markettrack.id – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) memperkuat perannya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan transisi energi Indonesia melalui penandatanganan dua Perjanjian Hibah serta dua Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan mitra pembangunan internasional.
Penandatanganan tersebut dilakukan dalam acara Donor Coordination Meeting yang diselenggarakan di Ayana Midplaza, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026.
Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya PT SMI untuk memperluas inisiatif blended finance, memobilisasi modal swasta, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung pembangunan infrastruktur yang ramah iklim, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menegaskan pentingnya kemitraan yang kuat dan terkoordinasi dengan para mitra pembangunan.
“Koordinasi dan kemitraan yang efektif dengan mitra pembangunan merupakan kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan serta mendorong transisi yang adil dan inklusif. Dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya secara kolektif, kami berupaya mendukung pencapaian target iklim Indonesia sekaligus memastikan bahwa transisi menuju ekonomi hijau dapat berlangsung secara merata dan berkeadilan,” ujar Reynaldi.
Dalam kesempatan tersebut, PT SMI menandatangani dua Perjanjian Hibah untuk mendukung pengembangan instrumen pembiayaan berkelanjutan di bawah platform SDG Indonesia One (SIO), yaitu:
- Green Bond Development Facility dengan bank pembangunan Jerman, KfW Development Bank, yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan pasar obligasi hijau dan obligasi berkelanjutan di Indonesia. Fasilitas ini didukung oleh Pemerintah Jerman dengan nilai hibah hingga EUR7,82 juta atau sekitar Rp154 miliar. Fasilitas ini dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis dan penerapan prinsip ESG bagi penerbit obligasi serta mendorong peningkatan partisipasi sektor swasta dalam investasi yang selaras dengan agenda iklim.
- Perpanjangan Perjanjian Hibah dengan bank pembangunan Perancis, Agence Française de Développement (AFD) di bawah Program Bantuan Teknis. Perpanjangan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sisa dana hibah, mendukung kelanjutan Project Preparation Facility, serta memperkuat pelaksanaan kegiatan bantuan teknis. Perpanjangan perjanjian tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan PT SMI dan AFD dalam memperkuat ekosistem pembiayaan berkelanjutan di Indonesia serta mendorong pengembangan infrastruktur hijau dan inklusif.
Selain itu, PT SMI juga menandatangani dua Nota Kesepahaman di bawah platform SDG Indonesia One (SIO) dan Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform Manager guna memperkuat kerja sama strategis dengan:
- Global Green Growth Institute (GGGI), yang berfokus pada kerja sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hijau; dan
- Japan International Cooperation Agency (JICA), yang mencakup kolaborasi di bidang transisi energi, pengembangan proyek, pengelolaan limbah, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Acara juga diisi dengan diskusi mengenai platform blended finance PT SMI, yang mencakup SIO, ETM, dan Geothermal Exploration Fund, serta sesi panel bertajuk “Mendorong Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial dalam Pembangunan Infrastruktur Indonesia”.
Sesi ini menyoroti peran penting pendekatan inklusif dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan. Panel menghadirkan para narasumber, antara lain Endi Trimawan Budianto, Team Leader Divisi Evaluasi Lingkungan, Sosial, dan Teknik PT SMI; Dewi Novirianti, Gender Equality and Social Inclusion Specialist Asian Development Bank – SDG Indonesia One Green Finance Facility; Priyank Tiwari, Senior Director for Research and Government Relations Impact Investment Exchange (IIX); serta Harriet Horsfall, First Secretary (Climate Finance) Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia. Diskusi ini dimoderatori oleh Elrika Hamdi, Board Supervisor Rumah Energi.
Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, PT SMI menjalankan perannya sebagai Development Finance Institution (DFI) yang ditugaskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan di seluruh Indonesia melalui tiga pilar bisnis utama, yaitu Pembiayaan Korporasi, Pembiayaan Publik, serta Jasa Konsultasi dan Pengembangan Proyek.
Penandatanganan kesepakatan ini, beserta dialog substantif yang terjalin antar pemangku kepentingan, menegaskan kembali peran strategis PT SMI dalam memperkuat ekosistem pembiayaan berkelanjutan Indonesia serta memperdalam kolaborasi dengan mitra pembangunan untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional jangka panjang.
SF-Admin


