markettrack.id – Seni adalah sebuah perjalanan, bukan sekadar tujuan. Bagi seniman kontemporer Korea, Kun-Yong Lee, seni adalah tentang menemukan, bukan mendefinisikan.

    Ini adalah eksplorasi mendalam tentang tubuh, gerakan, dan garis-garis alami yang tercipta dari pengalaman sensorik. Kini, 15 karya pilihan Lee bisa Anda nikmati di Samsung Art Store, membawa filosofi seninya langsung ke ruang keluarga Anda.

    Filosofi Seni dan Pengaruhnya di Dunia

    Kun-Yong Lee adalah tokoh penting dalam gerakan avant-garde Korea dan telah diakui secara internasional sejak tahun 1970-an.

    Karyanya yang mencakup gambar, lukisan, fotografi, instalasi, dan pertunjukan, selalu menyoroti hubungan dinamis antara tubuh, medium, dan audiens.

    Penghargaan bergengsi seperti Grand Prize di Lisbon International Show (1979) dan Order of Cultural Merit (2022) menjadi bukti dedikasinya.

    Konsep inti dari karya Lee terlihat jelas dalam seri “Bodyscape” miliknya. Inspirasinya datang dari momen sederhana: putrinya yang terjatuh saat memegang krayon, menciptakan garis tak sengaja di dinding.

    Ini membuka pemahaman Lee bahwa seni bisa tercipta tanpa niat sadar, hanya dengan membiarkan tubuh bergerak secara alami.

    Ia sepakat dengan filsuf Maurice Merleau-Ponty dan Ludwig Wittgenstein yang menekankan bahwa makna muncul dari gerak dan sensasi tubuh, bukan hanya dari pemikiran rasional.

    Teknik melukisnya pun unik: ia kerap membelakangi kanvas, mencelupkan tubuh atau kuas ke cat, lalu menciptakan garis-garis yang dibatasi oleh jangkauan fisiknya. Ini berbeda dari lukisan tradisional yang didikte oleh imajinasi seniman.

    Karya favorit Lee, seperti “Bodyscape 76-1,” “Bodyscape 76-2,” dan “Bodyscape 76-3,” adalah contoh nyata dari pendekatannya. “Bodyscape 76-2” misalnya, dilukis dengan membelakangi kanvas, di mana “dunia baru muncul dari konteks di mana saya tidak dapat melihat apa yang saya lukis.”

    Sementara “Bodyscape 76-3” terbentuk dari gerakan lengan kiri dan kanan yang menciptakan bentuk hati tak sengaja, menunjukkan bahwa garis-garis alami tubuh adalah inti dari karyanya.

    Interaksi dengan Audiens dan Inovasi Digital

    Bagi Lee, seni seharusnya bukan milik eksklusif seniman. Ia percaya siapa pun bisa menikmati, meniru, dan mengalaminya.

    Hal ini tercermin dalam keterlibatannya pada seni pertunjukan, di mana interaksi dengan penonton menjadi elemen krusial. Setiap reaksi penonton, setiap kata yang diucapkan seniman, menjadi bagian tak terpisahkan dari karya.

    Ia juga bereksperimen dengan interaksi digital, seperti proyek “Digital Bodyscape 76-3” di mana pengunjung dapat menciptakan versi digital dari karyanya.

    Di Gwangju Biennale ke-14, ia bahkan mengajak pengunjung dari segala usia untuk merasakan “Bodyscape 76-3” dengan menggambar garis sendiri.

    Lee berharap teknologi dapat semakin memperdalam komunikasi antara seniman dan penonton, serta mengajak para pencinta seni untuk berpartisipasi aktif.

    Lee melihat Samsung Art Store sebagai platform luar biasa untuk menikmati seni. Kemampuan menikmati karya seni dari rumah melalui Samsung Art TV, seperti The Frame dan QLED, adalah bentuk apresiasi seni yang bermakna.

    Ia bahkan terkesan saat melihat karyanya di The Frame pada Art Basel Hong Kong, merasakan emosi dan energi yang lebih hidup.

    Lebih dari itu, ia percaya Samsung Art TV dapat mengatasi keterbatasan seni visual. Seni pertunjukan bisa dinikmati dengan suara dan video, sementara karya konseptual dapat dipadukan dengan komentar seniman untuk pemahaman yang lebih dalam.

    Ini adalah kesempatan emas bagi seniman untuk menjangkau lebih banyak orang dan mengajak mereka melihat dunia dari perspektif unik.

    Nasihat untuk Seniman Muda dan Masa Depan Seni

    Bagi seniman muda, Lee berpesan untuk mengikuti jalan mereka sendiri tanpa ragu atau kompromi. Meskipun tren selalu berubah, yang terpenting adalah semangat untuk mengejar karya seni otentik.

    Ia percaya bahwa seniman harus merespons secara tulus semangat zaman, tetap setia pada masa kini, dan tidak terpengaruh oleh tren sesaat.

    Samsung Art Store kini tersedia di 117 negara di seluruh dunia, menawarkan lebih dari 3.500 karya seni dalam resolusi 4K dari lebih dari 70 mitra.

    Ini adalah platform yang memungkinkan Anda membawa galeri seni kelas dunia dan karya para maestro ke dalam rumah, menciptakan gaya interior baru setiap hari.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply