markettrack.id – Saat travelling, momen terbaik tidak selalu berada dalam jarak yang dekat dengan posisi kita berada. Pemandangan citylight dari atas gedung, lanskap kota yang dipenuhi cahaya malam, atau landmark yang terlihat dari kejauhan sering kali menjadi objek yang ingin diabadikan.

    Oleh karena itu, kemampuan zoom menjadi salah satu pertimbangan penting saat memilih smartphone. Hal ini dikarenakan hasil foto pada zoom jarak jauh kerap kehilangan detail, terlihat pecah, atau dipenuhi noise saat kondisi cahaya mulai menantang.

    Namun demikian, zoom jauh di smartphone selama ini memang memiliki keterbatasan yang cukup mengganggu. Semakin jauh jarak fokus kamera, maka semakin banyak pula detail gambar yang hilang.

    Terkait kendala tersebut, teknologi lensa konvensional memiliki batas dan hasil 100x zoom lebih sering jadi bukti keterbatasan daripada kemampuan. Menjawab tantangan ini, Samsung menghadirkan solusi melalui Galaxy S26 Ultra dengan sistem zoom generasi terbaru yang memadukan lensa telephoto canggih dan sensor berresolusi tinggi.

    Teknologi baru tersebut memungkinkan pengguna untuk mengambil video dengan perpindahan zoom 1x hingga 100x tetap berjalan mulus. Melalui sistem ini, kualitas foto tetap dipertahankan dengan detail yang kuat, noise yang berkurang, serta ketajaman gambar yang meningkat.

    Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi mengorbankan kualitas foto saat memotret dari kejauhan. Hasil tangkapan gambar untuk hamparan citylight dari rooftop maupun detail lanskap kota di malam hari akan tetap tajam, jernih, dan kaya detail.

    Mengenai inovasi tersebut, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan menyatakan bahwa citylight yang membentang di malam hari sering kali terlihat memukau namun tidak mudah diabadikan. Maka dari itu, Galaxy S26 Ultra menggabungkan hardware yang lebih kuat dengan dukungan AI Zoom yang merekonstruksi detail secara real-time.

    Langkah rekonstruksi ini memastikan hasil 100x zoom bukan lagi soal jarak perbesaran kamera, melainkan seberapa bersih dan alami detail yang bisa ditangkap. Alhasil, pengguna dapat mengabadikan pemandangan kota dari berbagai jarak dengan foto yang tetap tajam, jernih, dan detail.

    Pada zoom sejauh 100x, perpaduan teknologi terbaik memang sangat diperlukan untuk sebuah perangkat smartphone. Galaxy S26 Ultra menjawab tantangan ini melalui peningkatan hardware yang nyata dan dukungan kecerdasan buatan (AI).

    Dari sisi perangkat keras, lensa telephoto periskop 50 MP kini menggunakan aperture F2.9, meningkat dari F3.4 pada Galaxy S25 Ultra. Perubahan ini memungkinkan 37% lebih banyak cahaya masuk ke sensor saat zoom optik 5x penuh, sehingga informasi yang ditangkap lebih kaya di kondisi low light.

    Selain itu, kamera wide 200 MP juga kini hadir dengan aperture F1.4 yang naik dari seri sebelumnya F1.7. Pembaruan komponen ini memberikan detail dasar yang lebih solid sebagai bahan kerja utama bagi teknologi AI Zoom.

    Bagi banyak orang, kebutuhan zoom bukan hanya untuk memotret bulan melainkan untuk menangkap detail kota yang tidak bisa dijangkau dari dekat. Situasi seperti mengabadikan gedung pencakar langit Jakarta atau merekam arsitektur dari sudut jauh sering kali mengharuskan penggunaan zoom tinggi.

    Dalam kondisi lapangan ini, kemampuan zoom yang mampu mempertahankan detail tekstur, struktur, dan elemen visual menjadi faktor penting. Hal serupa juga berlaku saat merekam lanskap kota dari ketinggian karena tidak semua sudut bisa dijangkau secara langsung.

    Oleh karena itu, fitur zoom menjadi andalan utama untuk menangkap keindahan kota tanpa harus kehilangan kualitas gambar. Smartphone dengan kemampuan zoom yang baik tidak hanya menawarkan perbesaran tinggi, tetapi juga menghasilkan foto yang tetap natural pada jarak jauh.

    Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Galaxy S26 Ultra mengombinasikan sistem telephoto canggih dengan dukungan dari AI Zoom generasi terbaru. Teknologi canggih ini membantu mempertahankan detail objek, mengurangi noise, serta mengoptimalkan ketajaman gambar meski pada tingkat zoom tertinggi.

    Bagi pengguna yang gemar travelling, kemampuan ini membuat Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan tepat untuk menangkap citylight maupun landmark ikonik. Menariknya, kemampuan 100x Space Zoom di perangkat ini bekerja dengan menganalisis dan mengenali jenis subjek secara spesifik.

    Sistem software AI Zoom akan langsung mengenali orang, bangunan, alam, atau teks, lalu menyesuaikan parameter sharpening dan noise reduction. Tak sekadar memperbesar piksel seperti proses upscaling biasa, sistem merekonstruksi detail tekstur yang realistis agar hasilnya tetap terlihat alami.

    Mengingat rentang zoom 30x hingga 100x memiliki tantangan noise terbesar, AI bekerja frame-by-frame untuk meredamnya secara optimal. Seluruh proses berlangsung instan sehingga preview di layar langsung mencerminkan hasil foto sesungguhnya dan diproses di satu perangkat.

    Bagi konsumen yang tertarik, Galaxy S26 Ultra telah tersedia melalui website resmi samsung.com/id dan seluruh Samsung Store di Indonesia. Selama periode 1–30 Juni 2026, pembeli dapat menikmati promo eksklusif dengan cicilan mulai dari Rp1,3 jutaan per bulan.

    Tersedia juga fasilitas cashback hingga Rp3,5 juta untuk program trade-in, cicilan bunga 0%, serta extra cashback untuk Galaxy Buds4 Series. Untuk varian memorinya, tipe 12GB/256GB dijual Rp24.499.000, tipe 12GB/512GB seharga Rp27.499.000, dan tipe tertinggi 16GB/1TB dipasarkan Rp31.999.000.

    SF-Admin

    Share.
    Leave A Reply