markettrack.id – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) terus memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui diversifikasi portofolio bisnis.
Perseroan resmi memasuki sektor kawasan industri dengan mengakuisisi 51 persen saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT) melalui entitas anak PT Millenium Mega Mulia.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan usaha di luar bisnis properti lainnya. Akuisisi senilai Rp57,578 miliar tersebut dilakukan menggunakan dana internal perusahaan.
Selanjutnya, investasi ini akan menjadi pijakan awal pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Melalui proyek ini, RISE memperluas cakupan pengembangan ke wilayah Sumatera yang dinilai memiliki prospek menjanjikan.
Terkait hal tersebut, Direktur Utama PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Budi Agusti, menyatakan bahwa akuisisi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi pertumbuhan.
Pihaknya melihat pengembangan kawasan industri memiliki prospek menarik seiring meningkatnya kebutuhan lahan dan investasi.
Di samping itu, kehadiran Tanrise Industrial Park Palembang diharapkan dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan baru bagi perusahaan ke depan. Pasalnya, PT Tunas Triasa Tangguh memiliki aset utama berupa lahan seluas sekitar 131 hektare di Ogan Ilir.
Kemudian, lahan tersebut direncanakan untuk dikembangkan menjadi sebuah kawasan industri terpadu dan pusat aktivitas logistik. Melalui proyek ini, perusahaan menargetkan terciptanya sumber pertumbuhan baru yang dapat memperkuat portofolio bisnis.
Lebih lanjut, proyek ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah melalui optimalisasi aset serta penciptaan sinergi dengan bisnis yang telah ada. Ekspansi tersebut diyakini akan memberikan manfaat jangka menengah dan panjang bagi pendapatan serta nilai perusahaan.
Langkah ini juga memperluas jangkauan bisnis RISE di luar sektor perhotelan, bisnis distrik, hunian komunitas, dan kota terpadu. Dari sisi tata kelola, transaksi akuisisi tersebut telah memperoleh pendapat kewajaran dari penilai independen dan dinyatakan wajar.
Sebagai informasi, transaksi ini bukan merupakan transaksi material karena hanya setara sekitar 2,07 persen dari total ekuitas per 31 Desember 2025. Oleh karena itu, aksi korporasi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap struktur permodalan perusahaan.
Akhir kata, Budi Agusti menegaskan bahwa RISE sangat optimistis terhadap pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang.
Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pilar pertumbuhan baru yang mampu memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan.
SF-Admin

