markettrack.id – PT ITSEC Asia Tbk, perusahaan layanan keamanan siber di Asia Tenggara, menunjukkan performa finansial yang luar biasa di paruh pertama 2025.
Perusahaan mencatat peningkatan pendapatan sebesar 108% secara tahunan, mencapai Rp230,4 miliar. Hasil ini didorong oleh peningkatan permintaan korporasi serta suksesnya platform AI Intellibron.
Kinerja positif ini juga membawa ITSEC Asia meraih laba bersih Rp36,8 miliar pada semester I 2025, membalikkan kerugian tahun sebelumnya. Margin laba kotor perusahaan meningkat signifikan, mencapai 52,1% dari 25,1%. Peningkatan ini didukung oleh pergeseran fokus ke produk bermargin tinggi.
Laba usaha perusahaan mencapai Rp42,5 miliar dengan margin usaha 18,4% pada Semester I 2025. Ini adalah peningkatan drastis dari kerugian usaha di periode yang sama tahun lalu. Posisi ekuitas ITSEC Asia juga menguat, mencapai Rp210,2 miliar pada akhir Juni 2025.
Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia, mengungkapkan kepuasannya terhadap pertumbuhan pendapatan yang konsisten dan profitabilitas yang terjaga.
Ia menyatakan bahwa keamanan siber adalah sektor dengan pertumbuhan struktural yang kuat. Kinerja ini mencerminkan strategi bisnis yang solid dan model bisnis yang skalabel.
Inovasi dan Ekspansi Masa Depan
Pendorong utama pertumbuhan ITSEC Asia adalah momentum kuat di layanan keamanan terkelola dan keamanan teknologi operasional (OT Security).
Selain itu, peluncuran platform Intellibron yang berbasis AI turut berkontribusi besar. Intellibron memungkinkan deteksi ancaman real-time, respons otomatis, dan kecerdasan prediktif.
ITSEC Asia berencana memperluas jangkauan regional dan memperkuat portofolio solusi keamanan mereka. Prioritas strategis di sisa tahun 2025 termasuk peluncuran ITSEC Cyber Academy, pengembangan modul keamanan berbasis AI, serta investasi dalam penelitian dan pengembangan.
Perusahaan terus berinvestasi pada kapabilitas OT Security dan mengembangkan rangkaian solusi Intellibron.
SF-Admin


