markettrack.id – Seiring percepatan pertumbuhan ekonomi digital, Indonesia semakin memiliki potensi sebagai salah satu hub data centre terbesar di Asia Tenggara.
Melihat potensi tersebut, Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) bersama dengan Citi Issuer Services menghadirkan forum bertajuk ‘Citi Data Centre Day 2025’ untuk mendorong kolaborasi lintas sektor antara pengembang data centre, investor, klien teknologi dan semikonduktor, pakar Artificial Intelligence (AI), dan perantara seperti pemodal publik dan swasta serta kantor hukum terkemuka.
Acara yang diselenggarakan pada Senin, 27 Oktober 2025, di The Langham Jakarta ini menjadi ajang signifikan yang tidak hanya terfokus pada aspek teknologi tetapi juga pada aspek finansial dan ekonomi.
Dengan tema ‘Navigating data centre financing strategies in Indonesia’, forum ini bertujuan menyoroti bagaimana inovasi finansial dan kolaborasi lintas sektor dapat mendorong pembangunan infrastruktur data centre yang berkelanjutan serta mendukung visi transformasi digital bangsa.
Mengingat adopsi AI terus meningkat dalam berbagai industri, data centre akan memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan teknologi tersebut.
Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia, mengatakan, “Adopsi digital yang pesat di Indonesia menjadi katalis bagi peluang pertumbuhan dan inovasi baru di berbagai industri. Laporan terbaru dari Citi menunjukkan bahwa Kecerdasan Buatan (AI) akan mengubah masa depan industri keuangan, berpotensi mendorong laba industri perbankan global hingga US$2 triliun pada tahun 2028.”
“Di Citi, kami membantu klien kami menavigasi perkembangan ini melalui modernisasi platform dan kapabilitas kami, dengan fokus yang lebih besar pada inovasi produk dan digitalisasi. Selain itu, jaringan global dan keahlian lokal mendalam Citi memudahkan kami untuk menghubungkan investor dan perusahaan dengan peluang untuk membangun ketahanan digital jangka panjang Indonesia,” tambah Batara.
Citi Issuer Services, melalui segmen bisnis Agency & Trust merupakan penyedia layanan trust korporat global terkemuka dengan keahlian transaksi pasar modal yang luas, memanfaatkan layanan rekening bank, serta layanan agent and trustee untuk mendukung klien dan sponsor mereka melalui siklus pembangunan dan operasional data centre.
Ernesto Sarria, Head of Citi Issuer Services Asia South, menyatakan, “Melalui bisnis Issuer Services, kami membantu klien data centre memanfaatkan peluang di dunia yang sebagian besar digerakkan oleh teknologi digital. Untuk itu, kami mengintegrasikan berbagai tren terkini seperti solusi energi berkelanjutan, metode pembiayaan alternatif, dan integrasi AI ke dalam kapabilitas kami untuk memberikan nilai yang lebih besar bagi klien. Didukung oleh wawasan pasar yang mendalam dan jaringan yang luas, kami berupaya memberikan layanan lengkap yang mendukung penerbitan utang publik dan swasta, akuisisi tanah dan bangunan, pembiayaan proyek, pinjaman dan kredit swasta, serta sekuritisasi berbasis aset data centre.”
Eugenia Tahara-Xu, ASEAN Sales Lead of Citi Issuer Services Asia South, menambahkan, “Klien data centre mengetahui bahwa mereka dapat mengandalkan kami untuk mendukung transaksi mereka yang paling kompleks sekali pun. Dengan memanfaatkan jaringan global dan keahlian lokal kami, kami berfokus untuk memberikan solusi yang tidak hanya efisien tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan klien. Misalnya, solusi escrow yang dikustomisasi kini semakin penting bagi operator data centre dalam mengelola pembayaran dan risiko untuk akuisisi lahan, sementara pengaturan rekening khusus kini semakin sering digunakan untuk memfasilitasi transaksi kredit privat.”
Acara ini menampilkan keynote dari CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, Chief Economist Citi Indonesia, Helmi Arman, dan Head of Issuer Services for Asia South at Citi Services, Ernesto Sarria. Forum ini juga menyoroti berbagai topik diskusi panel, mulai dari pembiayaan data centre hingga peran Citi Issuer Services dalam menyediakan platform strategis bagi data centre untuk berkembang di Indonesia.
Diskusi ini melibatkan pembicara dari berbagai industri, termasuk Citi Issuer Services ASEAN Sales Lead, Eugenia Tahara-Xu; HHP/Baker and McKenzie Partner, Bima Sarumpaet; Cushman & Wakefield Director, Alternative Assets Lead, Southeast Asia, Arnab Mandal; ST Telemedia Global Data Centres (STT GDC) Country Head Indonesia, Hendrikus Gozali; IFC APAC TMT Lead, Infrastructure, Waleed Saraf; INA Head of Digital Infrastructure, Transportation & Logistics Investments, Johan Batubara; Digital Realty Bersama CFO, Krishna Worotikan; Lintasarta President Director & CEO, Bayu Hanantasena, SSEK Partner, Nico Mooduto.
Dengan memfasilitasi diskusi terbuka antara operator data centre, pelaku industri teknologi, investor, dan pemangku kepentingan lainnya, Citi, melalui Issuer Services ingin menjadi platform untuk membangun kolaborasi dan pemberdayaan ekosistem bagi industri data centre agar berkembang di Indonesia dan sekitarnya.
SF-Admin

