markettrack.id – Langkah kecil menuju keberlanjutan bisa dimulai dari hal-hal yang sering kita lakukan, seperti saat kita bepergian.
Dengan visi mobilitas berkelanjutan, sebuah perusahaan transportasi telah lama berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan.
Mereka terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan perubahan yang lebih baik.
Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-53, perusahaan taksi ini menggandeng Benih Baik dalam sebuah kampanye peduli lingkungan.
Kolaborasi ini bertujuan untuk menanam bibit mangrove sebagai simbol komitmen mereka. Sebanyak 530 bibit ditanam untuk membantu menjaga ekosistem pesisir.
Kampanye ini melibatkan banyak pihak, dari pengemudi, karyawan, hingga pelanggan setia. Mereka semua bersatu menyuarakan harapan untuk bumi melalui berbagai cara. Gerakan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Bluebird dan Benih Baik Bersama Wujudkan Lingkungan Lestari
Ribuan orang turut ambil bagian dalam kampanye yang dinamakan Sustainabili-Tree. Melalui aktivitas digital, mereka menuliskan nama dan harapan untuk bumi. Setiap partisipasi dikonversi menjadi donasi sebesar Rp10.000 untuk pengadaan bibit pohon.
Dukungan juga datang dari pengguna aplikasi MyBluebird yang berpartisipasi dalam program Bluebird & Cititrans Sustainability Movement.
Program ini memungkinkan pengguna berdonasi untuk penanaman pohon dari setiap perjalanan. Pengguna juga bisa menukarkan EZPoint mereka untuk berkontribusi.
Berbagai inisiatif ini memperkuat semangat kebersamaan dalam mendorong mobilitas yang bertanggung jawab.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyampaikan bahwa setiap perjalanan, sekecil apa pun, bisa membawa dampak besar jika dilakukan bersama. Sustainabili-Tree adalah bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Penanaman pohon ini merupakan bagian dari visi keberlanjutan perusahaan, yaitu BlueSky 50:30. Visi ini menargetkan pengurangan 50 persen emisi dan limbah hingga tahun 2030.
Mangrove dipilih karena kemampuannya menyerap karbon, mencegah abrasi, dan memperkuat ekosistem pesisir.
Peran Mangrove dalam Menjaga Ekosistem Pesisir
Sebanyak 530 bibit mangrove yang ditanam diperkirakan mampu menyerap hingga 13,25 ton karbon dioksida per tahun. Penanaman dilakukan di dua lokasi pesisir, yaitu Muara Gembong, Bekasi, dan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Total area tanam mencapai sekitar 530 meter persegi.
Adrianto Djokosoetono menambahkan, inisiatif ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan adalah tentang kebersamaan dan konsistensi.
Perusahaan ingin menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari kebiasaan. Setiap kontribusi akan berarti besar ketika dilakukan bersama.
Penanaman pohon ini melengkapi serangkaian inisiatif keberlanjutan yang telah dijalankan sejak awal beroperasi. Hingga akhir tahun 2024, perusahaan telah mencatat pengurangan lebih dari 196.000 ton emisi karbon.
Pengurangan ini dilakukan melalui adopsi kendaraan ramah lingkungan, optimalisasi operasional, dan pemanfaatan energi terbarukan.
Upaya tersebut juga didukung dengan pelatihan internal yang fokus pada praktik ramah lingkungan. Pelatihan ini juga mencakup pengurangan penggunaan kemasan plastik sekali pakai.
SF-Admin


