markettrack.id – Vietjet memperkuat posisinya di industri penerbangan regional setelah dinobatkan sebagai salah satu merek maskapai penerbangan paling berharga di Asia Tenggara, termasuk di Vietnam untuk tahun 2025 oleh Brand Finance — konsultan penilaian merek terkemuka di dunia.
Penghargaan ini menyoroti peran Vietjet yang kian menonjol sebagai maskapai yang mampu menghubungkan wisatawan Indonesia dengan Vietnam, serta ke berbagai destinasi utama di Asean dan mancanegara.
Tahun ini, Vietjet masuk dalam jajaran tujuh merek maskapai penerbangan terkemuka di Asean, berdampingan dengan nama besar seperti Singapore Airlines, Thai Airways, dan Malaysia Airlines, yang menandai langkah maju Vietjet dalam memperkuat kehadirannya di peta penerbangan global.
Sebagai salah satu maskapai dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia-Pasifik, Vietjet terus memperluas jaringannya bagi para wisatawan Indonesia melalui penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali menuju Ho Chi Minh City dan Hanoi di Vietnam.
Inisiatif ini tidak hanya memperkuat konektivitas udara antara kedua negara, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pariwisata, pertumbuhan ekonomi, serta pertukaran budaya diantara masyarakat Indonesia, Vietnam, dan seluruh kawasan Asean.
Selama sembilan bulan pertama tahun 2025, Vietjet mencatat pertumbuhan yang kuat, dengan total pendapatan mencapai VND52,329 triliun (sekitar IDR33,97 triliun), laba kotor sebesar VND6,724 triliun (sekitar IDR4,24 triliun), serta laba sebelum pajak sebesar VND1,987 triliun (sekitar IDR1,25 triliun), atau meningkat 28% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Nilai perusahaan pun terus menunjukkan tren positif, dengan kapitalisasi pasar mencapai hampir VND105,3 triliun (sekitar IDR66,34 triliun) per 7 November 2025.
Sejalan dengan kinerja keuangannya yang kuat, Vietjet terus memperluas jangkauan operasionalnya dengan 130 pesawat yang melayani lebih dari 170 rute dan telah mengangkut lebih dari 250 juta penumpang di seluruh kawasan Asia-Pasifik.
Didukung oleh kinerja keuangan dan operasional yang stabil, Vietjet terus bertransformasi menjadi grup penerbangan berskala global melalui pemesanan ratusan pesawat baru, perluasan jaringan rute antarbenua, serta penerapan berbagai inisiatif keberlanjutan untuk mewujudkan ekosistem penerbangan yang lebih ramah lingkungan dan siap untuk menyongsong masa depan.
“Pertumbuhan nilai merek Vietjet secara konsisten menunjukkan kepercayaan para pelanggan, investor, dan mitra internasional,” jelas Ho Ngoc Yen Phuong, Wakil Presiden, Kepala Keuangan, dan Anggota Dewan Direksi Vietjet.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, beragam, dan terjangkau, serta di saat bersamaan memperkuat posisi Vietnam dan nilai merek kami di kancah penerbangan global,” lanjutnya
Pada awal tahun ini, Vietjet juga meraih penghargaan Grand Winner di Kategori Pariwisata dalam ajang Asean Business Awards 2025, serta menerima berbagai pengakuan internasional dari Skytrax, AirlineRatings, dan World Travel Awards, yang semakin menegaskan inovasi dan keunggulan maskapai asal Vietnam ini dalam industri penerbangan.
Brand Finance, yang berdiri pada tahun 1996 dan bermarkas di London, beroperasi di lebih dari 25 negara serta melakukan lebih dari 6.000 penilaian merek setiap tahunnya.
Peringkat yang diberikan oleh Brand Finance didasarkan pada metodologi global yang menilai kekuatan merek, kinerja bisnis, investasi pemasaran, dan reputasi, sehingga mampu mencerminkan nilai dan daya saing sesungguhnya di pasar internasional.
SF-Admin


