedaan ini tidak dikelola secara tepat, potensi friksi dan miskomunikasi dapat muncul dan merusak kinerja tim.

    Kondisi ini diperkuat oleh temuan global, seperti Deloitte Gen Z & Millennial Survey 2025 untuk kawasan Asia Tenggara, yang mencatat pergeseran prioritas generasi muda.

    Generasi muda kini memprioritaskan kombinasi purpose, kesejahteraan, dan pertumbuhan karier, bukan semata-mata gaji.

    Temuan ini juga didukung oleh Randstad Asia Pacific Workmonitor 2025 yang melihat adanya perbedaan ekspektasi kerja antar generasi yang semakin nyata, terutama terkait fleksibilitas, komunikasi, dan apresiasi.

    Data ini menunjukkan bahwa organisasi harus memiliki pendekatan yang lebih empatik dan terstruktur untuk menjembatani kolaborasi antar generasi.

    Menurut Ninien Irnawati, CEO Migunani & Co., keberagaman usia dapat memperkuat budaya dan performa organisasi asalkan dikelola dengan empati.

    Migunani & Co. melalui programnya, Bridging Generations at Work, bertujuan mengubah keberagaman usia menjadi keunggulan budaya dan kinerja tim, bukan sekadar sumber friksi.

    Menghubungkan Nilai dan Perspektif

    Sheilla Quinita, CCO Migunani & Co., menegaskan bahwa fokus utama perusahaan mereka adalah membangun konektivitas manusia, alih-alih menonjolkan satu generasi di atas yang lain.

    Kehadiran empat generasi di kantor menjadikan tempat kerja sebagai perpaduan nilai dan perspektif yang kaya.

    Untuk membantu organisasi mencapai hal ini, Migunani & Co. menyediakan layanan utama seperti Recruitment Services, Corporate Training, dan Executive Coaching.

    Semua layanan tersebut dibangun di atas filosofi people-first dan impact-driven. Program Bridging Generations at Work sendiri akan menjadi rangkaian diskusi berkelanjutan di Jakarta, membahas tema-tema yang relevan terhadap dinamika dunia kerja.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply