markettrack.id – Komitmen untuk mewujudkan akses pangan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan langkah nyata dari berbagai pihak.
Memperingati Hari Pangan Sedunia, Modena meluncurkan inisiatif inovatif, Modena Food Hub, sebagai platform untuk memperkuat kontribusi di isu pangan, mulai dari penyelamatan makanan hingga edukasi gizi.
Inisiatif ini menandai kedekatan peran produsen peralatan dapur dengan isu-isu pangan, mendorong dampak positif yang meluas melalui makanan bergizi dan pengurangan limbah.
Aksi ini dilakukan melalui sinergi dengan berbagai organisasi terkemuka, menunjukkan kesadaran bersama akan perlunya sistem pangan yang lebih adil dan tangguh.
Aksi Nyata Penyelamatan Makanan dan Edukasi Gizi
Dalam mewujudkan tujuan tersebut, Modena Food Hub menjalin kerja sama langsung dengan Scholars of Sustenance (SOS) Indonesia, sebuah yayasan penyelamat makanan global.
Kolaborasi ini berfokus pada tiga aspek utama: menyelamatkan makanan yang masih layak konsumsi, mendistribusikannya sebagai hidangan bergizi, dan mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak.
Sebagai langkah awal, lebih dari 200 porsi makanan bergizi disalurkan kepada siswa SD Negeri 3 Jungutan, Kabupaten Karangasem, Bali, melalui program bernama Healthy School Meals Program.
Selain penyaluran makanan, kegiatan ini juga memasukkan sesi pembelajaran sederhana mengenai pentingnya pangan bergizi dan gaya hidup sehat bagi para siswa.
Dampak kolaborasi ini diperkuat dengan dukungan berkelanjutan bagi dapur SOS Indonesia melalui penyediaan peralatan dapur profesional.
Dukungan ini krusial karena membantu meningkatkan efisiensi dalam proses pengolahan dan distribusi, yang pada akhirnya memungkinkan mereka menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memperluas kontribusi positif di masyarakat.
Morra Lovreza, Community and Operation Manager Jakarta dari SOS Indonesia, menyatakan bahwa kerja sama semacam ini sangat berarti, tidak hanya menyelamatkan makanan dari limbah, tetapi juga menanamkan nilai tentang peran setiap individu dalam membangun sistem pangan yang lebih adil.
Mereka ingin menunjukkan bahwa tindakan kecil yang dilakukan dengan kesadaran besar dapat membawa dampak yang luas.
Memperluas Kesadaran dan Aksi Kolektif
Modena Food Hub menyadari bahwa perubahan berkelanjutan tidak hanya lahir dari aksi di lapangan, tetapi juga melalui edukasi dan diskusi yang membangun kesadaran bersama.
Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2025, Modena berkolaborasi dengan Como Group, sebuah grup perhotelan mewah global, untuk menggelar Modena Impact Night di Como Uma Canggu.
Acara ini menghadirkan diskusi bertema “Nourishing Beyond the Kitchen,” menjadi ruang bagi para pelaku industri, komunitas, dan pegiat sosial untuk membahas bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat sistem pangan yang lebih adil, tangguh, dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari perayaan, diselenggarakan pula pop-up dining experience bertema “Taste Without Borders – A Zero-Waste Celebration of Land and Sea” di Como Beach Club.
Menu hidangan dalam acara ini dikurasi oleh Chef Ami dari Modena Culinaria bersama dengan Chef Colin McSherry, Executive Chef Como Uma Canggu, yang menyajikan perpaduan cita rasa warisan kuliner Indonesia dengan sentuhan internasional menggunakan teknik zero-waste cooking.
Lelie Liana, Cluster Sustainability Manager – Bali dari Como Group, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata peran pelaku industri dalam membangun kesadaran dan aksi kolektif demi masa depan pangan yang lebih baik.
Sejak diluncurkan setahun sebelumnya, Modena Food Hub telah menjangkau lebih dari 350 penerima manfaat, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendorong aksi nyata ketahanan dan keadilan pangan.
Inisiatif ini menegaskan komitmen berkelanjutan Modena untuk berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih lestari.
SF-Admin


