markettrack.id – Tenable Holdings Inc mengumumkan bahwa Gartner telah mengidentifikasi perusahaan tersebut sebagai vendor yang harus dikalahkan dalam penilaian eksposur berbasis kecerdasan buatan (AI).

    Pengakuan tersebut tertuang dalam laporan terbaru Gartner berjudul AI Vendor Race: Tenable Is the Company to Beat for AI-Powered Exposure Assessment.

    Menurut analisis Gartner, dominasi jangka panjang Tenable dalam penilaian kerentanan serta kemampuan penemuan permukaan serangan yang kuat menjadikannya sebagai pelopor utama.

    Laporan tersebut lebih lanjut mencatat bahwa cakupan permukaan serangan yang luas dari platform Tenable One berhasil membedakannya dari para kompetitor.

    Lebih lanjut, visibilitas platform ini juga meluas hingga ke permukaan serangan baru seperti teknologi kecerdasan buatan.

    Tenable mampu mengidentifikasi penggunaan shadow AI sekaligus memprioritaskan eksposur risiko seperti kebocoran data sensitif, salah konfigurasi, hingga perilaku agen yang berisiko.

    Terkait perkembangan tersebut, co-CEO Tenable Mark Thurmond menyatakan bahwa keamanan siber kini sedang memasuki era baru di mana AI mengubah cara organisasi beroperasi dan cara penyerang mengeksploitasi mereka.

    Pimpinan Tenable tersebut menambahkan bahwa organisasi membutuhkan pendekatan modern yang tidak hanya memberikan visibilitas lengkap, tetapi juga membantu bertindak atas risiko dengan lebih cepat.

    Oleh karena itu, manajemen Tenable merasa pengakuan dari Gartner ini dibangun atas serangkaian pencapaian penting dalam beberapa bulan terakhir.

    Perusahaan telah mengumumkan ketersediaan umum Tenable Hexa AI sebagai mesin agentic AI di dalam platform mereka, serta bergabung dalam inisiatif siber strategis bersama Anthropic dan OpenAI.

    Di sisi lain, co-CEO Tenable Steve Vintz menjelaskan bahwa industri keamanan siber saat ini masih berada di tahap awal dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

    Rekan pimpinan Tenable itu meyakini fase berikutnya bukan sekadar mengidentifikasi eksposur, melainkan memberdayakan tim keamanan untuk terus memahami dan memulihkan risiko bersama AI.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply