markettrack.id – Ribuan penonton memadati serangkaian acara yang menjadi bagian awal dari Road to Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway 2025, yang sukses merayakan keberagaman budaya Nusantara.
Rangkaian acara dimulai dengan Grand Final iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri”, dilanjutkan dengan Parade Inspirasi Diri di Car Free Day, dan ditutup dengan Grand Final “The Audition” Pagelaran Sabang Merauke – Indonesian Broadway 2025, berhasil menciptakan atmosfer penuh semangat dan kebanggaan terhadap seni budaya Indonesia.
Pemenang iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri”
Tiga pemenang dari masing-masing kategori SMA/K dan Mahasiswa berhasil terpilih di ajang Grand Final iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri”, yang diselenggarakan hari Sabtu, 26 April 2025 di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta.
Setelah melalui perjalanan panjang dari 15 regional di seluruh Indonesia, sebanyak 30 tim pelajar dan mahasiswa terbaik menunjukkan kebolehan mereka dalam kompetisi tari dengan tema Nusantara ini.
Namun, kompetisi ini lebih dari sekadar perebutan hadiah. Para pemenang berkesempatan untuk tampil di Panggung Cultural Fair dalam Pagelaran Sabang Merauke – Indonesian Broadway 2025.
Untuk kategori SMA, juara pertama berhasil diraih oleh 3DX dari SMAN 5 Malang, yang tampil memukau dengan koreografi penuh energi dan kreativitas.
Posisi juara kedua diraih oleh Clique dari SMAK St. Louis 1 Surabaya, disusul oleh Euforia Dance Crew dari SMAN 4 Surakarta sebagai juara ketiga. Selain itu, Clique dari SMAK St. Louis 1 Surabaya juga berhasil meraih predikat Group Favorite kategori SMA, pilihan penonton melalui voting daring.
Sementara itu, untuk kategori Mahasiswa, Naraya dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, berhasil sebagai juara pertama berkat penampilan yang kuat dan penuh karakter.
Saluak Laka Entertainment dari Institut Seni Indonesia Padang Panjang, meraih posisi juara kedua, dan Cecakal dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta menempati posisi juara ketiga. Untuk kategori Group Favorite Mahasiswa, gelar ini diberikan kepada Saba Dance dari Universitas Lampung, berdasarkan hasil voting daring dari para penonton.
Kompetisi ini merupakan inisiatif dari iForte untuk memberikan wadah ekspresi seni kepada generasi muda, sekaligus mengajak mereka mengangkat kekayaan dan keberagaman seni budaya Indonesia melalui seni tari.
Ribuan pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia telah mengikuti kompetisi ini sejak pendaftaran dibuka pada September 2024, dengan total 413 pendaftar dari 127 kota.
Dalam tahapan penyisihan regional yang berlangsung di 15 kota besar, masing-masing wilayah melahirkan tiga juara. Para juara pertama dari setiap regional berkumpul di Jakarta untuk memperebutkan gelar nasional.
Peserta Grand Final mewakili kota-kota seperti Palembang, Lampung, Batam, Pekanbaru, Bandung, Medan, Balikpapan, Semarang, Surabaya, Malang, Jember, Denpasar, Yogyakarta dan Makassar menampilkan keberagaman budaya Indonesia dengan gaya tari yang energik dan penuh kreativitas.
Kompetisi ini mengusung lagu wajib “Inspirasi Diri”, hasil kolaborasi iForte bersama musisi Yura Yunita dan Eross Candra dari Sheila on 7. Lagu ini memadukan unsur pop modern dengan sentuhan bahasa Toraja serta iringan 11 alat musik tradisional Indonesia, mencerminkan semangat kolaborasi antara modernitas dan tradisi.
Selain membawakan lagu wajib, para peserta juga diberi kebebasan untuk menampilkan lagu bebas yang dapat mereka aransemen dengan menggabungkan berbagai elemen budaya, teknik tari modern, serta inovasi koreografi untuk menunjukkan keunikan dan karakter khas dari grup masing-masing.
Grand Final ini dinilai oleh dewan juri ternama, yaitu Nicholas Saputra, Aktor, Naura Ayu, Penyanyi dan Aktris, Sandhidea Cahyo Narpati Founder Ngalambeksa dan Dian Bokir Koreografer PSM, serta, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Dalam kesempatan ini, Sandhidea Cahyo Narpati yang juga merupakan Koreografer Pagelaran Sabang Merauke, menjelaskan pentingnya faktor koreografi dalam penilaian. “Penting bagi para peserta untuk memperlihatkan kekuatan teknik, kreativitas, serta narasi budaya yang mereka bawa dalam setiap gerakan.
