markettrack.id – Industri aset digital Indonesia memasuki fase perkembangan yang semakin matang. Fase baru ini ditandai oleh meningkatnya partisipasi institusi, penguatan kerangka regulasi, serta hadirnya berbagai inovasi yang menghubungkan teknologi blockchain dengan sistem keuangan yang lebih luas.

    Di tengah transformasi tersebut, FLOQ merayakan satu tahun perjalanannya melalui acara bertajuk “The Genesis”. Momentum ini tidak hanya menjadi refleksi atas pencapaian perusahaan selama tahun pertama, tetapi juga menandai dimulainya fase pertumbuhan berikutnya bagi perusahaan dan ekosistem aset digital Indonesia.

    Dalam waktu kurang dari satu tahun sejak diluncurkan, FLOQ telah melayani lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar. Selain itu, platform ini juga berhasil memperoleh pendanaan strategis sebesar USD 11,3 juta, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra global dan institusional.

    Namun bagi FLOQ, pencapaian tersebut bukanlah tujuan akhir dari perjalanan mereka. Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menyatakan bahwa tahun pertama adalah fase pembuktian bahwa perusahaan mampu membangun platform yang dipercaya jutaan pengguna.

    Menurut Yudhono Rawis, pertumbuhan tersebut berhasil dicapai tanpa mengorbankan tata kelola, kepatuhan, dan kepercayaan. Lebih penting lagi, tahun pertama ini memberikan fondasi kokoh bagi apa yang ingin dibangun oleh perusahaan ke depan.

    Selanjutnya, Yudhono Rawis menjelaskan salah satu perubahan terbesar yang terjadi dalam industri aset digital saat ini adalah bergesernya fokus dari sekadar adopsi menuju integrasi. Jika beberapa tahun lalu percakapan industri masih berpusat pada edukasi, saat ini diskusi telah berkembang jauh lebih luas.

    Diskusi tersebut kini mencakup tata kelola, perlindungan konsumen, stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata, hingga bagaimana aset digital dapat menjadi bagian dari sistem keuangan masa depan. Pertanyaannya bukan lagi apakah aset digital akan menjadi bagian dari masa depan, melainkan bagaimana membangun infrastruktur pendukungnya secara bertanggung jawab.

    Sebagai pelaku industri, FLOQ melihat bahwa pertumbuhan industri ke depan akan ditentukan oleh kemampuan pemangku kepentingan untuk membangun kepercayaan dan menciptakan kolaborasi berkelanjutan. Oleh karena itu, memasuki fase pertumbuhan berikutnya, FLOQ memperkenalkan sejumlah kolaborasi strategis yang mencerminkan arah perkembangan industri aset digital global.

    Salah satunya adalah kolaborasi dengan Ripple dengan menghadirkan Ripple USD (RLUSD), yaitu stablecoin enterprise-grade di ekosistem aset digital Indonesia. Kehadiran RLUSD mencerminkan semakin pentingnya stablecoin sebagai infrastruktur keuangan digital yang menjembatani efisiensi teknologi blockchain dengan kebutuhan dunia nyata.

    Di samping itu, FLOQ juga mendorong kolaborasi dengan Ondo Finance dalam tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). Perkembangan ini membuka peluang bagi akses yang lebih luas terhadap instrumen keuangan yang sebelumnya hanya tersedia bagi segmen tertentu.

    Menurut FLOQ, kedua perkembangan tersebut menunjukkan bagaimana industri aset digital semakin bergerak dari fase spekulasi menuju fase utilitas dan integrasi yang lebih luas. FLOQ meyakini bahwa masa depan industri tidak akan bisa dibangun oleh satu perusahaan secara sendiri-sendiri.

    Pertumbuhan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi antara platform, regulator, institusi, penyedia teknologi, serta penyedia infrastruktur. Sepanjang tahun pertamanya, FLOQ telah memperkuat kolaborasi dengan mitra ekosistem seperti Ripple, Ondo Finance, E-Cloud Valley, Verihubs, dan Adjust.

    Kemitraan tersebut mendukung tokenisasi aset dunia nyata, infrastruktur cloud, identitas digital, keamanan, analitik, hingga skalabilitas platform. Yudhono Rawis menegaskan bahwa kolaborasi adalah bagaimana berbagai pihak dengan keahlian berbeda dapat bekerja bersama untuk menciptakan nilai yang lebih besar.

    Terkait acara utamanya, tema “The Genesis” dipilih bukan untuk merayakan akhir dari sebuah perjalanan, melainkan untuk menandai sebuah permulaan baru. Babak berikutnya adalah bagaimana fondasi yang ada digunakan untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan masa depan ekonomi digital Indonesia.

    Ke depan, FLOQ akan terus berfokus pada pengembangan produk, perluasan kolaborasi strategis, serta peningkatan pengalaman pengguna. Yudhono Rawis menutup dengan menegaskan bahwa “The Genesis” bukanlah perayaan atas apa yang telah dicapai, melainkan awal dari apa yang sedang dibangun.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply