markettrack.id – SCG menunjukkan kinerja keuangan yang solid pada paruh pertama tahun 2025. Pendapatan dan laba bersih perusahaan tercatat meningkat signifikan, didorong oleh beragam penyesuaian strategi bisnis dan restrukturisasi portofolio investasi.

    Meskipun menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis di kawasan ASEAN, perusahaan berhasil mempertahankan posisinya dengan optimalisasi operasional, efisiensi biaya, dan inovasi produk.

    Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan SCG dalam mengelola berbagai faktor eksternal, seperti fluktuasi harga energi dan ketidakpastian geopolitik.

    Langkah-langkah strategis yang diambil termasuk penghentian bisnis yang kurang menguntungkan dan penerapan teknologi mutakhir, seperti AI, untuk meningkatkan efisiensi.

    Hasilnya, operasional bisnis menjadi lebih lincah dan mampu beradaptasi dengan perubahan pasar.

    Komitmen SCG terhadap pasar Indonesia, yang dianggap sebagai salah satu pasar strategis utama, juga terus diperkuat.

    Perusahaan berfokus pada pengembangan infrastruktur, inisiatif keberlanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    Upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang SCG untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan masyarakat di Indonesia.

    Strategi Unggulan SCG Perkuat Daya Saing di Paruh Kedua 2025

    Mengantisipasi tantangan ekonomi yang masih akan berlanjut, SCG telah menyiapkan langkah-langkah strategis yang terstruktur. Ini termasuk optimalisasi regional, pengembangan produk, dan penerapan prinsip ESG 4 Plus.

    SCG memanfaatkan keunggulan kompetitif dari beragam basis produksinya di ASEAN. Di Indonesia, misalnya, perusahaan meluncurkan dua batching plant baru di Bandung dan Bali.

    Anak perusahaan Jayamix by SCG mengoperasikan fasilitas ini untuk memperkuat jaringan distribusi. Selain itu, anak perusahaan lain, PT Kokoh Inti Arebama Tbk. memperkenalkan enam produk mortir baru.

    Perusahaan juga meluncurkan kampanye dengan brand ambassador Jirayut untuk meningkatkan pengenalan produknya.

    SCG terus berinvestasi dalam produk bernilai tambah tinggi (High-Value Added atau HVA) dan produk ramah lingkungan (Green Products).

    Di bawah merek Jayamix by SCG, lima produk unggulan berhasil meraih Sertifikasi Green Label Indonesia dengan skor yang mengesankan.

    Unit bisnis Mitraruma juga berkolaborasi dengan PT Rimba Partikel Indonesia (RPI) untuk menghadirkan kitchen set premium. Produk ini dibuat dari Melamine Faced Chipboard yang ramah lingkungan.

    Komitmen ESG dan Kontribusi Sosial SCG di Indonesia

    SCG meyakini bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kemajuan masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan menerapkan strategi ESG 4 Plus yang berfokus pada empat pilar: mencapai emisi nol bersih (Set Net Zero), menciptakan produk ramah lingkungan (Go Green), mengurangi kesenjangan sosial (Reduce Inequality), dan berkolaborasi dengan berbagai pihak (Embrace Collaboration). Prinsip ini dilengkapi dengan nilai transparansi dan tata kelola yang baik.

    SCG juga menunjukkan komitmennya melalui program sosial, salah satunya adalah program beasiswa Sharing the Dream 2025.

    Program ini bertema “Green Generation: Memberdayakan Generasi Muda untuk Masa Depan yang Berkelanjutan.”

    Sebanyak 415 siswa SMA dan 12 mahasiswa sarjana akan menerima beasiswa. Penyerahan beasiswa dijadwalkan pada 27 Agustus 2025.

    Selain itu, SCG menyelenggarakan pelatihan “Lead Your Team” untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan para karyawannya.

    Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan pemimpin tim yang berkinerja tinggi. Inisiatif ini menegaskan komitmen perusahaan untuk mengembangkan talenta internal.

    Pada kuartal kedua 2025, SCG juga aktif dalam kegiatan lingkungan. Bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, PT Semen Jawa menyelenggarakan sharing session tentang “Ending Plastic Pollution®.” Acara ini menampilkan inovasi pengelolaan sampah yang dilakukan oleh SCG.

    Menurut Presiden dan CEO SCG, Thammasak Sethaudom, kolaborasi lintas ekosistem bisnis adalah kunci pertumbuhan berkelanjutan.

    Pernyataan ini diperkuat dengan pengakuan yang diterima SCG pada ajang Indonesia DEI & ESG Awards 2025. SCG meraih dua penghargaan perunggu untuk inisiatif lingkungan dan sosialnya.

    Prestasi lain diraih PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, yang memenangkan Juara Pertama dan Kedua di Forum CSR Award 2025. Pengakuan ini menegaskan dedikasi kuat SCG terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply