markettrack.id – Sarawak kembali bersiap menjadi pusat perhatian dunia dengan digelarnya salah satu perhelatan musik etnik paling bergengsi di planet ini.

    Keindahan alam hutan hujan tropis akan berpadu harmonis dengan keberagaman irama dalam edisi ke-29 festival musik legendaris yang selalu dinantikan wisatawan mancanegara.

    Atmosfer magis di kaki Gunung Santubong dipastikan akan semakin semarak melalui kehadiran ratusan seniman dari berbagai penjuru dunia.

    Perhelatan ini bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan sebuah ruang temu bagi tradisi, inovasi, dan semangat pelestarian budaya yang menyatu dalam nada.

    Bagi para penikmat musik dan petualang, momen ini merupakan kesempatan langka untuk merasakan langsung keramahan 34 suku etnik Sarawak yang autentik.

    Dengan persiapan matang dan jajaran penampil papan atas, festival tahun ini siap memperkuat posisi Sarawak sebagai destinasi utama pariwisata budaya di tingkat internasional.

    Jadwal Festival dan Informasi Penjualan Tiket RWMF 2026

    Rainforest World Music Festival (RWMF) 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2026.

    Lokasi acara tetap berada di ikon pariwisata kebanggaan negara bagian ini, yaitu Sarawak Cultural Village, yang menawarkan pengalaman imersif bagi setiap pengunjung.

    Penjualan tiket resmi mulai dibuka pada 13 Maret 2026 melalui situs resmi festival di rwmf.net atau platform tiket Ticketmelon.

    Untuk kategori Early Bird, pengunjung bisa mendapatkan tiket harian seharga RM235 atau paket tiga hari penuh seharga RM635 yang tersedia hingga akhir Maret 2026.

    Penyelenggara juga menyediakan kemudahan transaksi melalui opsi Buy Now Pay Later (BNPL) menggunakan berbagai platform digital populer seperti Atome, Grab PayLater, dan Shopee PayLater.

    Mengingat tingginya minat masyarakat internasional, calon penonton disarankan segera mengamankan tiket sebelum kuota promo berakhir.

    Dato Sri Haji Abdul Karim Rahman Hamzah selaku Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, dan Seni Pertunjukan Sarawak menyatakan bahwa festival ini adalah wadah bagi musisi dunia untuk berbagi cerita melalui ritme dan warisan budaya.

    Sarawak Tourism Board sebagai penyelenggara utama menargetkan pengalaman yang lebih mendalam tahun ini, selaras dengan status RWMF yang kini menduduki peringkat ke-8 festival terbaik dunia versi Transglobal World Music Chart.

    Deretan Musisi Internasional dan Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

    Panggung utama RWMF 2026 akan dimeriahkan oleh tiga legenda musik yang memiliki pengaruh besar di industrinya masing-masing.

    Pada hari pertama, musisi legendaris Malaysia, Dato’ M. Nasir, akan tampil membawa karya-karyanya yang puitis dan filosofis dengan sentuhan elemen tradisional Melayu yang khas.

    Keseruan berlanjut pada hari kedua dengan penampilan grup funk dan soul legendaris asal Amerika Serikat, The Commodores featuring Thomas McClary.

    Band ini siap mengajak penonton bernostalgia lewat lagu-lagu hit abadi seperti Easy, Three Times a Lady, dan Brick House yang sudah dikenal secara lintas generasi.

    Sebagai penutup yang megah di hari ketiga, grup musik internasional Incognito akan membawakan irama groove yang memadukan unsur soul, funk, dan ritme dunia.

    Selain tiga penampil utama tersebut, lebih dari 200 seniman dari 12 negara berbeda dipastikan turut hadir untuk menyemarakkan suasana festival.

    Tidak hanya konser malam hari, festival ini juga menawarkan lebih dari 50 lokakarya siang hari, demonstrasi budaya, dan sesi musik mini yang interaktif.

    Tahun ini, para pengunjung juga dapat menikmati program gastronomi khusus BIMP-EAGA yang menyajikan ragam kuliner autentik dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

    Sisi keberlanjutan lingkungan tetap menjadi prioritas utama penyelenggara melalui inisiatif seperti Green Ruai dan program penanaman pohon EcoGreen Planet.

    Proyek ini telah berhasil menanam lebih dari 6.000 pohon di berbagai cagar alam dan menargetkan pencapaian 10.000 pohon dalam tahun ini guna mendukung restorasi lingkungan jangka panjang.

    Melalui kombinasi musik kelas dunia, pengalaman budaya yang mendalam, dan komitmen terhadap alam, Sarawak membuktikan diri sebagai “Gateway to Borneo” yang sesungguhnya.

    Pengunjung diajak untuk menemukan lebih banyak hal menarik dan merasakan langsung mengapa Sarawak selalu mendapatkan penghargaan internasional sebagai destinasi wisata terbaik.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply