markettrack.id – Pendopo, bagian dari Kawan Lama Group dan rumah bagi lebih dari 300 UMKM, merayakan 14 tahun perjalanannya sebagai motor penggerak pelestarian budaya Nusantara dan pemberdayaan pelaku kreatif lokal.

    Perayaan bertajuk “Pendopo Anniversary: Kegiatan Bersama Para Pencipta Karya” ini berlangsung di Pendopo, Living World Alam Sutera, mencerminkan semangat #BermuladiPendopo—menjaga karya bersama para kawan dengan tujuan mulia mencintai dan melestarikan ragam budaya Indonesia.

    Berdiri sejak tahun 2011, Pendopo telah aktif menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan kolaborasi untuk memberdayakan perajin, pelaku UMKM, serta perintis usaha lokal.

    Pendopo juga secara konsisten melibatkan banyak mitra lokal dan komunitas sebagai elemen penting dalam membangun pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

    Kini, Pendopo telah berkembang menjadi ekosistem budaya yang menjembatani nilai-nilai tradisi dengan semangat masa kini, sekaligus menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat untuk mengenal, menggunakan, dan mencintai produk-produk lokal dalam kehidupan sehari-hari.

    Kolaborasi Inspiratif dan Kepedulian Sosial

    Pada momen istimewa ini, Putu Laura, Head of Pendopo, mengungkapkan bahwa perayaan ini bukan sekadar menandai usia, tetapi juga bentuk penghargaan atas perjalanan, kebersamaan, dan semangat untuk terus menghidupkan karya budaya Indonesia.

    Ia meyakini bahwa karya dan budaya adalah dua hal abadi yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan dikenalkan kepada generasi kini dan mendatang.

    Perayaan 14 Tahun Pendopo juga menjadi bentuk apresiasi kepada mitra, pelanggan, dan komunitas yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan ini.

    Dukungan tak henti dari mereka menjadi pendorong bagi Pendopo untuk terus berkolaborasi dan menghadirkan program-program yang bermakna.

    Sebagai wujud semangat kolaborasi, dalam perayaan ulang tahun ke-14 ini Pendopo menggandeng WOMB Women Community, sebuah komunitas perempuan penggerak kreativitas.

    Kolaborasi ini menghadirkan beragam program inspiratif dan inklusif yang mengangkat peran aktif perempuan dalam pelestarian budaya dan penciptaan gaya hidup bermakna.

    Rangkaian kegiatan melibatkan berbagai elemen seperti seni, budaya, serta kepedulian sosial. Acara dimulai dengan trunk show wastra kontemporer dari desainer Adrie Basuki, menampilkan koleksi hasil kolaborasi dengan komunitas perempuan perajin dan mitra Pendopo.

    Selanjutnya, sesi makeover bertajuk “Modern Grey” menghadirkan transformasi gaya bagi perempuan dan laki-laki senior (usia 40–50+ tahun), terinspirasi dari tren K-style seniors.

    Putu Laura menambahkan, program ini bertujuan menyampaikan pesan penting bahwa usia bukanlah batas untuk berekspresi. Seiring berjalannya waktu, gaya dan karakter seseorang justru bisa semakin kuat dan autentik.

    Bertepatan dengan Alzheimer’s & Brain Awareness Month yang diperingati setiap Juni, Pendopo juga menghadirkan “Mini Brain Health Talk” bersama Siloam Hospitals Lippo Village sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lansia dan pentingnya edukasi publik tentang kesehatan otak.

    Sesi ini dipandu oleh Dr. dr. Rocksy Fransisca V Situmeang, Sp.N, Spesialis Neurologi (Otak dan Sistem Saraf). Ia membahas pentingnya menjaga fungsi otak, mengenali gejala awal Alzheimer, serta menerapkan gaya hidup yang mendukung proses penuaan yang sehat, aktif, dan bermakna.

    Kegiatan ini juga dilengkapi dengan latihan memori sederhana dan edukasi ringan seputar perawatan lansia sebagai bentuk dukungan bagi keluarga dan pendamping.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply