markettrack.id – Krisis air bersih yang melanda Desa Geudumbak pasca banjir besar November 2025 kini mulai menemui titik terang melalui inisiatif kemanusiaan yang nyata.
Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang selama beberapa bulan terakhir kesulitan mendapatkan akses air untuk kebutuhan sanitasi dasar.
Kepedulian terhadap sesama memicu lahirnya kolaborasi strategis untuk memulihkan fasilitas publik yang rusak akibat hantaman bencana di wilayah Sumatera tersebut.
Sinergi antara sektor swasta dan lembaga sosial ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi serta kesehatan warga di Kecamatan Langkahan.
Metoo sebagai merek perawatan mulut global secara resmi menyerahkan fasilitas sumur bor untuk menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat di Kabupaten Aceh Utara.
Peresmian yang berlangsung pada akhir Januari 2026 ini menandai babak baru bagi warga dalam mendapatkan kualitas hidup yang lebih layak dan higienis.
Proses peresmian sarana air bersih ini dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah daerah yang diwakili oleh Asisten Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, M. Nasir.
Kehadiran perwakilan pemerintah tersebut menegaskan bahwa percepatan bantuan melalui sinergi swasta sangat krusial dalam mengatasi dampak kerusakan infrastruktur.
Brand Director Metoo Beauty International, Aiko Angelique, menjelaskan bahwa sumur bor merupakan kebutuhan dasar yang sangat mendesak bagi warga untuk memasak dan mandi.
Selain membangun infrastruktur air, perusahaan juga mendistribusikan paket bahan pokok untuk meringankan beban ekonomi keluarga yang terdampak bencana.
Program tanggung jawab sosial atau CSR ini dijalankan dengan menggandeng Rumah Zakat sebagai mitra implementasi di lapangan.
Kerja sama tersebut memastikan bahwa pembangunan fasilitas tepat sasaran dan dapat dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Geudumbak.
Kepala Cabang Rumah Zakat Aceh, Riadhi, menyatakan bahwa pendampingan di wilayah terdampak masih terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan jangka menengah para penyintas.
Pihak penyelenggara juga mengajak masyarakat luas untuk tetap peduli mengingat kebutuhan di pengungsian masih sangat tinggi menjelang bulan Ramadan.
Kegembiraan warga terlihat jelas saat fasilitas tersebut mulai beroperasi dan dapat digunakan secara bersama-sama oleh seluruh penduduk desa.
Saipul Bahri selaku Kepala Desa Geudumbak berharap seluruh masyarakat dapat menjaga fasilitas sumur bor ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Aksi kemanusiaan ini berlanjut ke SDN 01 Langkahan untuk memberikan dukungan psikososial dan edukasi kesehatan bagi siswa sekolah dasar.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari NewronEdu, platform pendidikan yang fokus pada pengembangan kecerdasan dan kesejahteraan anak.
Agatha Chelsea yang merupakan pendiri NewronEdu turun langsung menghibur serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan mulut sejak dini.
Sebagai seorang pendidik ilmu saraf, sosok ini menyadari bahwa trauma pasca bencana dapat diringankan melalui aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.
Ratusan anak sekolah tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dirancang untuk membangkitkan kembali semangat belajar mereka setelah masa sulit.
Pertemuan tersebut ditutup dengan pembagian ratusan bingkisan berisi sikat gigi dan pasta gigi inovatif dari Metoo untuk mendukung praktik kesehatan harian.
Interaksi yang terjalin antara tim relawan dan para siswa menciptakan suasana haru sekaligus optimis di tengah sisa-sisa dampak banjir.
Hal ini membuktikan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan mental dan fisik generasi muda.
Melalui langkah nyata ini, diharapkan akses air bersih tidak lagi menjadi kendala bagi produktivitas warga Aceh Utara di masa depan.
Metoo berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat secara luas melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.
SF-Admin