Karena koreografi tidak hanya sekadar soal keindahan gerakan, melainkan juga tentang bagaimana para penari dapat menceritakan sebuah kisah, menggambarkan identitas budaya, serta memadukan unsur tradisi dan modernitas secara harmonis di atas panggung.
Aktor Nicholas Saputra yang turut hadir sebagai salah satu dewan juri, juga menyampaikan kekagumannya terhadap kualitas para finalis “Semua finalis adalah bukti nyata betapa besar potensi seni generasi muda kita. Mereka tidak hanya menari dengan teknik yang luar biasa, tetapi juga membawa cerita dan jiwa dalam setiap penampilannya,”
Sementara itu, Renitasari Adrian Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengungkapkan pandangannya mengenai proses penjurian “Dalam proses penilaian para finalis, kami mempertimbangkan banyak hal, mulai dari aspek teknis, kekuatan cerita, hingga kemampuan mereka menginterpretasikan budaya Indonesia dengan cara yang kreatif. Karena ajang seperti ini menjadi sangat penting untuk membuka ruang eksplorasi baru bagi generasi muda dalam memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada khalayak luas.
Acara Grand Final iForte National Dance Competition Inspirasi Diri semakin semarak dengan kehadiran dua sosok inspiratif, Ivan Gunawan Perwakilan Ikatan Perancang Mode Indonesia & salah satu desainer busana Pagelaran Sabang Merauke dan Yura Yunita Musisi Indonesia dan Penyanyi Pagelaran Sabang Merauke, yang turut memberikan sesi inspirational talk kepada para peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Yura Yunita bersama Ivan Gunawan berbagi pengalaman mereka dalam kolaborasi kreatif pada Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway tahun lalu. Ivan menjelaskan bahwa dalam desain kostum untuk pertunjukan tari, selain visual yang memukau, yang tak kalah penting adalah kenyamanan dan fleksibilitas bagi penari. Kostum harus mendukung setiap gerakan tari, sehingga penari dapat tampil maksimal.
Ia mencontohkan pengalaman Yura Yunita yang harus tampil di atas panggung tinggi, sambil bernyanyi dan menari, dengan kostum yang tidak hanya estetis tetapi juga memungkinkan pergerakan bebas. Hal ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara elemen seni, fungsi, dan kenyamanan dalam setiap aspek pagelaran yang mereka kerjakan.
Penutup acara disampaikan oleh Silvi Liswanda, Executive Producer PSM dan Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO iForte, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kreativitas luar biasa yang ditunjukkan oleh para peserta “Melalui iForte National Dance Competition Inspirasi Diri, menjadi bukti nyata besarnya potensi generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya Nusantara. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat yang mereka tunjukkan melalui karya seni tari, sebagai wujud kecintaan terhadap kekayaan budaya bangsa. Para peserta tidak hanya berperan sebagai pelestari budaya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda lainnya, untuk semakin mengenal, mencintai, dan membanggakan warisan budaya Indonesia.”
Dengan terpilihnya tiga pemenang dari setiap kategori, perjalanan mereka tidak berakhir di sini. Kemenangan ini bukan hanya sebuah penghargaan, melainkan juga membuka peluang untuk melangkah ke panggung yang lebih besar. Setiap pemenang menerima hadiah uang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka, yakni:
- Juara 1: Rp15 juta bagi pelajar dan Rp15 juta untuk sekolah/universitas
- Juara 2: Rp10 juta bagi pelajar dan Rp10 juta untuk sekolah/universitas
- Juara 3: Rp5 juta bagi pelajar dan Rp5 juta untuk sekolah/universitas
- Finalis: Rp3 juta sebagai penghargaan bagi finalis
Parade Inspirasi Diri Ramaikan Car Free Day Jakarta
Suasana Car Free Day Jakarta, hari Minggu, 27 April 2025 dipenuhi semangat energi positif dari ratusan penari muda dalam acara Parade Inspirasi Diri, bagian dari rangkaian Road to Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway 2025.
Parade ini melibatkan lebih dari 250 penampil dari berbagai daerah di Indonesia, menggabungkan seni tari, musik, fashion, dan pertunjukan budaya modern di tengah-tengah masyarakat luas..
Parade dimulai dengan flag off oleh Ferdinandus Aming Santoso, President Director & CEO iForte dan Protelindo Group bersama Hendra Lembong President Director BCA dari depan Menara BCA, dilanjutkan dengan iring-iringan Marching Band Korps Musik Pura Dharma Ksatria Politeknik Imigrasi Jakarta, finalis iForte National Dance Competition serta karyawan Protelindo Group, BCA dan karyawan perusahan afiliasi Djarum lainnya.
Rombongan parade menuju Bundaran HI, dan disambut oleh Batavia Madrigal Singers, salah satu paduan suara terbaik di dunia, di depan Hotel Indonesia Kempinski yang menyanyikan lagu Inspirasi Diri dan Nusantara dengan iringan flash mob dance dari para finalis iForte National Dance Competition Inspirasi Diri.
Suasana semakin meriah dengan dengan kehadiran fashion show dari Jember Fashion Carnaval, yang menampilkan kostum karakter yang akan menjadi bagian dari Pagelaran Sabang Merauke – Indonesian Broadway 2025.
Parade dilanjutkan dengan mengelilingi Bundaran HI lalu kembali ke panggung utama di depan Menara BCA dan disambut penampilan special oleh para finalis The Audition Pagelaran Sabang Merauke – Indonesian Broadway yang menari dengan sangat memukau diiringi lagu iForte Untukmu Indonesia.
Menjelang akhir acara, suasana memuncak dengan penampilan spesial dari Yura Yunita yang membawakan lagu “Bandung” dan dilanjutkan dengan lagu Inspirasi Diri yang diiringi flash mob dari ratusan finalis National Dance Competition Inspirasi Diri dan The Audition Pageralan Sabang Merauke yang berasal dari Sabang hingga Merauke dan bersama-sama bernyanyi dan menari lewat lagu “iForte Inspirasi Diri”.
Tak hanya Yura, panggung Parade Inspirasi Diri juga dimeriahkan oleh penampilan para penyanyi Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway 2025 diantaranya Christine Tambunan, Alsant Nababan dan Roland Rogers, yang menyanyikan lagu-lagu daerah dan mengajak seluruh penonton bernyanyi bergembira bersama, mengisi Car Free Day dengan semangat kebersamaan dan kecintaan pada seni budaya Nusantara.
Parade Inspirasi Diri ini menegaskan semangat keberagaman, kreativitas, serta peran generasi muda dalam melestarikan sekaligus memperbarui cara kita mengekspresikan warisan budaya bangsa.
Parade ini juga menjadi momentum pembuka menuju Grand Final “The Audition” Pagelaran Sabang Merauke 2025 yang akan digelar pada hari yang sama di Main Atrium Grand Indonesia.
27 Finalis “The Audition” Terpilih untuk Pagelaran Sabang Merauke-Indonesian Broadway 2025
Setelah melalui proses seleksi ketat dan antusiasme tinggi dari lebih dari 325 penari muda berbakat dari seluruh Indonesia, akhirnya 27 finalis terbaik terpilih dalam “The Audition” Pagelaran Sabang Merauke 2025 pada Minggu, 27 April 2025 di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, yang dihadiri 50 finalis dari berbagai daerah di Indonesia. Nantinya, ke-27 finalis terpilih ini akan menjadi bagian dari 351 penari yang akan tampil dalam Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway 2025 yang akan digelar pada 23–24 Agustus 2025 di Indonesia Arena, Senayan.
The Audition, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keduanya sebagai bagian dari Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway 2025, sebuah pertunjukkan seni yang mengkolaborasikan cipta, rasa dan karsa secara entertaining, dengan menampilkan keindahan kebudayaan serta keberagaman Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan kolosal, megah, spektakuler dan modern.
Pada tahun 2025 ini, Pagelaran Sabang Merauke mengangkat tema Hikayat Nusantara yang akan menceritakan tentang cerita rakyat yang diambil dari berbagai daerah di Indonesia yang dikemas dengan tarian, keunikan masing – masing daerah, lagu, busana daerah dan etnik Indonesia.
Melalui cerita rakyat dan seni budayanya kita dan terutama generasi muda, diingatkan kembali tentang nilai – nilai luhur, sosial dan budaya yang dapat membentuk karakter yang baik dan berguna untuk bangsa dan negara.
