markettrack.id – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, SCG melalui PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK), mengadakan Sharing Session bertajuk “Hentikan Polusi Plastik (Ending Plastic Pollution®)”.

    Kegiatan ini menjadi forum penting untuk berbagi inisiatif dan inovasi nyata dalam pengelolaan sampah, khususnya dalam menghadapi tantangan polusi plastik. Hal ini sejalan dengan arahan United Nations Environment Programme (UNEP) dan mendukung target nasional Indonesia dalam penanganan sampah.

    Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan keprihatinannya atas rendahnya realisasi pengelolaan sampah di Indonesia. “Angka cakupan pengelolaan sampah saat ini sekitar 30 persen.

    Namun, hasil verifikasi kami di berbagai TPA menunjukkan bahwa realisasinya baru mencapai 9–10 persen. Mari kita duduk bersama, agar pengelolaan sampah ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah kabupaten/kota,” tegas Hanif pada Senin, 30 Juni 2025.

    Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat, menegaskan komitmen SCG dalam mendukung pengurangan polusi plastik. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan bakar alternatif.

    “Kami bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Sukabumi untuk membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di TPA Cimenteng,” jelas Peramas.

    SCG juga mengimplementasikan teknologi Alternative Fuel/Alternative Raw Material (AF/AR) untuk mengolah limbah industri menjadi bahan bakar dan bahan baku alternatif dalam proses produksi semen.

    Peramas menyatakan, “Teknologi ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada energi fosil, tetapi juga mendukung upaya pelestarian sumber daya alam.”

    Selain itu, SCG mengembangkan sistem Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai solusi untuk mengatasi kelebihan kapasitas di TPA dan menekan emisi karbon. Sistem ini sedang dirancang bersama Pemerintah Kota Sukabumi untuk pembangunan fasilitas RDF di TPA Cikundul.

    Sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan, SCG juga menginisiasi program SCG Mentari sejak tahun 2023.

    Program ini mencakup edukasi lingkungan, pengelolaan sampah berbasis komunitas, hingga rehabilitasi lingkungan.

    Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media, Hariyanto, menambahkan bahwa SCG akan segera membangun fasilitas pengolahan sampah.

    “Hari ini SCG akan membangun fasilitas pengolahan sampah. Semoga sampah yang menumpuk di TPA dapat bersih dan terkelola dengan baik,” pungkasnya.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply