markettrack.id – AMD menagai 4 dari 10 superkomputer paling bertenaga di dunia untuk mendorong kepemimpinan global dalam HPC dan AI. Daftar TOP500 dan Green500 terbaru menunjukkan skala kepemimpinan AMD dalam superkomputasi global dengan total 191 sistem.
Sistem bertenaga AMD mempertahankan posisi dominan pada 10 sistem teratas dalam daftar TOP500. Posisi tersebut termasuk El Capitan pada peringkat kedua, Frontier peringkat ketiga, serta HPC7 yang baru diimplementasikan pada peringkat keenam.
Oleh karena itu, CPU AMD EPYC™ dan GPU AMD Instinct™ menjadi teknologi fondasi bagi banyak sistem komputasi paling canggih di dunia. Teknologi ini membantu para peneliti dan organisasi mempercepat penemuan ilmiah serta inovasi AI.
Di sisi lain, Green500 semakin menjadi tolok ukur penting dalam mengevaluasi kapabilitas high-performance computing (HPC) yang hemat energi. Sistem AMD terus berada di antara yang paling efisien di dunia dengan empat sistem masuk dalam 10 besar Green500.
Sistem efisien tersebut termasuk Otus, Capella, AMD Ouranos, dan Portage yang mendukung 56% dari 50 sistem teratas. Bersama-sama, semua sistem ini menunjukkan bagaimana arsitektur AMD menghadirkan performa komputasi dan efisiensi energi.
Melalui performa ini, AMD juga mendorong ambisi Sovereign AI di Eropa. Kolaborasi dengan para pemimpin komputasi di Eropa mengambil pendekatan yang berlandaskan pada keunggulan ilmiah, kedaulatan teknologi, dan kolaborasi terbuka.
Di seluruh kawasan, prosesor AMD EPYC dan GPU AMD Instinct mendukung berbagai implementasi baru dalam proyek superkomputasi. Salah satunya adalah superkomputer HPC7 Eni peringkat keenam dalam TOP500 yang menjadi sistem HPC industri di Eropa.
Melanjutkan keberhasilan HPC6, Eni terus mendukung beban kerja AI, pemodelan, dan simulasi tingkat lanjut. Langkah ini membantu mempercepat riset energi sekaligus memperkuat kapabilitas AI berdaulat dan HPC Eropa.
Selain itu, sistem pertama bertenaga GPU AMD Instinct™ MI355X di University of Cambridge menempati peringkat ke-67 dan ke-68. Ada pula LUMI, salah satu superkomputer tercepat dan paling efisien di dunia yang menjadi pilar utama penelitian AI.
LUMI menyediakan akses ke sumber daya komputasi mutakhir untuk kebutuhan HPC tradisional maupun beban kerja AI tingkat lanjut. Sementara itu, GENCI terus meningkatkan kapabilitas HPC dan AI dengan teknologi AMD untuk mendukung penelitian ilmiah.
Upaya GENCI mencakup pengembangan Alice Recoque yang merupakan superkomputer exascale pertama Prancis. Sistem bertenaga GPU AMD Instinct™ MI430X dan CPU AMD EPYC Generasi keenam ini akan berfungsi sebagai AI Factory.
Terkait pengembangan tersebut, presisi tetap menjadi poin penting bagi industri komputasi. Banyak aplikasi ilmiah paling penting di dunia masih mengandalkan komputasi presisi ganda (FP64).
Akurasi tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan hasil yang dapat diandalkan untuk simulasi material hingga fusi nuklir. Pada HPC User Forum 2026, AMD memperkenalkan preview GPU AMD Instinct™ MI430X untuk menjawab kebutuhan akselerasi AI.
AMD memproyeksikan bahwa GPU AMD Instinct™ MI430X akan menghadirkan lebih dari 200 teraflops (TFLOPS) performa FP64 native. Tingkat performa ini sangat penting karena beban kerja AI dan HPC semakin terintegrasi pada infrastruktur yang sama.
SF-Admin

