markettrack.id – Alibaba Cloud memperkenalkan rangkaian inovasi terbaru untuk pelanggan global, mencakup model AI terbaru, pembaruan infrastruktur, platform AI-native, serta produk agen AI.

    Peluncuran ini menegaskan komitmen dalam mendorong inovasi AI dan memberdayakan pengguna di berbagai negara seiring berkembangnya era agentic AI.

    Selanjutnya, pengumuman ini disampaikan dalam Konferensi Qwen internasional pertama Alibaba Cloud yang digelar di Singapura.

    Dalam acara tersebut, Alibaba Cloud juga meluncurkan inisiatif baru bersama para mitra ekosistem lokal untuk membekali lebih dari 1.000 UKM lokal dan mahasiswa dengan keterampilan praktis di bidang AI generatif dan agentic AI.

    Terkait hal tersebut, Dr. Feifei Li selaku Chief Technology Officer dan President of International Business Alibaba Cloud menjelaskan bahwa era agentic AI membawa perubahan besar dalam cara berinteraksi dengan teknologi.

    Melalui ekosistem AI full-stack yang dibangun, Alibaba Cloud tidak hanya menghadirkan model AI yang canggih, tetapi juga produk AI-native dan infrastruktur cloud agentic untuk membantu pelanggan global.

    Di sisi lain, Alibaba Cloud memperkenalkan Qwen3.7-Max, model large language model (LLM) terbaru yang kini tersedia di Model Studio untuk wilayah Singapura.

    Berdasarkan Intelligence Index global terbaru untuk LLM dari Artificial Analysis, Qwen3.7-Max menempati peringkat kelima secara global dan menjadi model asal Tiongkok dengan peringkat tertinggi.

    Dengan skor 56,6 poin, Qwen3.7-Max mengungguli sejumlah model Tiongkok lainnya, seperti Kimi-K2.6, DeepSeek-v4-Pro-Max, dan GLM5.1. Model ini juga menunjukkan performa yang kompetitif dengan model terkemuka di dunia seperti GPT, Claude, dan Gemini.

    Untuk membantu agen AI bekerja lebih efektif dengan sumber daya cloud, Alibaba Cloud juga meluncurkan portal Skills baru.

    Portal ini mengubah kapabilitas umum dari lebih dari 60 produk cloud ke dalam format berbasis Skill dan kompatibel dengan Model Context Protocol (MCP).

    Melalui pendekatan ini, agen AI dapat mengakses sumber daya cloud secara lebih natural, layaknya menjalankan perintah fungsi dalam proses komputasi.

    Produk inti Alibaba Cloud, termasuk database, big data, operasional dan pemeliharaan (O&M), serta keamanan, juga telah dilengkapi dengan agen khusus di tingkat produk.

    Selain itu, Alibaba Cloud juga memperkuat infrastruktur AI-nya agar lebih siap mendukung proses kerja agen AI. Pembaruan ini mencakup execution sandbox yang ringan, memori lintas tugas, alur kerja data yang mulus, serta O&M cerdas di seluruh lapisan teknologi.

    Untuk menyederhanakan akses dan penerapan model AI, Alibaba Cloud memperkenalkan Qwen Cloud, platform cloud AI-native baru.

    Platform ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman layanan model yang lebih terintegrasi bagi pelaku bisnis maupun agen AI.

    Lebih lanjut, platform ini memungkinkan pengembang, perusahaan, dan pengguna profesional membangun aplikasi serta agen berbasis AI dengan lebih mudah dan efisien.

    Qwen Cloud hadir dengan desain tiga akses utama, yaitu “Skills” untuk agen AI, Command Line Interface (CLI) untuk integrasi alur kerja, serta situs web untuk pengguna umum.

    Platform ini menghadirkan ekosistem model AI yang komprehensif, mencakup model Qwen yang dikembangkan Alibaba, model open-source, serta model pihak ketiga untuk berbagai kebutuhan. Layanan tersebut siap mendukung pemrosesan teks, visual, audio, gambar, video, hingga embedding.

    Pada Konferensi Qwen, Alibaba Cloud turut memperkenalkan JVS Agent Suite, rangkaian toolkit agen AI berstandar enterprise.

    Toolkit ini dirancang untuk membantu perusahaan, developer, dan individu untuk membangun dan menjalankan agen AI khusus dengan lebih mudah.

    Dibangun di atas kerangka kerja OpenClaw dengan dukungan keamanan cloud-native yang tangguh, JVS Claw Teams memungkinkan operasional cloud 24/7.

    Produk ini juga mendukung distribusi Skills milik organisasi secara terpusat serta pengelolaan keamanan yang lebih terintegrasi.

    Sementara itu, produk terbaru lainnya dalam JVS Agent Suite adalah JVS Mobile, platform otomatisasi berbasis mobile untuk kebutuhan perusahaan.

    Didukung oleh model Qwen dan OpenClaw bawaan, platform ini memungkinkan pengembangan agen AI yang mampu berpikir secara mandiri.

    Tidak hanya itu, Alibaba Cloud juga mengumumkan keanggotaannya sebagai anggota Platinum di PyTorch Foundation.

    Melalui langkah ini, Alibaba Cloud bertujuan mendukung pengembangan infrastruktur AI generasi berikutnya sekaligus memperkuat ekosistem AI open-source secara lebih luas.

    Dalam kesempatan yang sama, Alibaba Cloud sekaligus meluncurkan hackathon global bagi developer dan startup untuk membangun agen AI berstandar produksi.

    Alibaba Cloud turut meluncurkan kompetisi film pendek bersama Picsart untuk mengajak para kreator membuat film orisinal berbasis AI menggunakan model pembuatan video Alibaba, HappyHorse.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply