markettrack.id – Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) dan PT Robert Bosch (Bosch Indonesia) memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin lama untuk mengatasi tantangan gizi di Nabire, Papua Tengah, yang memiliki tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan tertinggi di wilayah tersebut menurut data BPS 2024.
Melalui program “Menanam Kebaikan, Menuai Senyum Generasi Muda Nabire,” kedua pihak berfokus pada pengembangan usaha pertanian dan peternakan lokal, sebuah inisiatif nyata yang dirancang tidak hanya untuk memastikan asupan gizi yang memadai bagi anak-anak tetapi juga untuk memacu kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.
Mereka yakin bahwa pemenuhan gizi yang stabil adalah fondasi penting untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.
Kolaborasi ini menandai sebuah evolusi penting; kemitraan yang dimulai sejak 2018 dengan bantuan Rp 1,4 miliar dari Bosch Indonesia untuk asrama dan kebutuhan pokok siswa SD dan SMP di Desa Yaro Makmur, kini bergeser fokus dari pemenuhan kebutuhan dasar menuju pembangunan kapasitas mandiri.
Untuk mendukung pergeseran strategis ini, Bosch Indonesia menyalurkan donasi lanjutan senilai Rp 144 juta.
Dana ini dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur ketahanan pangan, yang mencakup pembangunan lahan siap tanam, kandang ternak, pengadaan bibit, dan pendampingan intensif selama satu tahun penuh.
Frisca Angelina, Dewan Pembina YTBN, menyoroti konsistensi kolaborasi yang telah berjalan selama tujuh tahun ini, menegaskan bahwa “Menanam Kebaikan” melalui dana usaha tani dan ternak adalah langkah strategis untuk memastikan anak-anak Nabire dapat “Menuai Senyum” menuju masa depan yang mandiri dan berkelanjutan.
Inisiatif Berkelanjutan untuk Kemandirian Komunitas
Program pengembangan infrastruktur pangan ini dirancang untuk memberikan asupan gizi bagi 75 anak di Asrama Yaro yang dihasilkan secara mandiri dari lingkungan sekolah.
Lebih jauh, inisiatif ini juga memberdayakan komunitas lokal di sekitarnya untuk secara aktif mengelola lahan dan hasil panen, yang bertujuan membentuk ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkesinambungan.
Bupati Nabire, Mesak Magai, menyambut baik langkah ini, seraya mengajak masyarakat untuk kembali menggarap kebun dan kandang sebagai jaminan keluarga sehat dan sejahtera, dan menyebut program YTBN dan Bosch Indonesia ini sangat strategis karena dapat menjadi contoh dan mendorong masyarakat mengembangkan kondisi ekonomi untuk kemandirian keluarga.
Pirmin Riegger, Managing Director Bosch Indonesia, menambahkan bahwa program ini adalah wujud nyata komitmen perusahaannya terhadap masyarakat.
Bosch Indonesia berharap, dengan dukungan makanan bergizi dan lingkungan belajar yang kondusif, anak-anak dapat tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik, dengan fokus pada pemerataan akses pendidikan, pemenuhan gizi berkualitas, dan kepedulian terhadap lingkungan, demi menciptakan SDM unggul di Papua.
YTBN meyakini bahwa penanaman nilai kemandirian dan keterampilan praktis sejak dini akan menjadikan anak-anak Nabire pewaris cita-cita perjuangan bangsa dan motor penggerak pembangunan di daerahnya.
Oleh karena itu, YTBN menyampaikan penghargaan tinggi kepada Bosch Indonesia atas kemitraan konsisten sejak 2018 dalam mengembangkan potensi Papua Tengah, sebuah bukti nyata komitmen bersama mewujudkan masa depan yang lebih baik.
SF-Admin