Rusmedie Agus, Sutradara Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway yang menjadi juri The Audition, menyampaikan rasa bangga dan haru atas tingginya antusiasme generasi muda terhadap pelestarian budaya Indonesia “Melihat antusiasme dan kualitas para peserta tahun ini, saya semakin yakin bahwa budaya Indonesia tetap melekat kuat di hati generasi muda. Kembalinya The Audition tahun ini membuktikan bahwa cinta terhadap budaya bangsa tidak pernah luntur. Melihat semangat, bakat, dan dedikasi para peserta hari ini, saya optimistis bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk terus menjaga, menghidupkan, dan mengembangkan kekayaan budaya kita di masa depan”
Dalam babak final The Audition, ke-50 finalis tampil membawakan koreografi wajib dengan lagu “iForte Inspirasi Diri” serta koreografi bebas menggunakan lagu pilihan masing-masing. Selain Rusmedi Agus, terdapat juga jajaran juri ternama, seperti Isyana Sarasvati Musisi & Penyanyi Pagelaran Sabang Merauke 2024, Giok Hartono Pemerhati Seni, Sandhidea Cahyo Narpati dan Pulung Jati Koreografer Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway.
Sandhidea Cahyo Narpati, menjelaskan lebih lanjut mengenai kriteria penilaian tahun ini. “Sama seperti tahun lalu, faktor keautentikan dan keunikan budaya daerah tetap menjadi penilaian utama. Kami ingin melihat bagaimana setiap peserta mampu menyampaikan pesan dari daerah asalnya dengan cara yang autentik dan penuh ekspresi. Selain itu, kemampuan peserta dalam mengekspresikan rasa melalui gerakan tari juga sangat penting. Tahun ini, kami lebih menekankan pada bagaimana mereka dapat memaksimalkan potensi terbaik yang ada dalam diri mereka”.
Berikut adalah list 27 finalis terpilih dari ‘The Audition’ Pagelaran Sabang Merauke – Indonesian Broadway 2025
- Aceh – Nindi Syafira TB
- Aceh – Deni Malakuta
- Aceh – Fariza Rafsanjani
- Aceh – Nurul Amelia
- Aceh – Summaiya Putri Gayles
- Bali – I Komang Aswinka Krisnanda
- Gorontalo – Rezaldi Pipii
- Jawa Barat – Muhammad Rifky Padilla
- Jawa Tengah – Dhevanyca Setya Wardani
- Jawa Timur – Kharisma Octavia Maharani
- Kalimantan Barat – Winando
- Kalimantan Barat – Dwi Andika
- Kalimantan Barat – Ahlun Nazha De’airlangga
- Kalimantan Timur – Alvina Jacklyn
- Kalimantan Timur – Novita Ainun
- Lampung – Khairunnisa Azzahra
- Lampung – Herlando Agustiar
- Riau – Muhammad Mahendra
- Sumatera Barat – Rahmat Fajar Ramadhan
- Sumatera Barat – Arif Agustakdir Rahman
- Sumatera Barat – Frisella Gita Cahyani
- Sumatera Barat – Mentari Fahreza
- Sumatera Barat – Arif Budiman
- Sumatera Utara – Angelika Yesyurun Cicilia
- Sumatera Utara – Muhammad Daud Ibrahim Hasibuan
- Sumatera Utara – Yenima Vera Averina Nababan
- Papua Tengah – Aljufikar Rahawaran
Selain itu, Isyana Sarasvati, yang juga turut hadir sebagai bagian dari Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway tahun lalu, menyampaikan kekagumannya terhadap penampilan para finalis. “Saya sangat terkesan dengan penampilan semua finalis. Mereka memberikan performa terbaik mereka, dan saya bisa merasakan semangat yang luar biasa dalam setiap gerakan. Saya sangat menikmati bagaimana ekspresi mata mereka, gerakan tari, dan musik berpadu dengan harmonis, menciptakan pertunjukan yang indah dan menyentuh hati”
Acara ini ditutup dengan apresiasi yang hangat dari F. Aming Santoso, President Director & CEO iForte & Protelindo Group, atas semangat, dedikasi, dan antusiasme luar biasa yang telah ditunjukkan.
“Terima kasih kepada seluruh peserta The Audition atas semangat dan dedikasinya. Kalian memperkaya Pagelaran Sabang Merauke dengan warna-warni seni budaya Nusantara. Kami sangat bangga melihat begitu banyak talenta muda yang mampu menampilkan keindahan, kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia dengan keunikan masing – masing. Semoga prestasi ini menjadi tonggak untuk menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan dan merayakan budaya bangsa,” tutupnya
SF-Admin


