markettrack.id – Sarawak Tourism Board kembali hadir di Taipei International Travel Fair (ITF) 2025 untuk mempromosikan wilayah ini sebagai gerbang utama menuju Borneo.

    Ajang pameran pariwisata bergengsi di Taipei ini menjadi platform strategis untuk memperkuat citra Sarawak di pasar Taiwan yang penting, terutama dalam rangka menyambut Visit Malaysia Year (VMY) 2026.

    Pengunjung Taiwan diperkenalkan pada kekayaan unik yang ditawarkan Sarawak melalui lima pilar pariwisata utamanya: Culture, Adventure, Nature, Food, and Festivals (CANFF), yang menunjukkan keindahan alam dan budaya hidup yang seimbang.

    Partisipasi ini merupakan langkah proaktif Sarawak dalam menyukseskan upaya nasional Malaysia untuk membangun momentum VMY 2026.

    Pameran ITF Taipei yang diselenggarakan di Nangang Exhibition Hall 1 terbukti efektif untuk menjalin koneksi erat, baik dengan mitra dagang maupun konsumen di pasar Asia Utara.

    Melalui pameran ini, Sarawak berbagi kisah pariwisata yang autentik dan berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai destinasi yang menawarkan “Lebih Banyak untuk Ditemukan” (More to Discover).

    Sarawak membuktikan peran pentingnya di pasar Taiwan, salah satu pasar utama di Asia Utara, dengan memanfaatkan ITF Taipei sebagai kesempatan berharga untuk terhubung kembali dengan para mitra dan wisatawan.

    Kepala Eksekutif Sarawak Tourism Board, Puan Sharzede Datu Haji Salleh Askor, menyampaikan bahwa Sarawak bertekad menonjolkan keistimewaan negara bagian ini, yaitu masyarakatnya, budayanya, keindahan alamnya, dan komitmen kuat terhadap pariwisata yang bertanggung jawab.

    Upaya ini secara langsung mendukung target pariwisata Malaysia menjelang VMY 2026 melalui peningkatan kolaborasi industri.

    Sarawak Tourism Board (STB) didukung oleh empat mitra perjalanan berbasis di Taiwan. Mitra-mitra ini meliputi ComeBest Tour Co. Ltd, China Dragon Travel Service Co. Ltd, Happy Go Travel Co. Ltd, dan Nami International Travel Agency Co. Ltd (Lamingo Tour).

    Kolaborasi ini menghasilkan paket-paket wisata Sarawak yang dikurasi khusus, menyoroti pengalaman berbasis warisan, komunitas, dan alam.

    Penguatan kerja sama dengan agen-agen regional ini adalah bagian dari strategi jangka panjang STB untuk memosisikan Sarawak sebagai destinasi utama di Borneo untuk perjalanan yang bermakna (experiential and meaningful travel).

    Strategi Pemasaran Terintegrasi dan Dampak CANFF

    Kehadiran di ITF 2025 melengkapi inisiatif pemasaran STB yang lebih luas di Taiwan. Sebelumnya, STB juga telah menyelenggarakan Seminar Jaringan Bisnis bersama Royal Brunei Airlines Taiwan di Taipei dan Hualien.

    Melalui serangkaian kegiatan yang berkelanjutan ini, STB terus mempererat kolaborasi industri dan memperkuat posisi pasar Sarawak.

    Sarawak terus menginspirasi wisatawan dari Taiwan dan sekitarnya untuk menjelajahi jantung Borneo. Penyelarasan jangkauan pasar, penceritaan, dan keberlanjutan di bawah pilar CANFF (Budaya, Petualangan, Alam, Makanan, dan Festival) menjamin bahwa Sarawak akan selalu menjadi destinasi “Lebih Banyak untuk Ditemukan”.

    Hal ini sekaligus memastikan bahwa budaya dan alam dapat hidup berdampingan secara seimbang dan harmonis di Tanah Borneo.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply