markettrack.id – PT Supra Boga Lestari Tbk atau RANC melaporkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 1,41 persen menjadi Rp2,91 triliun sepanjang tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar di Farmers Market Pondok Kopi Jakarta Timur.
Emiten ritel modern ini sukses memangkas kerugian usaha hingga 51 persen menjadi Rp27 miliar berkat strategi optimasi biaya operasional dan efisiensi energi yang ketat.
Di sisi lain, perusahaan mengambil langkah taktis dengan merestrukturisasi jumlah gerai dari 60 menjadi 57 demi menjaga produktivitas dan menopang kesehatan arus kas secara jangka panjang.
Keputusan dalam RUPST untuk tidak membagikan dividen tahun ini menegaskan komitmen manajemen dalam memperkuat likuiditas finansial di tengah liabilitas yang meningkat menjadi Rp911 miliar.
Sebagai perusahaan ritel modern, RANC telah melakukan beberapa penyesuaian strategi di berbagai aspek yang bertujuan untuk menegaskan arah pertumbuhan usaha dan menjadikannya sebagai tahun yang penuh peluang, didorong oleh strategi bisnis yang berfokus pada ekspansi untuk menjaga eksistensi merek Ranch Market dan Farmers Market sebagai destinasi belanja kebutuhan sehari-hari.
Hal ini dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik hari ini tanggal 03 Juni 2026 di Farmers Market Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Pada tahun 2025, RANC melakukan optimalisasi strategi untuk upaya keberlanjutan Perseroan di bidang lingkungan yang berfokus pada peningkatan ketahanan operasional dan rantai nilai produk untuk meningkatkan kepastian pasokan, mendorong inovasi dan pertumbuhan serta memastikan biaya operasional terjaga tetap efisien.
Fokus utama sepanjang tahun ini meliputi efisiensi penggunaan energi, pengurangan limbah produk dan kemasan, serta memastikan rantai pasokan melalui pengadaan yang bertanggung jawab dan penciptaan peluang ekonomi yang inklusif.
Di tahun 2025 juga, RANC membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,91 triliun atau setara dengan pertumbuhan sebesar 1,41% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pencapaian target yang sudah ditetapkan pada 2025 adalah 89,83%.
Pertumbuhan ini mendorong kenaikan laba bruto menjadi Rp724 miliar dari Rp706 miliar di tahun 2024. Di sisi lain total ekuitas mengalami penurunan sebesar 18% menjadi Rp265 miliar.
Sementara itu, total aset RANC tercatat sebesar Rp1,18 triliun yang lebih rendah 1,7% dibandingkan tahun 2024 sedangkan total liabilitas mengalami pertumbuhan dari tahun sebelumnya sebesar 4,2%, dari Rp875,05 miliar menjadi Rp911 miliar.
“Kami menganalisa bahwa pertumbuhan ekonomi 5,11% sepanjang tahun 2025 secara kumulatif menurut BPS selaras dengan pertumbuhan Perseroan secara keseluruhan. Terutama, apabila dilihat dari segmen pasar menengah ke atas yang menjadi target Perseroan. Kondisi geopolitik yang melanda dunia berdampak pada daya beli masyarakat, namun kami merespons tantangan ini dengan analisa mendalam dan pendekatan yang sangat berhati-hati dengan melanjutkan komitmen untuk menyediakan produk makanan berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan kami merestrukturisasi gerai-gerai yang dipandang tidak lagi berpotensi, dengan tetap mengutamakan kesejahteraan karyawan sebagai bagian dari tanggung jawab jangka panjang kami,” ujar Johartono Susilo, Direktur Utama PT Supra Boga Lestari Tbk.
Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dinamika, ketidakpastian ekonomi global yang turut memengaruhi Indonesia, dengan konsumsi rumah tangga yang tumbuh 2,62%.
Namun pertumbuhannya tidak merata karena terfokus pada segmen menengah ke atas. Hal ini menjadi peluang dan kekuatan utama bagi RANC untuk mempertajam fokus pada segmen tersebut sebagai bagian dari strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dari sisi profitabilitas, RANC berhasil menekan kerugian usaha sebesar 51% menjadi Rp27 miliar dibandingkan sebelumnya Rp54 miliar.
Pencapaian kinerja tentunya tidak dapat dipisahkan dari dukungan ekosistem Blibli yang meningkatkan pengalaman digital konsumen dalam berbelanja di gerai supermarket Perseroan.
Di era digital dan dinamika perilaku konsumen yang serba instan, kehadiran omnichannel melalui ekosistem Blibli menjadi pembeda yang menempatkan gerai supermarket Perseroan, terutama Ranch Market dan Farmers Market, menjadi pilihan para konsumen setianya.
Pada tahun 2025, RANC terus memperkuat implementasi keberlanjutan melalui berbagai inisiatif nyata yang berfokus pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Perseroan menjalankan program lingkungan “One Finisher, One Mangrove” yang melibatkan sekitar 2.500 peserta sebagai bagian dari kontribusi terhadap penanaman mangrove dan mitigasi perubahan iklim.
Melalui kegiatan Sustainable 5K Run, acara puncak berlokasi di area GBK pada tanggal 8 November 2025. Selain itu, Perseroan juga mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai melalui penyediaan tas belanja non-plastik yang dapat digunakan kembali (reusable bag), serta mulai melakukan inventarisasi penggunaan energi, air, limbah, dan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebagai baseline penguatan pengelolaan data keberlanjutan ke depan.
Di sisi operasional RANC kini mengoperasikan 57 gerai yang terdiri dari 5 merek supermarket yaitu Ranch Market, Farmers Market, The Gourmet, Day2Day, dan Pasarina.
Penyesuaian jumlah gerai dari 60 menjadi 57 merupakan bagian dari restrukturisasi dan keberlanjutan dalam meningkatkan kinerja profitabilitas setiap gerai.
Langkah ini merupakan pilihan yang tepat dimana RANC secara konsisten mengevaluasi produktivitas setiap gerai demi menjaga standar kualitas produk dan pelayanan yang menjadi standar komitmen RANC.
Dalam RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada 3 Juni 2026, Perseroan menetapkan sejumlah keputusan penting, di antaranya adalah Perseroan tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham dan memfokuskan penggunaan sumber daya untuk memperkuat arus kas Perseroan.
RUPST Perseroan, juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026 beserta dengan penetapan honorariumnya.
“Secara keseluruhan, kinerja operasional dan keuangan Perseroan mengalami peningkatan yang terukur dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan, perbaikan, profitabilitas gerai dan efisiensi operasional yang kami capai mencerminkan komitmen kami untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, demi kepercayaan konsumen, mitra dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Johartono.
SF-Admin


