markettrack.id – PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) menyalurkan pembiayaan sebesar Rp70 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis, khususnya di sektor konektivitas dan pariwisata.
Kolaborasi strategis antara kedua belah pihak dituangkan dalam perjanjian yang ditandatangani oleh Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, dan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di Paringgitan Pendopo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada Senin, 21 April 2026.
Pembiayaan yang diberikan ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah dan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, khususnya sektor pariwisata.
Melalui pembiayaan ini, diharapkan tercipta multiplier effect terhadap aktivitas ekonomi masyarakat serta peningkatan daya saing daerah.
Sebagai Development Finance Institution (DFI), PT SMI hadir bukan sebagai institusi pembiayaan, melainkan juga sebagai mitra strategis pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi pemerintah daerah.
Solusi pembiayaan dirancang untuk mendukung ruang fiskal daerah melalui pemberian suku bunga kompetitif sebesar 6% yang terintegrasi dengan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp490 juta untuk pengembangan RSUD Dr. Soedomo serta dukungan hibah senilai Rp2 miliar untuk penyusunan kajian pengelolaan persampahan sebagai nilai tambah dan dukungan PT SMI.
Sinergi ini memastikan bahwa selain mendapatkan akses pembiayaan yang terjangkau, Pemkab Trenggalek juga memperoleh dukungan langsung untuk peningkatan layanan dan keberlanjutan aspek lingkungan dan sosial.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, menyampaikan bahwa pembiayaan ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Kerja sama ini mencerminkan komitmen PT SMI dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang adaptif untuk mendukung pembangunan daerah. Pembiayaan ini kami arahkan untuk memperkuat konektivitas dan membuka potensi ekonomi lokal Trenggalek, khususnya sektor pariwisata yang memiliki daya ungkit tinggi bagi pertumbuhan daerah,” ujar Faaris.
Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh PT SMI dalam mempercepat pembangunan di daerahnya.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas daerah. Dukungan pembiayaan dari PT SMI akan kami optimalkan untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” tutur Arifin.
Kepercayaan Pemerintah Kabupaten Trenggalek terhadap PT SMI juga tercermin dari rekam jejak pembiayaan sebelumnya yang berjalan dengan baik.
Pada 2021, Pemkab Trenggalek memperoleh pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari PT SMI sebesar Rp250 miliar untuk mendukung pembangunan multisektor, yang hingga kini berjalan lancar dan dijadwalkan lunas tahun ini.
Keberhasilan pengelolaan pembiayaan tersebut menjadi dasar bagi Pemkab Trenggalek untuk kembali memercayakan dukungan pembiayaan kepada PT SMI dalam percepatan pembangunan daerah.
Kabupaten Trenggalek memiliki potensi ekonomi yang ditopang sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata. Namun, keterbatasan kapasitas fiskal masih menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur.
Melalui skema pinjaman daerah dari PT SMI, Pemkab Trenggalek akan fokus pada pembangunan jalan strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pengembangan sektor pariwisata dan kawasan perkotaan.
Pengembangan sektor pariwisata diproyeksikan akan:
- Mendorong perputaran ekonomi hingga Rp11,36 miliar per tahun
- Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 1,9–3,1% dalam lima tahun
- Menyerap hingga 280 tenaga kerja di kawasan wisata Pantai Prigi, Karanggongso, dan Goa Lowo
Kerja sama ini menambah portofolio pembiayaan PT SMI kepada pemerintah daerah. Hingga Februari 2026, total komitmen pembiayaan daerah PT SMI mencapai Rp37,08 triliun, dengan outstanding sebesar Rp14,90 triliun.
Ke depan, PT SMI berkomitmen untuk terus mengakselerasi pembiayaan pembangunan guna mendukung pemerataan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia.
SF-Admin

